Alhamdulillah Putriku diterima di @unpad Fakultas Farmasi, Terimakasih ya ALLAH atas Ridho dan berkah yg telah dikaruniakan kepada ku dan keluarga.
Dan terimakasih atas doa2 para sahabat, semoga kita semua sekeluarga selalu dalam Ridho dan Berkah ALLAH
...Baru beres nonton film Pesta Babi.
Pantas dilarang oleh rezim.
Film terbaik di 2026 sekalipun 2026 belum selesai.
5 menit pertama dah bikin emosi terbakar sampai meledak.
Intinya:
Jokowi+Prabowo the King of Bangsat! (``,)
https://t.co/anp03vB9yR
Gadis berusia 16 tahun itu nampak ikhlas menerima keadaan yang Allah berikan untuknya. Kedua kakinya tak sempurna dan tak bisa juga dijadikan tumpuan kehidupan.
Untuk berjalan, dengan tertatih ia gunakan satu tangannya sebagai tumpuan Riri panggilan akrabnya, saat ini tinggal bersama kedua adiknya yang masih duduk di bangku sekolah.
la memikul beban sebagai seorang Ibu setelah ibunya pergi begitu saja entah kemana.
Sehari-hari, sebelum berangkat berjualan sayur keliling Riri mengerjakan pekerjaan rumahnya dan memastikan kedua adiknya berangkat ke sekolah dengan baik Meski ruang geraknya terbatas, Riri percaya bahwa setiap usaha yang dijalani akan menjadi berkah dalam kehidupan. Cita-citanya ingin menyekolahkan kedua adiknya sampai jenjang tertinggi.
Oleh karena itu, Riri mati-matian berjuang dan menjaga semangatnya. Sudah banyak air mata yang Riri lewati sampai menjadi sosok wanita tangguh pejuang.
Kerasnya kehidupan membuat ia jatuh bangun terhantam kenyataan.
"Sebenarnya, kalau ada rezeki lebih ingin punya usaha konter pulsa agar bisa fokus jagain adik-adik dan gak terlalu jauh berjalan. Kakinya suka sakit karena gak bisa pakai alas meskipun aku sudah tahan-tahan", ujar Riri.
Seandainya nanti negara ini benar-benar bubar pastinya bukan karena faktor ekonomi melainkan karena pemimpin-pemimpin di negeri ini sangat zalim terhadap rakyatnya terutama kepada kaum guru sehingga Tuhan marah lalu menimpakan azabNya kepada bangsa ini!
Bener gak?
1 mutualan dgn positive attitude yg sll support komunitas tanpa memandang balas jasa, ras dan agama, mengajarkan kesabaran dan kebaikan akan di announce besok, dah kmaleman ngantuk capek gw jg drpd
salah transfer ππ€
500k untuk yg terpilih
No debat
Good night all
ANNA MARIA SITANGGANG
INILAH SOSOK PENGASUH PEMBERANI YANG MEMBONGKAR RAHASIA GELAP DIBALIK DINDING DAY CARE little ARESHA
JOGJA.
Beliau Tidak Sanggup Melihat Kekejaman Ini, Memilih Menyelamatkan Anak-anak yang tidak Berdosa Itu.
Kesaksian Pengasuh dari Balik Dinding Dingin Little Aresha
βSaya masuk ke tempat ini dengan harapan bisa memberikan pelukan dan edukasi bagi anak-anak hebat. Namun, apa yang saya temukan di Jalan Pakel Baru Utara No. 27 bukan sebuah rumah kedua, melainkan ruang gelap yang membunuh jiwa-jiwa kecil tak berdosa.
βTangan saya gemetar setiap kali harus mengingat apa yang saya lihat. Saya tidak bisa lagi diam. Nurani saya berteriak setiap kali melihat:
βAnak-anak diikat kuat seolah mereka adalah barang mati yang mengganggu, bukan manusia yang butuh kasih sayang.
βTubuh-tubuh mungil itu dibiarkan tanpa pakaian, kedinginan di atas lantai, kehilangan martabat mereka bahkan sebelum mereka mengerti apa artinya.
βTali itu hanya dilepas saat mereka harus ke kamar mandi, seolah-olah hidup mereka hanya jeda di antara siksaan.
βKekasaran tangan yang seharusnya membelai, justru mendarat dengan penuh kebencian.
β"Kenapa mereka diam saja?" mungkin itu yang orang tanyakan. Mereka diam karena mereka belum bisa mengadu. Mereka hanya bisa menatap pintu, menunggu jemputan orang tua mereka, berharap segera pulang ke dekapan hangatβtanpa orang tua mereka tahu bahwa di siang hari, anak-anak ini sedang berada di neraka.
βSaya tidak peduli dengan gelar atau sertifikat "profesional" yang mereka pajang di dinding. Jika adab sudah mati, gelar itu hanya sampah. Saya memilih bersuara, mengumpulkan bukti, dan menghancurkan tembok kebiadaban ini karena saya tidak ingin menjadi bagian dari mereka yang membiarkan kejahatan.
βTuhan tidak tidur. Kabar ini harus sampai ke telinga dunia.
βMari kita kawal kasus ini sampai tuntas. Jangan biarkan trauma anak-anak ini menguap begitu saja. Pastikan setiap tangan yang menyiksa, dan setiap mata yang mendiamkan, mendapatkan balasan yang setimpal di balik jeruji besi.
βSAYA BERSAKSI, KARENA DIAM ADALAH PENGKHIANATAN TERHADAP KEMANUSIAAN.
β#KawalLittleAresha #StopChildAbuse #JusticeForChildren
βSaya gak mau ada anak didik saya yang hanyut lagi. Cukup sekali kejadian tragis itu, gak boleh terulang lagi,β kata Pak Rudi.
Kejadian itu bikin Pak Rudi bersiap lebih pagi di pinggir Sungai Muara Kulam Sumsel, untuk menyeberangkan para muridnya, di samping bersemangat mengajar di ruang kelas, beliau juga dengan ikhlas peduli terhadap pulang pergi para murid dari sekolah ke rumah.
Kendati sang guru sudah mengabdi beberapa tahun namun bulanan yg di dapatkan baru sekitar 300 ribu....