Selamat kpd POLRI yg tlh menjebol tembok penyembunyian harta2 yang diduga hasil korupsi di sebuah kafe dan beberapa titik lainnya. Selamat kpd KEJAGUNG yang terus memburu koruptor di BGN dan MBG. Silahkan berlomba utk saling bongkar korupsi. Itu bagus utk pemberantasan korupsi.
Dari dua tahun lalu, saya konsisten mengingatkan segenap masyarakat untuk bijak mengelola risiko dan melindungi nilai tabungan kita. Ketika beban utang yang luar biasa diwariskan kepada kita, dan tren kebijakan fiskal semakin tidak terkendali, diversifikasi tabungan – termasuk menyimpan sebagian tabungan dalam mata uang yang stabil (hard currencies) seperti Dollar, Singapore Dollar, atau Euro – bukan lagi sekedar opsi investasi, melainkan langkah penting untuk melindungi keuangan keluarga dan keuangan pribadi.
Perlindungan daya beli ini adalah hak masyarakat. Tentu saja, perlindungan daya beli terbaik tetap berada di tangan Pemerintah melalui perubahan orientasi kebijakan yang fundamental. Tanpa perubahan orientasi kebijakan yang menyeluruh dan mendalam, sulit melihat Rupiah dan daya beli kita bisa pulih.
For the past two years, I have consistently urged the public to prudently manage risks and protect the value of our savings. With an immense debt burden inherited from the previous government, and a fiscal policy drifting further out of control, diversifying our savings – including holding a portion in stable hard currencies like the US Dollar, Singapore Dollar, or Euro – is no longer just an investment choice. It has become a vital step to protect personal and family finances.
Safeguarding our purchasing power is a fundamental right of the people. Ultimately, the best solution for restoring our financial security lies in the hands of the Government through a fundamental shift in policy orientation. Without a comprehensive and deep policy overhaul, it is difficult to see how the Rupiah and our purchasing power can truly recover.
Bloomberg > Indonesian sovereign wealth fund Danantara has hired banks for a potential global dollar bond offering, testing investor appetite amid economic headwinds facing the country.
Danantara hired Citigroup, DBS Bank, HSBC, Mandiri Securities and Standard Chartered Bank as joint lead managers and joint bookrunners to arrange a series of fixed income investor meetings and calls in Asia, Europe and the US starting Wednesday, according to people familiar with the matter, who asked not to be identified discussing private matters. The mandate doesn’t mean a deal will be concluded.
Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck itu kan isinya full ngeroasting orang Minang. Mulai dari kebiasaan omong besar, merasa paling unggul, paling beradat, paling agamis. Belum lagi ntar tulisan2nya AA Navis.
Jokes lawas Idul Adha:
*ngomong ke orang berbadan gemuk
“Ngumpet begoo, ntr dipotong lo..”
Semua orang tau ini becandaan doang. Tapi ternyata ada satu orang yg nganggep ini serius, dia takut dan akhirnya pergi ke Perancis. 😔
Ferry Irwandi memang bukan intelektual. Dia influencer. Kerjaannya hari2 mencari hook.
Yg jadi masalah, sekarang batasan intelektual dan influencer ini jadi blur. Karena org2 macam Ferry ini menampilkan diri seolah intelektual di panggung publik. Dan "sialnya", banyak orang suka
ada yang komen “apresiasi aja lah. seenggaknya dia udah sukarela ngelakuin hal yang bukan tugas dia”
lah ya justru itu kesalahan fatalnya. ngelakuin hal yang bukan tugas/scope keahlian dia.
Saya 43 tahun. Sudah tidak punya lagi tabungan dan dana darurat. Gagal dalam finansial, gagal dalam hidup. It’s nothing to be proud of, tbh.
Kalau kamu tidak mau berteman dengan saya gara-gara itu, that's okay.
Untuk mahasiawa ekonomi. Ada banyak pertanyaan ke saya tentang ratio Debt/GDP vs Debt Service Ratio (DSR)/ Revenue
Mengapa indkator DSR/Revenue lebih relevan dibanding Debt/GDP.
Dalam bahan kuliah ini saya tunjukkan walau Debt/GDP sama, tapi jika DSR/Revenue lebih tinggi maka ruang fiskal atau fiscal space yg tersedia bisa lebih rendah.
Maaf ini memang bahan kuliah jadi sangat teknis. Buat non ekonom, intinya: walau dg rasio utang/PDB yang sama, kalau DSR/Revenue tinggi krn bunga dan cicilan utang yg tinggi atau Tax/PDB yg rendah, maka fiscal space akan lebih kecil. Itu sebabnya DSR/Revenue lebih penting dari Rasio utang/PDB karena pertanyaan paling pentinh adalah berapa besar ruang fiscal kita