Episode kali ini judulnya Sang Jenderal vs Kabut Asap di Hutan Pinggir Bandara.
Bukan jungle Kalimantan yang butuh perjalanan darat berjam-jam plus menginap di pondok sederhana.
Ini hutan biasa, relatif dekat Bandara Supadio dan pusat kota Pontianak.
Asap ada, kamera ada, rombongan lengkap.
Kepentingan Rakyat Dikalahkan Oleh Acara Pesta Kawin Sespri Prabowo.
Rezim Prabowo itu sejak awal sudah banyak bencana dan bikin susah rakyat..
Gak cuma bencana alam, bencana bikin susah rakyat juga.
Jadi, di tempat acara itu (JCC) hall B ada pameran 500 pelaku UMKM langsung sepi karena ada pembatasan tempat yang harus disteril, ini otomatis langsung mematikan pendapatan para pelaku UMKM yang sedang berjualan di acara tersebut dan jam acara tiba-tiba dipercepat yang harusnya jam 22.00 WIB dipangkas mendadak jadi jam 17.00 WIB.
Padahal ini adalah acara puncak dan hari terakhir, dimana menjadi momen penting bagi UMKM daerah untuk menutup biaya operasional dan mendapat keuntungan yang sudah lama mereka harapkan.
Rezim Prabowo sudah “melumpuhkan” pameran skala nasional hanya untuk memprioritaskan hajatan kawin Sespri Prabowo 👏👏
𖥔 Bank Mandiri mengakui memblokir rekening milik Botok yg berisi duit donasi aksi AMPB (Aliansi Masyarakat Pati Bersatu)
𖥔 Mandiri melakukan pemblokiran krn perintah dari aparat penegak hukum
𖥔 total saldo yg diblokir Rp 80,9 jt
𖥔 ada kemungkinan massa aksi akan terus bertambah, 4 bus udh disiapkan berangkat ke jakarta
𖥔 tujuan aksi buat nyampaikan aspirasi rakyat khususnya mendesak pengesahan RUU perampasan aset
botok:
"kami bukan teroris, bukan juga kriminal. kami ke jakarta tidak ada niatan untuk membuat kerusuhan"
"harusnya pemerintah & aparat memberi kenyamanan dan keamanan, tapi faktanya parah"
Ini isu bank Mandiri lebih pelik daripada isu bank BNI dan Suster Natalia kemarin loh.
Mandiri pilihannya cuma dua:
1. Ngaku melanggar UU karena memblokir rekening tanpa permintaan peradilan
2. Lempar bola panas ke pihak yang nyuruh blokir rekening.
Keduanya sama-sama bikin mereka di posisi celaka 🤣
Biangmie tutup permanen karena tidak sanggup bertahan di tengah kenaikan harga bahan baku dan operasional lainnya. Mereka juga nge-spill resep dan racikan mereka biar orang bisa coba bikin sendiri di rumah🥺
- Anak ini kehilangan bapaknya yg SEDANG BEKERJA BUKAN yg sedang maling ayam
- Anak ini tidak teriak2 “Bapak.. Bapak..” pada saat pemakaman karena TIDAK ADA KAMERA yg merekam
- Anak ini menangis mengeluarkan air mata pada saat dikunjungi BUKAN senyum2 ke kamera
- Anak ini baru mendapatkan 1 kali bantuan, TIDAK MENDAPATKAN BANTUAN yg katanya dapat donasi 1/2M, Ayam 100 Kg, sepatu baru, baju baru, IPAD Baru, HP baru, Baju Baru, Makanan 1 Dus & Se-Truck, biaya sekolah dari SD hingga selesai Sarjana
"MBG pakai uang kami, buat kasih makan anak2 kami, kan? masa kami gak boleh ngomong? Masa kami gak boleh kasih rekomendasi?", Kata seorang Ibu yang muak dengan tata kelola program MBG.
Jangan sampai Qodari lihat video ini.
Kalian harus nonton ini.
"Indonesia sedang tidak baik-baik saja" di 크랩 KLAB dari KBS, media Korea.
Professor Youngkyung Ko dari Yonsei bilang:
1) IHSG ambruk, terburuk di Asia
2) Rupiah melemah, tapi efek ekonomi dalam negerinya sangat parah, dibanding negara lain yang mata uangnya lemah juga
3) Danantara, tidak ada transparansi, peluang cuci uang lewat patriot bond,
4) MBG makan anggaran sangat besar, pemborosan. Dengan pengelolaan ngawur. Keracunan di mana-mana
5) Korupsi yang dilakukan BGN dalam tata kelola MBG, dari konflik kepentingan dan pengadaan.
PERGANTIAN KAPOLRI⏳️⏰️
BERSIH-BERSIH MABES: SYARAT RAHASIA PRABOWO CARI KAPOLRI BARU. CUMA 3 NAMA INI YANG TERSISA WAK
Malam sepi dan sunyi gini malah awak dapet tugas ngespill calon ideal pengganti Kapolri Listyo.
Sekarang ada puluhan Komjen aktif. Mau di Mabes, Kapolda tipe A+, sampe yang penugasan di K/L. Total jenderal bintang 3 ada 20 orang lebih wak.
Tapi dari segitu banyak, syarat yang awak coba saringan hanya tiga hal, selain orangnya harus berintegritas, ber prestasi dan punya visi kedepannya syarat lainya kira-kira begini wak
1. Gak ada urusan/hubungan sama Jokowi.
2. Loyalitas tunggal dan total cuma ke Prabowo.
3. Gak ada hubungan dengan calon penantang di 2029
Tapi apesnya wak, mayoritas bintang 3 ini gak punya ikatan emosional sama sekali sama Prabowo. Tapi tenang wak, aku udah ada beberapa nama yang masuk radar dan layak dihitung.
