@Tokiya_lchinose γ βKamu dan lainnya udah kerja keras supaya acaranya lancar. Makasih banyak, ya, Icchi~β
Aduh, kalau saja tempat ini tidak dijejali banyak orang, Renjana sudah menyelipkan kecupan di kening. Mau tidak mau ia harus tahan, setidaknya sampai mereka benar-benar hanya tinggal berdua
@Tokiya_lchinose Suara kekasihnya berhasil merenggut atensi Renjana dari hingar-bingar bus yang tampak seperti parade tanpa akhir.
βLho, bukan salahmu juga kan? Kok malah minta maaf.β Renjana menyelipkan tawa sambil menepuk pelan puncak kepala Kala. γ
@Tokiya_lchinose Kalau Renjana saat ini sedang minum, pasti minuman itu sudah tersebur karena kaget. Kekasih pemalunya ini, dari mana belajar kalimat menggoda seperti itu.
βIcchi, kamu kok tumben bisa ngomong kayak gitu?β Renjana tersenyum lebar dan mencubit pipi Kala dengan gemas.
@Tokiya_lchinose "Tentu saja dong~ kapan lagi kan kita bisa liburan sama-sama~?" Renjana menyunggingkan senyuman lebar.
"Apalagi misalnya kita foto pas matahari terbenam~" Manik matanya berbinar antusias.
"Biar nanti keliatan sunset bisa kalah cantik sama Icchi-ku ini~" Mulai gombal.
@Tokiya_lchinose Lagi, Renjana tertawa. Tangannya yang bebas dipakai untuk mengelus pucuk kepala Kala.
"Reaksi kamu malah makin gemesin~ harusnya aku stand-by kamera nih buat foto wajah kamu sekarang~" Malah sengaja membuat Kala semakin malu.
@Tokiya_lchinose γ
"Kamu ... harusnya jangan bilang begitu di sini. Orang-orang bisa berpikiran macam-macam, Icchi." Ujarnya di sela-sela tawa. Ia terlalu gemas melihat reaksi sang kekasih.
@Tokiya_lchinose Renjana melongo. Ia tidak salah dengar kan soal kalimat Kala tadi? Kala ingin cepat-cepat berlibur dengannya? Mengaku tanpa malu-malu?
Pemuda pemilik surai jingga tidak bisa menahan kekehannya lagi. Kala memang mudah sekali membuat pertahanan diri Renjana runtuh.
γ
@Tokiya_lchinose γ
"Aku kenal kamu udah lama, Kala Sayang. Aku tau kalo kamu lagi gugup." Renjana mengelus punggung tangan Kala dengan ibu jarinya.
"Gak usah takut~ kan ada aku di sini!" Renjana pun mengedipkan sebelah matanya pada Kala.
@Tokiya_lchinose Di luar dugaan, Kala malah mengiyakan permintaan Renjana. Asalnya ia ingin menangis bahagia, tapi takutnya Kala malah berubah pikiran. Jemari Renjana langsung bertautan dengan jemari Kala seiring dengan senyumnya yang merekah.
γ
@Tokiya_lchinose Ren melepas tawa ringan. Sedikit tergelitik melihat tingkah kekasihnya satu ini.
"Pegangan tangan aja masa gak boleh~?" Kedengaran merajuk, Ren belum puas menggoda Kala.
"Kamu keliatan tegang banget padahal kita mau study tour bukan ujian~"
β
Randi Kusuma merupakan teman masa kecil Renjana dan merupakan sosok yang kerap Renjana usili ketika sedang bosan. Meskipun sifat alami Renjana adalah menggoda orang-orang di sekitarnyaβbaik wanita maupun priaβhati Renjana tetap terpancang pada satu nama, Kala Irsandi (Icchi).
β Renjana memiliki jiwa bebas sehingga cukup enggan untuk meneruskan apa yang sang ayah turunkan dan memilih untuk hidup seperti apa yang ia inginkan.
β