Menghamili seorang wanita diluar ikatan pernikahan adalah sebuah kebodohan.
Sedangkan tidak mengakui bayi yang dikandung wanita tersebut, bukan hanya tidak bertanggung jawab tapi juga merupakan sebuah penghinaan.
Percayalah bahwa kita menemukan suatu yang tepat di tempat yang tepat..
Tapi aku terus berandai menemukan yang terbaik dari ketidaksengajaan, bukankah sebuah ironi?
Seharusnya mengusahakannya lebih dulu adalah etika yang tepat, kan?
kita hanyalah siklus yang berputar, dulu tidak suka tidur siang sekarang curi-curi waktu untuk tidur siang, dulu suka begadang sekarang berusaha tidur lebih awal, dulu pingin ini sekarang gak suka.. jadi jangan pikir semua akan terus2an begini, semua siklus ini hanya sementara..
kenapa banyak orang egois sukses duniawi? karena mereka fokus pada hak dan keperluan pribadi mereka dan menomorduakan yang lain.. orang baiknya gak fokus, mereka mengurusi keperluan banyak orang sekaligus, dan sibuk menebar manfaat..
@tempodotco bukan tidak suka, tapi masyarakat mestinya waspada dengan gaya politik yang selalu dipuja disorot media, tetap berpegang pada data, saya dukung seluruh kepala daerah untuk menyediakan kondisi hidup yang layak bagi masyarakat. kalau terbukti berhasil, dukung terus sampai jadi RI1