lagi makan malam di kafe gerbong KAI, duduk depan bapak-bapak yang dari awal cerita soal anaknya: satu lulusan doktor dan kerja di luar negeri, satunya kuliah di UGM. gue cuma “oh iya, oh iya” sambil lanjut makan 😭
sampai akhirnya beliau nanya gue. gue jawab singkat: orang surabaya, kuliah di UB, sekarang tinggal di jogja sama ibu dan adik, kerja di pabrik. beliau langsung diem. terus nyaranin gue buat kerja jauh, ke luar negeri, papua, ikut ini itu.
gue cuma jawab, “saya masih punya ibu yang harus saya jaga.”
orang tua saya tinggal satu. beliau diem lagi.
kadang orang lupa, nggak semua anak punya fasilitas yang sama. dan nggak semua kesuksesan harus diukur dari seberapa jauh kita pergi. ada yang sukses karena bisa pergi jauh, ada juga yang memilih tetap dekat karena masih ada orang tua yang harus dijaga. 🤍v
🚨 NEWS UPDATE 🚨
ada update nih ternyata dari pak adri (aparat yang ngelarang #demo di bundaran HI)‼️
sangat sangat PICK ME 💅💅‼️‼️
"kaki saya patah" 🥴 HEHH TAEKK ‼️
❤️🔥 Affan Kurniawan dilindas
❤️🔥 Gamma di tembak
❤️🔥 170 orang kanjuruhan, di gas beracun
belum tentu juga bener kaki patah udah berisik adri adri.
giliran sakit lu juga teriak kan ‼️ rakyat selama ini juga begitu ‼️❤️🔥
Sebagai ortu yang punya anak perempuan, gua membayangkan ortunya pasti tiap hari ngerasa bangga banget ngeliat anaknya ini. Kuliah kedokteran UI, tapi masih punya energi buat ngurusin kerusakan negara hasil kerjaan boomer-boomer ga becus dan serakah.
Mungkin ada yang belum tahu,,,
Fatimah ini pas maju Pemira UI kemarin dengan (Yatalathof - Ketua BEM UI) itu mendapat ancaman teror, tapi luar biasanya mereka tetap maju.
Contoh teror yang diterima
- Ancaman pembunuhan
- Kiriman paket COD berupa gunting taman dan kursi roda
- Hape ayahnya diretas dengan isi pesan "Lo mending mundur hingga ancaman Lo akan gue eksekusi"
Jadi kita bisa lihat mentalnya sudah teruji betul Mba Fatimah ini 🔥
Sakit sakit ya Pak, semoga segala kesusahan/kesengsaraan banyak orang jadi tanggung jawabmu.
Dan semoga hukuman atas banyaknya kesengsaraan tidak hanya diberikan waktu di akhirat, tetapi juga saat dirimu masih di dunia.
Seorang driver memohon2 sambil naik ke Mobil Dinas Perhubungan setelah motornya kena razia parkir liar saat sedang mengambil order makanan.
Ia berteriak memohon dan beberapa kali mengucapkan kata tolong agar motornya dibebaskan 😭
“saya butuh makan”
“rumah saya dibekasi pa”
“anak saya sekolah”
“saya butuh makan pak”
“tolong pak” “tolong”
“Saya minta tolong pak"
@MiskinTV_@dishubjakarta PILIH KASIH
Ke rakyat kecil berani tegas, giliran ke "sesama" melempem
Noh jl. Rasuna Said ujung dekat simpang Kuningan, depan Kejaksaan sama Tempo bejejer parkir liar mobil makan badan jalan Rasuna Said nggak ditindak, ada marka "DILARANG BERHENTI"
🚨 UGM MELAWAAANNN!!! 🔥🔥
Diskusi yang berlangsung pada Senin, 15 Juni 2026 dalam acara 'Kopdar Bareng Mas Dar' berakhir ricuh.
Budiman Sudjatmiko yang selalu menyebut dirinya sebagai aktivis gerakan reformasi '98 adalah pengkhianat reformasi itu sendiri...
