Watch this great video:
Rayo Vallecano celebrated their victory in the Europa Conference League semi-final with the Palestinian flag.
Great team, great supporters.
Dunia yang egois
Iran memblokir Selat Hormuz selama seminggu saja, dunia sudah gempar, kuatir soal ekonomi. Rezim2 dari berbagai kawasan sudah bergerak menekan Iran, bahkan mengancam perang.
Tetapi, Zionis memblokir penyeberangan Rafah selama bertahun-tahun, melarang masuknya makanan dan bantuan kemanusiaan ke Gaza, dunia nyaris tak peduli. Paling2 ada kecaman, tp tak ada langkah nyata menekan rezim Zionis.
Dunia ini lebih menghargai pasar, keuntungan, dan kapitalisme daripada nyawa manusia.
Update berita soal pintu Rafah, 20 Maret, dari @CGTNOfficial:
Di Al-Arish, Mesir, antrean panjang truk bantuan menunggu untuk bergerak menuju penyeberangan Rafah, mengantisipasi pembukaannya kembali setelah pengumuman Israel pada 15 Maret bahwa mereka akan mengizinkan pergerakan pejalan kaki terbatas mulai Rabu setelah tinjauan keamanan. Tapi, masih belum pasti, kapan bener2 akan dibuka.
Warga Gaza masih kekurangan pangan & obat2an!
Mereka ini diaspora yg berakar dr kelas yg berprivilege dr era Shah Pahlavi yg melarikan diri setelah Revolusi 1979. Mereka tentu punya dendam ideologis yg nuansanya berbeda dgn warga yang menetap di Teheran saat ini.
Nggak mungkin warga negara Iran yg masih tinggal di dalam negeri tega menari2 seperti sekumpulan manusia2 tolol ketika kota, sekolah, atau anak2 mereka terkena bom. Bahkan meskipun mereka membenci pemerintahannya sendiri.