Rabu, 10 Juni 2026. Satu hari. Dua pernyataan dari gubernur yang sama.
Pertamax baru naik hampir Rp4.000 per liter.
Pramono Anung keluar dengan solusi:
"Dengan kenaikan BBM ini, peluang orang untuk naik transportasi umum juga makin besar."
Di hari yang sama, Pramono juga mengonfirmasi tarif Transjakarta dan Transjabodetabek akan segera disesuaikan ,dari Rp3.500 ke kisaran Rp10.000 hingga Rp15.000.
Tiga sampai empat kali lipat.
Jadi jalan keluarnya dari BBM mahal adalah naik Transjakarta. Dan Transjakartanya sendiri sedang akan naik tiga kali lipat.
Pertamax naik → pindah ke Transjakarta. Transjakarta naik → pindah ke mana?
Ini bukan soal salah satu kebijakan.
Ini soal pola yang sudah berlangsung bertahun-tahun.
Rupiah melemah → biaya impor naik → BBM naik → biaya hidup naik → subsidi tertekan → tarif transportasi umum naik.
Setiap domino jatuh ke rakyat.
Tarif Rp3.500 itu bertahan lebih dari 20 tahun , bukan karena pemerintah lupa menaikkan, tapi karena itu satu-satunya hal yang masih bisa dijangkau jutaan orang yang tiap hari menggantungkan mobilitas hidupnya pada angkutan umum.
Alasan pemerintah menaikkannya sekarang: subsidinya terlalu besar.
Pertanyaannya bukan apakah subsidi perlu diefisiensikan.
Pertanyaannya adalah: di negara yang APBN-nya 3.800 triliun, yang program prioritasnya saja terbukti bocor di mana-mana, kenapa yang pertama dipangkas selalu yang dipakai rakyat , bukan yang dinikmati kekuasaan?
@dinopattidjalal Terjemahkan cuitan Pak Dino pakai bahasa jalanan, karena beliau sangat santun dan elegan berbahasa.
"Lo tuh sebagai pemerintah gak usah banyak koar-koar.Pemerintah, pemimpin dipatuhi rakyat kalo kata dan perbuatannya nyambung. Bukan cuma ngomong doang"
Pak Anies memasak 🔥
Orang pinter kalo ngeroasting bikin mikir dan cuma yg akalnya nyampe yg paham😭
Masyarakat kita emang ga ramah sama majas satir.
Lagu mas bahlil ganteng yg sebenernya meme satir buat kritik pemerintah aja lama-lama jadi hiburan yg bikin masyakarat simpati sm bahlil.
Jadilah songwashing. Persepsi warga tentang kondisi atau figur politik itu berusaha diubah pake lagu yg catchy.
Kalo pak anies ini satire versi akademisnya 🤣
Pertanyaan trivia yang kedengerannya innocent tapi ujungnya: bapak pendidikan Indonesia jabatannya cuma 3 bulan hehehehe 🙂
Di Kalimantan Timur, satu keluarga pegang hampir semua kunci kekuasaan:
Rudy Mas'ud : Gubernur.
Hasanuddin Mas'ud (kakak kandung) : Ketua DPRD yang harusnya mengawasi Gubernur.
Rahmad Mas'ud : Wali Kota Balikpapan.
Syahariah Mas'ud : anggota DPRD Kaltim.
Hijrah Mas'ud : Tim Ahli Gubernur (sampai dicopot setelah diprotes).
Semua Golkar.
Semua satu trah.
Eksekutif dan legislatif.
Pengawas dan yang diawasi.
Saya dapat info bhw ada 17 calon Dubes asing yg sudah tiba di Jakarta tapi sampai sekarang masih MENUNGGU waktu utk memberikan surat kepercayaan kpd Presiden. Dari mereka ada yg sudah menunggu 8 bulan. Ada juga Dubes dari negara ASEAN yg menunggu 6 bulan. Karenanya, mereka belum bisa bekerja secara resmi.
Ini memberikan kesan buruk bagi negara2 sahabat yg mengirim Duta Besarnya ke 🇮🇩, apalagi Dubes 🇮🇩 di luar negeri selalu dgn cepat menyerahkan surat kepercayaan kpd host country. Tanpa menyalahkan siapapun, Mohon masalah ini dapat segera dituntaskan Istana krn menyangkut reputasi diplomatik kita.