Mereka yang bertanggung jawab atas carut marutnya negara ini tergabung dalam SPPG (Satuan Penjilat Prabowo Gibran)
TETAP KAWAL DAN MELAWAN DEMI RAKYAT... 🔥🔥🔥
TERIMA KASIH TEMAN-TEMAN UGM ✊🏻🔥
Akhirnya ngebuktiin sendiri kalo MBG ini lahan basah 😅 Tanggal 9 April diminta kasih harga roti 1.500 padahal harga aslinya 3.000, tapi nota tetap harus ditulis 3.000.
Habis itu semua chat hilang ditarik. Semalam chat lagi, ternyata masih juga nego harga roti 😂
ini parah banget sih guys🤡
sc:threadsspidolls
NO PRESSURE! @PSSleman
Tiga laga terakhir akan dijalani PSS mulai hari ini. Tiga laga yang akan menentukan nasib PSS. Selisih poin yang sangat tipis dari pesaing memastikan pertarungan akan berjalan sampai liga berakhir.
Menentukan nasib hingga ujung musim bukan merupakan hal yang asing bagi PSS dan juga pendukungnya. Tujuh musim di kasta tertinggi praktis hanya satu musim merasakan zona nyaman, lima musim dihabiskan dengan pertarungan di zona merah, dan satu musim terhenti karena pandemi.
Selama lima musim, kepastian ditunggu dan ditentukan hingga akhir liga. Perasaan tertekan, takut, frustasi, tidak tenang, marah, sampai putus asa menjadi teman akrab selama lima tahun lamanya. Pengalaman yang sangat mengenaskan.
Pada saat itu PSS memang banyak menggantungkan nasib kepada tim lain untuk keluar dari zona merah. Apesnya, ketika menuju akhir musim, posisi PSS sering berada di bawah pesaingnya sehingga ketergantungan terhadap hasil pertandingan lain merupakan rutinitas tahunan dan tumbuh menjadi kebiasaan, mungkin juga trauma. Secara mentalitas, ini jelas merupakan krisis.
Pada musim ini, nasib PSS juga ditentukan hingga akhir musim. Bedanya, tahun ini bukan nasib degradasi yang ditentukan tetapi nasib untuk juara. Tahun ini poin dan posisi PSS di atas pesaingnya saat musim menjelang berakhir. Berbeda 180 derajat dengan 5 tahun ke belakang.
Walaupun begitu, kebiasaan atau trauma akan masa lalu belum sepenuhnya hilang. Posisi PSS yang saat ini diuntungkan tidak serta merta membuat hati terasa nyaman. Perasaan tertekan, takut, frustasi, tidak tenang, dan marah masih menyelimuti publik Sleman. Perasaan-perasaan yang seharusnya dirasakan oleh pesaing PSS saat ini.
Tim PSS maupun para pendukung harus segera menyembuhkan diri dan membalikan keadaan menjadi keadaan yang senang, tenang, percaya diri, berani, dan optimistis. Kestabilan mental tim dan pendukung adalah kunci untuk mengirim rival PSS ke dalam jurang tekanan. Kitalah pemilik kunci itu, bukan mereka.
Mereka yang akan berdebar ketika PSS mengontrol pertandingan, mereka yang akan menunduk ketika PSS menciptakan peluang, mereka yang akan mengucur keringatnya ketika PSS mencetak gol, mereka yang akan marah ketika PSS menang, merekalah yang berharap PSS kalah namun tidak pernah terjadi!
#PSSday #PSSday #PSSday
Halo, kawan-kawan!
Telah terjadi penyalahgunaan Artificial Intelegence (AI) yang dapat merugikan dunia kreatif, khususnya di skena musik Sleman. Permasalahan ini datang dari channel YouTube “CurvaVoices”. Beberapa lagu di Album Kompilasi sudah menjadi korbannya.
[SIARAN PERS]
Pemerintah Ancam Kebebasan Pers dalam Liputan Bencana
Pada bencana banjir di tiga provinsi, Kepala Staf Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak mengeluarkan pernyataan agar media tidak memberitakan kekurangan pemerintah.
-utas-