🗣️ Lamine Yamal menjelaskan definisi aura :
"Apa itu aura? Dalam sepak bola, itu Cristiano Ronaldo. Aura adalah seseorang yang memancarkan sesuatu, entahlah semacam ketika dia datang ke suatu tempat, rasanya seperti ya, kalian tahu sendiri.
Saat melihat seseorang di film lalu spontan berkata, 'Wow.' Misalnya Brad Pitt atau orang seperti itu.
Di dunia sepak bola juga begitu, Cristiano. Dia adalah contoh yang tepat tentang apa itu aura." 🥶🧊
📝 @abolapt
@The_RedsIndo kontra messi/argentina langsung dicap fans dodo. kontra dodo/portugal langsung dicap fans messi. udah kayak polarisasi cebong kampret. dikira yg nonton bola cuma 2 fans itu aja. coba itu posisi timnas yg dirugikan pasti omongannya beda lagi
POV The Athletic, memang ada kontak kaki ke kaki & tarikan baju. Tp intensitas kontak kaya gini dinilai terlalu minim untuk dikategorikan sbg pelanggaran fatal yg kudu diintervensi VAR call back. Ditambah jarak & waktu yg cukup lama. Bahkan defend Argentina sudah balik.
Jadi PR-nya soal threshold/ambang batas keterlibatan VAR sampe mana. Karena sebelum gol Enzo, foul ke Salah ga dicek. Dimana foul tersebut memang minor. Poin threshold ini memang masih jadi subjektifitas wasit.
Dan karena The Athletic yg mengulas, narasi berat ke Argentina tidak muncul. Lebih substantif ke performa wasit karena analisnya juga eks ofisial EPL.
Dulu aku pikir laki-laki yang ngabarin 24/7 dan bucin habis-habisan itu sudah pasti green flag dan bare minimum. Tapi setelah melewati perjalanan relasiku sendiri, aku belajar satu tamparan psikologis yang keras: Intensity itu beda jauh dengan intimacy
keanu said “Mau sebanyak apapun temen lo, kalo lo ga punya pasangan lo bakal selalu ngerasa sendiri. Tapi kalo lo punya pasangan, mau ga punya temen pun lo bakal ngerasa cukup.”
gausah adu aduan pencapaian lah, dizaman sekarang lu ga living together, ga bunting duluan, ga dugem, ga nyiksa ortu buat gengsi, hidup lempeng-lempeng aja udah mantep banget
Benar kata Dokter Gia, anxiety sering muncul karena terlalu memikirkan masa depan, sedangkan depresi sering berkaitan dengan terlalu terfokus pada masa lalu.
menjadi “gelas kosong” di setiap lingkungan baru itu bener2 penting bgt. jangan sombong. jangan sok. jangan merasa “si paling”. kita gapernah tau kehidupan lawan bicara kita di luar sana seperti apa. we never know 😃