Dahsyat memang Bang Dino Patti Djalal, langsung berangkat Menlu ke Teheran. 🤣🤣
Pemerintahan amatir ini memang bisa merusak segalanya kalau tidak dikritik dgn keras.
Amsiong tenan.
Selama orang ga marah & turun ke jalan skala besar, gaakan berhenti yg begini-begini.
Di negara beneran, kalo eksekutif kurang ajar, legislatif bakal galak. Beneran mengawasi.
Sayangnya kita di negara bandit. Eksekutif, legislatif, yudisial sekongkol semua
Banyak orang bilang chemistry itu penting. Tapi gimana kalau chemistry di kasur luar biasa, sementara karakternya bikin hidup kayak langganan ujian kesabaran? 👀
Be honest, kalau sexnya memuaskan tapi karakternya bikin pusing, kalian bakal tetap bertahan?
Menurut gue, di awal mungkin banyak orang akan bilang, "Ya udah lah, yang penting cocok."
Dan memang, kecocokan secara fisik itu penting. Gak usah munafik. Kedekatan dan gairah adalah bagian dari hubungan yang sehat.
Tapi semakin dewasa, gue sadar ada hal yang jauh lebih sering kita hadapi daripada momen romantis.
Karakter.
Karena yang kita hadapi setiap hari bukan cuma chemistry, tapi juga cara dia memperlakukan orang lain, cara dia menyelesaikan masalah, cara dia marah, cara dia menghargai pasangan, dan apakah dia membawa kedamaian atau justru drama.
Soalnya sebaik apa pun kehidupan di kamar, tetap gak bisa dipakai buat menyelesaikan pertengkaran soal komunikasi, rasa hormat, atau kebiasaan toxic.
Masa iya setiap habis berantem solusinya cuma, "Yaudah, kita baikan dengan cara lain." 😂
Hubungan itu ibarat rumah.
Passion mungkin seperti dekorasi yang bikin rumah terasa indah.
Tapi karakter adalah pondasinya.
Dan secantik apa pun dekorasinya, kalau pondasinya retak, yang capek nantinya penghuni rumah itu sendiri.
Makanya ada banyak pasangan yang awalnya tergila-gila, tapi akhirnya menyerah bukan karena kurang cinta.
Melainkan karena terlalu lelah menghadapi karakter yang tidak pernah berubah.
Karena pada akhirnya, orang yang membuat kita bahagia sesaat belum tentu orang yang memberi kita ketenangan dalam jangka panjang.
Dan kalau disuruh memilih?
Gue lebih memilih seseorang yang mungkin tidak sempurna, tapi punya karakter yang bikin hidup terasa damai.
Karena gairah bisa naik turun.
Tapi hidup dengan orang yang karakternya buruk...
Itu seperti berlangganan paket premium stres bulanan. 😂
Kalau kalian gimana?
Kalau chemistry-nya 10/10, tapi karakternya 3/10, masih lanjut atau cukup jadi pelajaran? 🍿👀