Saya jadi ingin diskusi perihal tweet ini. Kebetulan pemain yang disebut adalah penggawa Inter, klub kesukaan saya. Sementara Mas Labib adalah fans berat Juventus.
Sah-sah saja pemain Inter dibilang goblok kalau kenyataannya begitu. Saya coba singkirkan subjektivitas tentang klub dulu, ya. Biar enak diskusinya.
Bastoni, Barella & Dimarco rutin dapat kesempatan main di klub, performanya lumayan kalau gak boleh dibilang bagus sehingga dipanggil Gli Azzurri.
Nah, kalau pemain Inter yang rutin tampil di klub & dapat kesempatan main di Timnas selalu dianggap medioker, lantas siapa yang pantas menggantikan?
Saya coba tengok skuad Juventus, Italiano-nya yang konsisten jadi pilihan utama adalah Manuel Locatelli & Andrea Cambiaso.
Keduanya ada di skuad kontra Bosnia dini hari tadi. Locatelli jadi dinamo lini tengah bersama Barella & Tonali.
Juventini selama ini kerap mendaku bahwa nyawa Timnas Italia adalah penggawa I Bianconeri.
Saya jadi punya satu hal untuk ditanyakan. Mana pemain Italia asal Juventus yang kapabilitasnya mumpuni supaya Italia atau Italjuve melambung lagi?
Apa FIGC harus naturalisasi Bremer, Kalulu, Thuram, McKennie, David, Vlahovic & Openda? Silakan dikoreksi jika salah, sependek pengetahuan saya, merekalah core Juventus saat ini.
Cc: @direktoridosen@PaundraJuve@ibamhariri@Juve_info01@FandomID_
When Bastoni did that, they called it unsportsmanlike
When their players did that, they called it furbizia, an art of defending, a magical style
Prophet Isa & Imam Mahdi could descend sooner because of that claim
lu aje hutan di Bima ditebang tebangin gue mention mention ga direspon sama lu sama kementerian lu. Emang lu banyak omong doang. Tunggu ada korban baru turut berduka turut berduka.
Kalau askar gak galak, ga bakal tertib. Cobain aja kesana, ketemu orang pada ngeyelan. Ngampar solat sembarangan nutup jalan. Selama di sana, ya lo taat aja disuruh pindah ya pindah, jangan sok jagoan nantangin.
✅ RESMI : Athletic Bilbao mengumumkan jika publik San Mames akan memberikan penghormatan kepada duta Palestina, pengungsi Palestina yang tinggal di Basque, dan perwakilan PBB sebelum kick off pertandingan vs Mallorca akhir pekan ini. ❤️🤍💚
Ini juga bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-125 klub, sehingga mereka menggunakan momentum besar ini untuk menyampaikan pesan solidaritas.