Modal 253 milyar, Gub. DKI Jakarta Gratiskan biaya Sekolah di 103 sekolah. Gubernur kocak... wkwkw
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah meluncurkan program sekolah swasta gratis yang mencakup 103 sekolah di seluruh Jakarta untuk tahun anggaran 2026.
Program ini langsung menyasar keluarga kurang mampu agar anak-anak mereka bisa sekolah tanpa biaya sama sekali.
🌱45 sekolah dasar atau SD,
🌱 30 sekolah menengah pertama atau SMP,
🌱25 sekolah menengah atas dan kejuruan atau SMA serta SMK,
serta
🌱 3 sekolah luar biasa atau SLB.
Totalnya tetap 103 sekolah yang tersebar di lima wilayah administrasi Jakarta.
Untuk menjalankan program ini selama satu tahun penuh, Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan anggaran sebesar Rp253,6 miliar.
Dari jumlah itu, 40 sekolah yang sudah ikut program sebelumnya mendapat dana lengkap selama 12 bulan, sedangkan 63 sekolah baru mendapat dana selama 6 bulan.
Anggaran ini tidak dibagi per jenjang, melainkan dialokasikan secara keseluruhan untuk seluruh sekolah. Termasuk Pembayaran gaji dan honor guru serta tenaga pendidik, kegiatan penunjang pembelajaran. Sarana dan prasarana. Kegiatan ekstrakurikuler dan asesmen.
📹: wajah saya samarkan, kawatir diserang homeless media.
PASTIKAN BELI BARANG INI DI WAKTU YANG PALING TEPAT.
1. *BELI HANDPHONE - NOVEMBER*
Harbolnas 11.11 adalah Momen diskon elektronik terbesar sepanjang tahun.
2. *BELI KAMERA - FEBRUARI*
banyak toko elektronik kasih penawaran spesial di momen Valentine.
3. *BELI MOTOR - AGUSTUS*
dealer rutin gelar promo besar menyambut hari kemerdekaan.
4. *BELI MOBIL - DESEMBER*
dealer kejar target akhir tahun, posisi nego ada di tanganmu.
5. *BELI RUMAH - OKTOBER*
Indonesia Property Expo rutin digelar, DP dan harga terbaik bisa kamu dapat di sini.
Daun kelor ini emang ajaib. Penelitian mengenai khasiatnya udah ada sejak 1980. Makanya sekarang banyak obat atau suplemen dari daun kelor ini.
Manfaatnya antara lain:
- Potasiumnya 3x lebih banyak dari pisang
- Kalsiumnya 4x lebih banyak dari susu
- Vit C 7x dari lebih banyak dari jeruk
- Vit A 4x lebih banyak dari wortel
- Proteinnya 2x lipat lebih banyak dari susu
Cara nanemnya pun gampang. Tinggal tancep aja batangnya ke tanah, tanpa dipupuk udah bisa subur.
SETIAP UMUR PUNYA UJIANNYA
usia 0-7 tahun?
- ujian: pembentukan adab.
- solusi: beri teladan, bukan hukuman.
- karena anak belajar dari yang dia lihat, bukan dari yang kamu omongin.
usia 7-14 tahun?
- ujian: kedisiplinan.
- solusi: rutin, konsisten, tegas tapi lembut.
- karena mereka butuh struktur, bukan kekerasan.
usia 15-21 tahun?
- ujian: pergaulan dan pengaruh lingkungan.
- solusi: bangun komunikasi terbuka, jadi tempat curhat, bukan hakim.
- karena mereka butuh didengar, bukan dinasihati.
usia 21-35 tahun?
- ujian: karier, jodoh, dan kegalauan masa depan.
- solusi: belajar manajemen waktu, tingkatkan kapasitas diri, dekatkan diri pada allah.
- karena ini fase paling berat, tapi juga paling menentukan.
usia 35 tahun ke atas?
- ujian: tanggung jawab dan makna hidup.
- solusi: fokus pada kualitas ibadah dan ketenangan batin.
- karena kamu sudah gak butuh validasi orang, kamu butuh kedamaian hati.
