Ternyata ini penampakan kiai berinisial S yang mecahin rekor MU(R)I nyabulin 50 santriwati. Pantesan banyak yang mau dicabulin, wajahnya ganteng dan bercahaya. Ciri-ciri orang yang selalu menjaga sholat, rajin berwudhu, dan selalu merindukan bulan ramadan.
Innalillahi, Korban Membeludakโผ๏ธ๐ฉ
Ternyata korbannya nggak main2, diduga ada 53 anak yang jadi sasaran kek3r4san.
Ya Allah, bayangin trauma orang tua dan anak2 sekecil itu.
Struktur "Mentereng" Tapi Borok, Pagi-pagi dibikin melongo sama daftar pengelolanya.
Ada Hakim PN Tais (Rafid Ihsan Lubis), dosen kampus top, sampai penerima beasiswa luar negeri. Pangkat elit, tapi pengawasan sulit!
Respon Mahkamah Agung, Jubir MA bilang masih mau "cek dulu" karena alasan libur.
Sahroni makin keras minta oknum hakim ini dipecat dan dipidanakan kalau terbukti terlibat.
Nggak ada diskon hukumanโผ๏ธ
Sindrom Baepsae, Mereka ini ibarat Baepsae yang mau kelihatan gagah punya jabatan tinggi, tapi cara ngurus daycare malah jauh dari kata manusiawi.
Fokusnya cuma bisnis, perizinan dan keamanan anak dianggap remeh.
Mau pelakunya orang kota atau pindahan desa, kalau udah urusan nyiksa anak, hukum harus sikat habis tanpa pandang buluโผ๏ธ๐ฎโ๐จ
https://t.co/095BLtFEVX
Bekasi MD 2 Pecat Cikarang KAJJ
@sammi_ananta@triajaaa Sepertinya koq foto hasil AI ya??
Hukum setimpal wajib utk pelaku dan pemilik DayCare itu!!!
Sebaiknya mereka dipakein popok dan diikat kakinya dan mulutnya dilakban.
Agar ikut merasakan teraniaya spt bayi2 yg tidak berdaya itu.
Penganiayaan bayi itu pidana.
Bagaimana sekarang rasanya jadi tersangka ???
Para tersangka dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak serta ketentuan dalam KUHP baru, dengan ancaman hukuman hingga delapan tahun penjara.