purbaya: "pendapat negara Rp 2.765, sebanyak Rp 2.218 T bersumber dari pajak rakyat"
artinya 80% pendapatan negara berasal dari pajak. hasilnya buat rakyat:
- MBG
- kopdes
- sekolah rakyat
- jalan rusak
semangat nguli gaes biar negara jg makin semangat pajakin kita 🫶
Tinggal di indo berasa ngga punya jeda buat istirahat. Semuanya kayak serba cepat dan kompetitif.. kompetitif buta krn udah coba lbh ekstrim, tetap gitu gitu aja hasilnya. pemerintah setan sih
Tiap kali lagi "musim PHK" ada satu hal yg jarang dibahas..
Biasanya, perusahaan mengumumkan PHK pake alasannya:
- efisiensi
- restrukturisasi😌🙏
Tapi mari kita lihat lebih teknis siapa yang sebenarnya terdampak:
Kalo yg 'tetap aman' biasanya..
- Jajaran Direksi & C-Level dengan gaji ratusan juta per bulan.
- Fasilitas eksekutif (mobil jemput, rumah dinas, tunjangan kesehatan premium) yang hampir tidak tersentuh.
- Bonus manajemen dan incentive jangka panjang yang tetap berjalan.
Yg paling sering 'kena PHK' ..
- Karyawan level operasional dan menengah.
- Mereka yang gajinya paling kecil, tapi pekerjaannya paling krusial untuk operasional harian perusahaan.
- Cost structure yang dipangkas selalu dari below the line (karyawan produksi, admin, sales lapangan), bukan dari overhead eksekutif.
Fakta menyedihkannya.. Selalu “Efisiensi” itu dimulai dari bawah. Jarang sekali dari atas...😭😢
Keknya Prabowo nyetuck di tahun 90 an gak sih? Secara tiap pidato isinya cuma “SODARA-SODARA, INDONESIA BESAR, HEII ANTEK-ANTEK ASINGG, MERDEKAAA!!!!” Ini tuh beneran khas banget sama orang jaman Soekarno, belum lagi KOPERASI DESA MERAH PUTIH katro banget anjerr pake nama KOPERASI😭😭😭
Sebenernya udah kerasa narasi kebanyakan sarjana tu kaya dibikin untuk semakin membuat pendidikan terasa gak penting, padahal dalam persentase kayanya se Indonesia lulusan S1 ganyampe 10% (cmiiw)
"Guru bukan belum sejahtera. Guru dimiskinkan."
Kalimat ini mungkin terdengar keras. Namun, bagi banyak guru di Indonesia, ini adalah kenyataan yang mereka hadapi setiap hari.
Di tengah berbagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan, masih ada guru yang harus menghadapi berbagai pungutan, iuran wajib, hingga kebijakan yang dibuat tanpa melibatkan suara mereka.
Padahal, pendidikan yang bermutu tidak lahir dari guru yang hanya diperintah.
Bayangin lu kuliah tinggi-tinggi sampai S3 di Australia dapat gelar PhD.
Lalu pulang buat bagiin ilmu lu dan ngajar di salah satu univ negeri terbaik di Indonesia cuma di gaji 2.6 JT, iya bener sekali lagi gua ulangin 2,6 JT untuk dosen PhD.
Apa kagak nangis kejer itu 😭😭
Lu kerja buat mencerdaskan anak bangsa cuma di gaji 2.6 JT sementara UMR Surabaya tempat lu ngajar 5,3 JT. Ya Allah ini miris banget.
Ini semua karena deindustrialisasi karena banyak pabrik dan investor asing yang kabur dari indo karena regulasi ruwet palak sana-sini. Sedangkan pemerintah malah denial dengan gembar-gembor UMKM sebagai ekonomi mandiri. Nyatanya biaya pendidikan makin naik pun, ketika lulus gk jaminan dpt kerja karena persaingan semakin ketat, namun lapangan pekerjaan makin menipis.