-pemerintah
Guys, ada laporan baru dari lembaga riset Celios yang menurut gue adalah salah satu yang paling mengerikan yang pernah gue baca tentang kondisi ekonomi Indonesia.
Judulnya: Republik Oligarki Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026.
Dan datanya bukan dari sembarang sumber.
Dari Forbes.
Dari LHKPN.
Data yang sudah terverifikasi dan tidak bisa dibantah.
Fakta pertama yang langsung bikin gue sesak napas:
50 orang terkaya Indonesia hanya 50 orang total kekayaannya mencapai Rp4.600 triliun per 2026.
APBN Indonesia?
Rp3.800 triliun.
Artinya 50 orang itu lebih kaya dari seluruh anggaran negara yang digunakan untuk membiayai 270 juta rakyat Indonesia selama satu tahun penuh.
Satu tahun.
Gaji PNS, subsidi BBM, bayar utang, bangun jalan, biaya militer, semua program sosial semuanya masih kalah dari 50 orang itu.
Dan setiap harinya harta 50 orang itu naik Rp13 miliar per hari.
Sementara upah pekerja harian di Indonesia bergerak di kisaran Rp2.000 sampai Rp5.000 per jam.
Fakta kedua ketimpangan di antara pejabat negara sendiri:
Total kekayaan pejabat negara era Prabowo-Gibran: Rp1 triliun lebih.
Dan dari seluruh pejabat itu 73% kekayaannya hanya dikuasai oleh 12 orang.
Dua belas orang.
Yang masing-masing punya kekayaan di atas Rp1 triliun.
Siapa?
Salah satu yang terbesar adalah Menteri Pariwisata Widya Kusuma.
Ada juga Menteri Perumahan Rakyat.
Keduanya masuk dalam daftar lima pejabat terkaya.
Fakta ketigayang paling menohok soal TNI dan Polri:
Setiap tamtama TNI prajurit paling bawah butuh 252 tahun masa tugas untuk menyamai kekayaan Panglima TNI.
Dua ratus lima puluh dua tahun.
Kalau mulai kerja umur 20 baru bisa menyamai kekayaan atasannya di umur 272 tahun.
Itu bukan angka. Itu absurditas.
Di Polri sedikit "lebih baik" polisi golongan paling rendah butuh 139 tahun masa tugas untuk menyamai kekayaan Kapolri.
Ketimpangan ini bukan hanya antara rakyat dan orang kaya. Tapi di dalam institusi yang sama.
Di antara satu korps yang sama.
Fakta keempat anggota DPR versus konstituennya:
Anggota DPR Gorontalo kekayaannya 800 kali lipat dari rata-rata masyarakat Gorontalo yang mereka wakili.
Anggota DPR Yogyakarta 400 kali lipat dari rata-rata masyarakat Yogyakarta.
Orang-orang yang mengklaim mewakili rakyat hidupnya 400 sampai 800 kali lebih kaya dari rakyat yang katanya mereka wakili.
Dan mereka yang membuat undang-undang. Mereka yang memutuskan kebijakan pajak. Mereka yang menentukan siapa yang dapat subsidi dan siapa yang tidak.
Dan ini yang membuat seluruh gambar itu menjadi sangat gelap:
Celios mengajukan satu pertanyaan yang sangat sederhana: kalau 50 orang terkaya itu dipajaki hanya 2% dari total kekayaan mereka negara dapat berapa?
Rp93 triliun per tahun.
Sembilan puluh tiga triliun.
Setiap tahun.
Dari pajak 2% saja atas kekayaan 50 orang.
Itu lebih dari cukup untuk membiayai rekonstruksi bencana besar.
Untuk membenarkan semua perlintasan kereta berbahaya di Jawa yang butuh Rp4 triliun.
Untuk menggaji 8 juta guru honorer setahun penuh.
Untuk menutup seluruh defisit BPJS Kesehatan.
Hanya dari 50 orang.
Hanya 2%. Per tahun.
Tapi itu tidak terjadi.
Dan Celios menjelaskan kenapa:
Karena orang-orang yang punya kekayaan itu — adalah orang-orang yang sama yang membiayai kampanye politik, yang duduk di dewan komisaris BUMN, yang punya akses langsung ke pengambil keputusan.
