Hai, aku teman dari Reda Dela/ Reda Kanada. WNA yang 1 bulan lalu membawa pisau mainan di Seminyak. Aku mewakilkan dia untuk menulis dan menceritakan fakta di balik semuanya. Note : cerita ini tidak berarti membenarkan apa yang dia lakukan.
TWITTER DO YOUR MAGIC
Dan sekarang saya hanya bisa berharap pada teman-teman netizen saja, aku tidak mau ada yg mengalami hal yang saya alami, saya rasa kehilangan kepercayaan lebih menyakitkan dari pada kehilangan uang. Mungkin sansi sosial lebih baik untuk dia.
Saya menaruh banyak harapan pada mbok @niluhdjelantik semua org mengatakan mbok @niluhdjelantik orng yg adil dan baik. sya berfikir mungkin beliau sedang sibuk dan banyak kasus jadi saya terus menunggu. Tapi apakah harus selama ini, menunggu harapan yg tidak pasti.
1 bulan saya menunggu, tidak ada tanggapan dari yang bersangkutan. Dia bahkan sekarang memperbarui foto profil seakan tidak ada apapun dan tidak ada rasa bersalah. Banyak yg menyarankan untuk menghubungi mbok @niluhdjelantik sperti yg teman" lihat saya sudah menghubungi dari dulu
Padahal saya tau, mbok @niluhdjelantik pasti melihat dan membaca kasus saya. Saya tidak bisa memaksa seseorang untuk membantu saya karna ya hak beliau untuk tidak membantu saya. Saya tau, saya hanya seorang WNA terlepas dari itu saya menginginkan keadilan.
@RedaKanada@FHUndiknas@niluhdjelantik@GubernurBALI Hallo, terlepas dari mahasiswa yang bersangkutan merupakan mahasiswa UNDIKNAS. Permasalahan ini merupakan ranah pribadi yang harus diselesaikan kedua belah pihak. Kami pihak universitas sangat menyayangkan apa yang terjadi, semoga masalah ini cepat terselesaikan
Terima kasih
@undiknas@FHUndiknas@niluhdjelantik@GubernurBALI Saya pikir lebih baik kehilangan 1 mahasiswa dari pada kehilangan kepercayaan.saya hanya meminta hak saya untuk dia bertanggung jawab atau sekedar basa basi, namun sampai saat ini bahkan dia menghilang.Apakah sebagai mahasiswi hukum pntas melakukan itu? Pergi dari tanggung jawab
Hai, aku teman dari Reda Dela/ Reda Kanada. WNA yang 1 bulan lalu membawa pisau mainan di Seminyak. Aku mewakilkan dia untuk menulis dan menceritakan fakta di balik semuanya. Note : cerita ini tidak berarti membenarkan apa yang dia lakukan.
TWITTER DO YOUR MAGIC
@undiknas@FHUndiknas@niluhdjelantik@GubernurBALI Melakukan kebaikan, bknkah setiap profesi ada kode etik nya? Tapi yg bersangkutan menyalahgunakan ilmu dan status yang ia miliki, dia menggunakan status sebagai mahasiswa hukum untuk menipu. Apakah itu wajar?? Bukannya @undiknas sebagai almamaternya shrsnya mmbri peringatan?
@undiknas@FHUndiknas@niluhdjelantik@GubernurBALI Halo terimakasih atas tanggapannya, tapi yg bersangkutan mengaku sebagai lawyer dan ternyata dia adalah seorang mahasiswa hukum undiknas angkatan 22. Bagaimana bisa seorang mahasiswa semester 2 sudah menjadi lawyer. Bukannya seseorang belajar hukum itu untuk membela kebenaran.
@pandji https://t.co/PoVtRDtsc3… gaes tolong di bantu up, jangan sampe banyak turis yang kapok dateng ke indo gara-gara banyak penipuan yang kaya gini.
@kochengfs https://t.co/PoVtRDtsc3… gaes tolong di bantu up, jangan sampe banyak turis yang kapok dateng ke indo gara-gara banyak penipuan yang kaya gini.
@kegblgnunfaedh https://t.co/PoVtRDtsc3… gaes tolong di bantu up, jangan sampe banyak turis yang kapok dateng ke indo gara-gara banyak penipuan yang kaya gini.
@gibran_tweet https://t.co/BK2KKVWF6M pak tolong di bantu up, jangan sampe banyak turis yang kapok dateng ke indo gara-gara banyak penipuan yang kaya gini.
Hai, aku teman dari Reda Dela/ Reda Kanada. WNA yang 1 bulan lalu membawa pisau mainan di Seminyak. Aku mewakilkan dia untuk menulis dan menceritakan fakta di balik semuanya. Note : cerita ini tidak berarti membenarkan apa yang dia lakukan.
TWITTER DO YOUR MAGIC
Hai, aku teman dari Reda Dela/ Reda Kanada. WNA yang 1 bulan lalu membawa pisau mainan di Seminyak. Aku mewakilkan dia untuk menulis dan menceritakan fakta di balik semuanya. Note : cerita ini tidak berarti membenarkan apa yang dia lakukan.
TWITTER DO YOUR MAGIC