Masyarakat biasa mau ngutang:
Ngemis sambil bawa jaminan
Pemerintah mau ngutang:
Potong aja gajinya 3% tiap bulan.
Gotong royong?
Lu aja yang gotong royong buat rakyat. Kami sudah ngurus diri sendiri, apapun dipajakin. Gak usah diajak gotong royong.
Persis seperti yg kami bilang. Duit iuran dan imbal hasil para pekerja itu prioritasnya bukan buat para pekerja tapi didahulukan utk berbagai jenis biaya operasional termasuk asuransi swasta bagi pengurus dan keluarganya. Lagian kenapa mereka tdk percaya BPJS Kesehatan?
Quick Count vs Real Count
Kenapa saya percaya Quick Count? Lihat ilustrasi ini.
Kita ingin menghitung Populasi yang di dalamnya ada kelompok A, B, dan C. Jumlah dan persentasenya seperti dalam kotak nomor #1, A=25%, B=50%, C=25%.
Saat melakukan Real Count seperti dalam kontak #2, butuh waktu lama karena jumlah populasinya banyak, sehingga baru sebagian yang terhitung. Saat menghitung, tidak dipilih-pilih secara proporsional dari A,B, atau C. First come first. Hasilnya, yang A terhitung semua, B baru sebagian, C paliing sedikit.
Akibatnya persentase A=43%, B=43%, C=14%. Si A seneng banget karena banyak presentasenya. Tapi kan ini tidak sesuai Populasi sebenarnya di kotak #1?
Kemudian ada Quick Count seperti dalam kotak #3. Yang dihitung lebih sedikit dari yang sudah dihitung di Real Count. Tapi yang dihitung sudah dipilih-pilih secara proporsional, dari A=1, B=2, dan C=1. Kalau diprosentase, hasilnya A=25%, B=50%, C=25%. Lho kok sama seperti prosentasi populasi?
Nah pertanyaan di kotak #4, mana yang lebih mendekati "Populasi sebenarnya"? Real Count yang belum selesai, atau Quick Count yang sudah kelar?
I love Statistics. 🩷🩷🩷
🔥🔥🔥