Pajak kekayaan sudah masuk dalam rencana Kementerian Keuangan paling lambat 2028 kata mereka. Tapi implementasinya? Masih "akan akan akan" saja. Tidak pernah benar-benar dieksekusi.
Sementara yang terus dipajaki adalah kelas menengah yang sudah ngos-ngosan. Kelas menengah Indonesia turun 1,1 juta orang dalam setahun tapi mereka yang paling mudah dikejar pajaknya karena datanya ada, penghasilannya kelihatan.
Seperti kata peneliti Celios: berburu di kebun binatang. Hewannya kelihatan, tinggal tembak. Sementara yang benar-benar harus dipajaki terlalu kuat untuk disentuh.
Dan ini yang paling mengerikan dari seluruh laporan ini:
Ketimpangan yang ekstrem ini bukan hanya masalah ekonomi. Ini adalah bahan bakar untuk sesuatu yang jauh lebih berbahaya.
Celios menelusuri pola historis dan hasilnya konsisten. Ketika ketimpangan mencapai titik ekstrem dan orang-orang hopeless tidak melihat jalan keluar yang rasional mereka tidak lari ke gerakan buruh atau gerakan sosial yang terorganisir.
Mereka lari ke kelompok-kelompok yang menawarkan identitas, musuh bersama, dan rasa memiliki.
Di Italia 1930-an orang yang di-PHK direkrut oleh Black Shirt. Di Jerman industri tutup, pengangguran meledak, orang mencari pegangan.
Di Indonesia sendiri kerusuhan 1998 dan berbagai gejolak sosial sesudahnya, ketika ditelusuri, akar masalahnya selalu sama: ketimpangan ekonomi yang dibalut isu identitas.
Dan tanda-tandanya sudah mulai terlihat sekarang ormas-ormas yang berdemo bukan ke instansi pemerintah tapi ke lembaga bantuan hukum masyarakat sipil, bayaran demo yang menjadi solusi pengangguran, program-program besar yang menyerap tenaga kerja tapi dengan cara yang menciptakan ketergantungan bukan kemandirian.
Solusi yang Celios rekomendasikan dan ini sangat konkret:
Satu — pajak kekayaan 2% untuk 50 orang terkaya. Langsung hasilkan Rp93 triliun per tahun. Bukan mimpi Brazil dan Colombia sudah melakukannya dengan komite audit independen.
Dua — moratorium MBG. Hentikan sementara, perbaiki tata kelola dari akar, baru jalankan lagi dengan tepat sasaran fokus ke daerah 3T dan keluarga miskin ekstrem, bukan merata ke semua sekolah termasuk swasta di Jabodetabek.
Tiga — kembalikan 20 triliun yang diambil dari anggaran kesehatan ke Kementerian Kesehatan untuk program stunting yang sudah terbukti efektif. Benefit yang dihasilkan: Rp400 triliun. Versus MBG yang belum jelas benefit konkretnya.
Empat — pajak windfall untuk komoditas yang sedang untung besar batu bara, sawit, nikel, minyak. Mereka untung dari harga global yang tinggi, sementara rakyat menanggung subsidi energi. Ini bukan soal nasionalisasi ini soal keadilan distribusi keuntungan.
Indonesia bukan negara miskin. Indonesia adalah negara yang kekayaannya terkonsentrasi pada sangat sedikit orang, yang sistem pajaknya melindungi orang kaya dan membebani kelas menengah, dan yang program-program besarnya lebih banyak menciptakan celah korupsi baru daripada menyelesaikan masalah lama.
50 orang lebih kaya dari APBN. 12 pejabat kuasai 73% kekayaan seluruh pejabat negara. Tamtama butuh 252 tahun untuk menyamai Panglima. Anggota DPR 800 kali lebih kaya dari konstituennya.
Dan solusinya sudah ada. Jelas. Terukur. Bisa dijalankan hari ini.
Yang tidak ada adalah kemauan politik untuk melakukannya. Karena yang harus meloloskan kebijakan pajak kekayaan itu adalah orang-orang yang sama yang akan paling terdampak olehnya.
Itu bukan korupsi yang bisa ditangkap KPK. Itu adalah struktur. Dan struktur hanya bisa diubah kalau tekanan dari bawah lebih kuat dari kenyamanan di atas.