Nama-nama ini bakal awak coba bisikin ke Prabowo. Jalurnya bukan lewat si PRIA BENING itu wak, tapi langsung via pria arogan di Gedung Kura-Kura itu wak. Iya pria arogan wak, begitulah citra beliau di sosmed. Tapi kenyataannya beliau itu orangnya cukup baik kok wak.
Oea wak, Prabowo butuh Kapolri yang punya loyalitas tunggal, humanis, tapi jam terbangnya matang buat transformasi Polri. Sekarang namanya udah Awak kerucutkan jadi 3 kandidat terkuat. Semoga Pak Presiden denger wak.
A Thread 🧵 👇
Elu tau gak kenapa Riza Chalid yang korupsi TPPU minyak mentah Pertamina Juli 2025 kemarin sulit ditangkep? Sini-sini wkwk 😹
Publik selama ini nganggep kasus Timah (Rp300 triliun) itu yang paling gede. Tapi ternyata kasus tata kelola minyak mentah Pertamina (2018-2023) yang lagi diusut Febrie nilainya Rp285 triliun anjir hampir nyamain Timah. Dan ini baru kasus resmi, belum termasuk yang masih berkembang 😳
Kasus inilah yang ngelibatin Mohammad Riza Chalid, yang menurut laporan selama lebih dari satu dekade kerap disebut dalam pusaran tata kelola energi nasional tapi nyaris tak pernah tersentuh hukum. Sekarang dia jadi tersangka dan buron, dikejar sampai lewat Interpol.
Nahh Febrie itu Jampidsus-nya, alias pimpinan penyidik yang justru mengejar Riza Chalid. Riza itu tersangka di kasusnya Febrie, bukan kenalan atau rekan Febrie.
Febrie sendiri ngaku ke DPR bahwa penyidikan kasus ini susah banget karena banyak transaksi dan aset tersangka ada di luar negeri, sampai ada belasan saksi yang nolak diperiksa di Indonesia dan minta diperiksa di sana kebayang gak, level pengaruh orang-orang yang terlibat sampai bisa milih mau diperiksa di negara mana 🤯
Ini kasus mafia migas yang jejaknya ditarik balik sampai era Petral (dibubarkan 2015 di era Jokowi lewat Sudirman Said), tapi baru sekarang, di 2026, tersangkanya beneran ditetapkan.
Artinya ada kekuatan/aktor yang selama satu dekade lebih berhasil aman dari jerat hukum baru sekarang mulai kebongkar. Nahh siapa tuh?
Soalnya makin Febrie ngoyo ngejar orang sebesar Riza Chalid (yang jaringannya udah 10+ tahun aman), makin besar juga kemungkinan tekanan balik yang dia terima dari lingkaran kekuasaan Riza.
Kombinasi dari semua ini (Pertamina, Timah, penggeledahan kafe Febrie kemarin) seolah ada sebuah tanda. Makin dalam Kejagung gali sektor energi & tambang, makin gede juga tekanan politik yang muncul balik ke institusi itu sendiri.
polisi geledah 12 lokasi terkait dugaan pencucian uang 3 kasus korupsi (batubara "black out", asabri & krakatau steel). hasil temuan sejauh ini
- de'clan cafe cipete: brankas, dokumen, hp dan uang Rp 60 M
- money changer: 71 item barang bukti, 16 mata uang asing senilai Rp 7,2 M
- rumah mewah di sentul: brankas berisi 74 kg emas & valas senilai Rp 470 M
GILA GILA GILA 🤯
Jaksa minta tentara ngamanin rumah.
Soalnya rumahnya mau digeledah polisi.
Polisi mau geledah karena jaksanya diduga cuci duit.
Cuci duit lewat kafe yang dia punya.
Buat bersihin duit hasil korupsi batu bara.
Korupsi batu bara bikin PLN susah dapet supply.
Akhirnya pemadaman bergilir senegara.
Kalau jaksa ketangkep, polisi harus nyerahin kasusnya ke kejaksaan.
Siapa yang bakal nuntut Jaksa kalau Jaksanya yang ngelakuin korupsi?
Ini udah kaya plot film action drama gak sih guys?
GILA!!! 9 JUTA HEKTAR SAWIT TIDAK BAYAR PAJAK DI ERA JOKOWI
Mafia langsung setor ke solo.
Pantasan birahi kekuasaan makin gila nih orang. Udah pantas di hukum nepalkan mereka sekeluarga serakah semua.
Ayah saya usianya sebaya dengan Presiden Prab*wo. Beliau pernah bercerita bahwa pada awal 1990-an rumah kami berada tidak jauh dari markas Marinir Cilandak KKO. Saat itu, ayah sering berkumpul di pos ronda bersama para tetangga, beberapa di antaranya anggota Marinir.
Dari obrolan mereka, ada cerita bahwa ketika Prabowo memimpin operasi di Timor Timur, beliau disebut tidak berada di garis depan dan lebih banyak berada di hotel.
@dimarsasongko98 Udah nggak kaget dong.
Kalo lowongan komisaris BUMN sekarang ternyata sesimpel ini:
nggak perlu paham bisnis,
nggak perlu ngerti industrinya.
Cukup pernah berdiri di barisan yang benar waktu kampanye.
CV boleh kosong,
asal galeri foto bareng penguasa lengkap. 🤡☕