@Apeeeeep Gabisa ngebiayain anak sampe kuliah is enough reason buat gapunya anak jir. Education itu basic needs yang hays dipenuhi dan seminimalnya usahakan sampai sarjana.
@Rafizakikun 1. Yang bikin kedua budaya itu ya dari para patriakisme sendiri
2. Yang satu dilakukan perempuan, yang satu dilakukan laki-laki. Perempuan protes hal yang mereka lakukan aja Karena ya mereka merasa itu merendahkan mereka, kalau lelaki merasa hal yang sama ya tinggal protes juga
as an indonesian, i’ve always hated that many indonesian people’s “humor” are straight up racism. what they’re doing is very very racist and isn’t funny at all 💔 i’m truly sorry for what happened :(
kalau lgbt dianggap hina, rendah, dan ga layak hidup karena melanggar agama, kata gue mulai skrg lu tonjokin dan antemin jg temenlu yg minum arak ciu, ngerokok, cabul, dan makan babi itu.
@UrawaB77653@tanyarlfes Nah setuju itu, sekalian pake cadar biar mukanya ga mengundang nafsu boti. Karena pada dasarnya cowok yang tertutup itu pasti akan dijaga dari birahi boti. Stay safe ya kalian semua ♥️
@D_dmasloo@aintyournymph@tanyarlfes Feminine yang aku maksud disini bisa aja dari perawakan, atu sifat dia ya (kaya misal lembuh lembut, atau misal suka pakai skincare gitu) gak harus yang keliatan cewek banget tapi mempunyai sifat yang masyarakat umum anggap itu tuh 'cewek'.
@D_dmasloo@aintyournymph@tanyarlfes Tapi kak, sebenernya orang gay, boti dan lain lain itu juga gabisa dilihat dadi luar. Orang mah bisanya ngejudge dari streotipe aja. Feminim dikit dibilang boti, tapi kan ada juga cowok straight yang feminim, dan gay pun ada yang maskilin. Jadi bisa aja salah sasaranhal ky gini.
Indonesian President Prabowo Subianto has signed a national defense policy that classifies the promotion of LGBTQ+ culture as a “nonmilitary threat” alongside illegal trafficking, natural resource theft, terrorism, atheism and radicalism.
Human Rights Watch says the policy has contributed to harassment and attacks against LGBTQ+ people.
(https://t.co/a3LGHHahkn)