⚠️ Disclaimer: Berdasarkan laporan Celios "Republik Oligarki Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026" dan wawancara peneliti Celios Bima Yudistira. Data bersumber dari Forbes dan LHKPN yang dapat diverifikasi publik. Ini analisis berbasis riset independen bukan tuduhan hukum kepada individu manapun.
KALAU PENYAKIT BISA BICARA MEREKA AKAN "TERIAKK"
1. TUMOR
“Aku tumbuh pelan-pelan karena kamu terlalu lama menahan.
Marah kamu simpan, sedih kamu tutup,
Kecemasan kamu pendam.
Yang tidak keluar... akhirnya mencari jalan sendiri.”
2. AUTOIMUN
“Aku muncul saat kamu terus melawan dirimu sendiri.
Di luar kamu bilang ‘aku kuat’, padahal di dalam kamu lelah.
Tubuhmu ikut bingung,
karena kamu tak pernah jujur pada rasa.”
3. KANKER
“Aku besar dari luka yang kamu kunci rapat.
Maaf yang tak pernah terucap.
Tangis yang tak pernah tumpah.
Sakit hati yang tak pernah sembuh.”
4. STRES KRONIS
“Aku bukan cuma di pikiran.
Aku masuk ke tidurmu, ke makananmu, ke napasmu.
Kamu bilang ‘aku baik-baik saja’,
padahal tubuhmu berteriak minta istirahat.”
5. INSOMNIA
“Aku datang karena kepalamu tak pernah benar-benar berhenti.
Kamu rebah, tapi pikiranmu masih berlari.
Kapan terakhir kali kamu benar-benar tenang?”
6. SAKIT MAAG / LAMBUNG
“Aku perih karena kamu terlalu sering ‘menelan’ keadaan.
Tidak enak hati.
Tidak enak menolak.
Tidak enak berkata jujur.”
Cukup...
Tubuh bukan musuh.
Ia hanya alarm.
Belajar dengarkan sebelum ia teriak lebih keras.
SUMPAH JANGAN SAMPE NYESEL USIA 35 BARU TAU INI 😭😭😭
1.Sering lemes → B12 / B Complex
2.Mudah sakit → Vitamin C
3.Tulang mulai ngilu → Calcium + D3
4.Susah tidur → Magnesium
5.Kulit kering → Vitamin E
6.Jerawatan → Zinc
7.Mata capek → Vitamin A
8.Pusing karena kurang darah → Zat Besi
9.Rambut rontok → B Complex / Zinc
10.Badan gampang capek → B Complex
@LambeSahamjja Trias Politika sdh hancur.. lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif yg katanya tdk bisa saling intervensi skrng malah saling kerjasama dan melindungi penguasa beserta kroni2nya demi cuan dan bancak'an.. satu2nya jalan adlh rakyat bergerak spt di AS
Guys, Feri Amsari lagi ngebedah program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan poin utamanya tuh bukan soal niatnya baik atau nggak, tapi cara jalannya yang dianggap bermasalah secara hukum dan sistem.
Jadi gini… menurut dia, program sebesar MBG ini harusnya punya dasar hukum yang jelas.
Masalahnya?
- Nggak ada undang-undang khusus yang ngatur program ini secara detail.
Yang ada cuma masuk ke anggaran di Undang-Undang APBN.
Padahal angkanya nggak main-main:
- Bisa tembus sekitar Rp1,2 triliun per hari
-atau sekitar Rp300–360 triliun per tahun
Nah, di sini dia mulai nyerang logikanya:
Program segede ini, makan duit ratusan triliun,
tapi:
-Tujuannya nggak dijelasin secara ilmiah
-Mekanismenya nggak transparan
-Nggak ada kajian dampak (kayak RIA / analisis ekonomi)
-Bahkan nggak ada uji coba (pilot project)
Jadi menurut dia:
ini kayak program besar tapi lompat langsung jalan tanpa test dulu
Masalah makin keliatan di lapangan
Dia juga nyorot fakta-fakta kejadian:
-Ada makanan nggak layak (mentah, dll)
-Ada kasus keracunan
- Distribusi nggak rapi
Kenapa bisa dibilang berpotensi langgar konstitusi?
