Klaim sepihak pemerintah yang menyebut BBM jenis Pertamax hanya dikonsumsi "orang kaya" telak dihantam realita di aspal. Faktanya, kebijakan menaikkan harga Pertamax hingga Rp4.000 per liter justru mencekik leher kelas pekerja bawah mereka yang terpaksa bertahan demi menjaga modal kerja utama yaitu mesin kendaraan.
~RS
Tak dapat dipungkiri memang MBG membuka banyak lapangan kerja di banyak daerah hingga pedesaan, akan tetapi ini justru akan membebankan APBN negara secara terus-menerus.
Coba deh banyangin kalo APBN tersebut diarahkan ke program lain yang tujuannya sama untuk membuka lapangan pekerjaan juga hingga ke pedesaan. Misalkan program UMKM atau membuka banyak balai pelatihan yang tujuannya meningkatkan SDM
Lama kelamaan masyarakat akan mandiri bahkan mereka bisa membuka lapangan pekerjaan yang tidak akan membebankan APBN negara secara terus-menerus.
Tahun 2005.
Harga minyak dunia sedang naik, subsidi BBM dari APBN membengkak.
Keadaan fiskal sempit, mau ini susah, mau itu susah. Mesti ada anggaran yang dilonggarkan.
Presiden SBY berkoordinasi dengan DPR dan MPR untuk meminta persetujuan.
Agar tidak makin membengkak, pemerintah memutuskan untuk menaikkan harga BBM dan mengurangi subsidi.
Setelah disetujui, SBY, mengumumkan sendiri di TV nasional keadaan apa yang terjadi.
Apa yang sudah dia lakukan.
Dan keterpaksaan menaikkan harga BBM.
Dan sebagai kompensasi, masyarakat diberikan bantuan langsung tunai, sebagai pengganti subsidi BBM.
Tahun 2026
Malam hari, tiba-tiba Pertamax naik.
Gak ada angin gak ada hujan.
Dari 12 ribu jadi 16 ribu.
Tiga puluh persen lebih.
Siangnya Presiden Prabowo pidato di Lampung.
"Yang nyinyir, nyinyir, nyinyir."
"Nyenyenye"
🇲🇾 Rata-rata gaji di Malaysia: Rp12-14 Juta
Harga Bensin RON 95:
- Subsidi: Rp8.790/liter
- Retail: Rp17.315/liter
🇮🇩 Rata-rata gaji di Indonesia: Rp4-6 Juta
Harga Bensin RON 92: Rp16.250/liter
Tahu kah kamu?
Dengan cukup memangkas MBG Rp36-40 triliun saja, pemerintah sebenarnya tidak perlu menaikkan BBM.
Tapi pemerintah lebih memilih menaikkan Pertamax Rp3.950 dan Pertamax Green Rp4.100 per liter, yang efek dominonya jauh lebih luas ke seluruh masyarakat.
Padahal keduanya sama-sama bisa hemat Rp36,3 triliun di APBN.
Naik BBM = menekan daya beli kelas menengah, memicu kenaikan harga barang, memicu inflasi.
Pangkas MBG = memengaruhi kelompok rente, mengurangi dana bancakan.
Ada cara yang jauh lebih ringan buat hemat, tapi kenapa malah pilih yang membebani rakyat?
Why?
‘THE FURIOUS’ holds a perfect score of 100% on Rotten Tomatoes
Described as “the best martial arts film in years” with action as good as ‘THE RAID’ films.
In theaters on Friday.
Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan atas UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (RUU Polri) baru saja resmi disahkan menjadi Undang-Undang oleh DPR RI dalam Rapat Paripurna.
Berikut adalah rangkuman singkat dari poin-poin utama UU Polri yang baru disahkan:
1. Perpanjangan Usia Pensiun.
Batas pensiun Tamtama/Bintara naik jadi 59 tahun, Perwira jadi 60 tahun, dan Kapolri (Bintang 4) bisa diperpanjang hingga 61 tahun lewat Keppres.
2. Jabatan di Luar Polri.
Anggota Polri aktif kini tidak wajib mundur/pensiun dini jika ditugaskan Presiden untuk mengisi jabatan sipil di luar institusi kepolisian.
3. Perluasan Wewenang Siber & Intelijen.
Penguatan legalitas untuk melakukan pengawasan, penanganan konten di ruang siber, serta tindakan intelijen keamanan dan penyadapan.
Undang-undang ini menuai sorotan karena dinilai memberikan kewenangan yang terlalu besar (superbody) dan memicu kekhawatiran kembalinya dwifungsi ke ranah sipil.