Karena di Undang-Undang Dasar 1945 itu jelas:
- Negara wajib melindungi hak warga, termasuk:
- hak hidup layak
- hak kesehatan
- perlindungan anak
Tapi kalau program negara justru:
- bikin orang sakit
-distribusinya kacau
-nggak dirancang dengan benar
Maka niat baik aja nggak cukup, bisa dianggap melanggar konstitusi
Dia bilang Indonesia itu problemnya bukan cuma program, tapi sistem politiknya juga:
DPR + pemerintah terlalu sejalan(koalisi besar)
Hampir nggak ada oposisi kuat
Akibatnya:
program pemerintah mudah lolos tanpa kritik serius
Program bagus + eksekusi ngawur = tetap bahaya
Kalau nggak, ya siap-siap aja digugat ke Mahkamah Konstitusi.
Tapi bukannya Mahkamah Konstitusi juga bisa di sogok ya sekarang???
Surat Al-An’am — Saat Akal Menemukan Tuhannya
Surat Al-An'am adalah salah satu surat panjang dalam Al-Qur’an (165 ayat). Yang istimewa, surat ini turun sekaligus dalam satu malam — tidak bertahap seperti kebanyakan surat lain.
Ini menunjukkan bahwa isinya sangat penting.
---
Apa inti dari Al-An’am?
Surat ini sebenarnya mengajak manusia untuk berpikir.
Dari awal, Allah langsung mengingatkan:
> Langit, bumi, gelap, terang — semua ini ada yang menciptakan.
Artinya sederhana: ➡️ Lihat dunia di sekitarmu
➡️ Gunakan akalmu
➡️ Kamu akan sampai pada kesimpulan: ada Tuhan yang menciptakan semuanya
---
Bukan dengan paksaan, tapi dengan logika
Di dalam Al-An’am, Allah tidak memaksa manusia untuk percaya.
Sebaliknya, Allah mengajak berdialog, memberi argumen, dan membuka cara berpikir.
Contohnya ada pada kisah Nabi Ibrahim:
Ia melihat bintang → hilang → bukan Tuhan
Ia melihat bulan → hilang → bukan Tuhan
Ia melihat matahari → hilang → bukan Tuhan
Lalu ia sadar:
➡️ Yang pantas jadi Tuhan adalah yang tidak pernah hilang
➡️ Yaitu Allah, Pencipta segalanya
---
Pelajaran penting: iman dan akal
Dari kisah Ibrahim, kita belajar:
Iman bukan sekadar ikut-ikutan
Iman bukan menutup mata
Iman yang benar lahir dari akal yang jujur
Allah bahkan berfirman (Al-An’am: 75): ➡️ Ibrahim diperlihatkan tanda-tanda, agar ia yakin
Jadi dalam Islam: 👉 Akal itu dipakai
👉 Bukan dimatikan
---
Melawan cara pikir yang salah
Manusia sering hanya mencari pembenaran atas apa yang sudah ia percaya.
Tapi Al-An’am mengajarkan kebalikannya: ➡️ Cari kebenaran, walaupun harus mengubah keyakinan lama
Itulah yang dilakukan Ibrahim.
---
Aturan hidup yang sederhana tapi kuat
Di bagian akhir (ayat 151–153), ada prinsip hidup yang sangat penting:
Jangan menyekutukan Allah
Hormati orang tua
Jangan bunuh anak
Jangan berbuat keji
Jangan membunuh tanpa alasan benar
Jaga harta anak yatim
Jujur dalam timbangan
Berkata adil
Tepati janji
Intinya: ➡️ Hubungan dengan Allah benar
➡️ Hubungan dengan manusia juga benar
---
Kesimpulan besar Al-An’am
Di akhir surat, Allah memberi satu arah hidup:
> Shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanya untuk Allah
Artinya: ➡️ Hidup punya tujuan yang jelas
➡️ Semua yang kita lakukan punya arah
➡️ Tidak kosong, tidak bingung
---
Penutup sederhana
Al-An’am mengajarkan satu hal besar:
👉 Gunakan akalmu dengan jujur
👉 Lihat dunia dengan sadar
👉 Maka kamu akan menemukan Tuhanmu
Dan ketika itu terjadi…
➡️ Hidup jadi lebih jelas
➡️ Lebih tenang
➡️ Lebih terarah
MBG adalah bisnis Renyah memabukkan.
Hitungannya sbb :
1) 1 (satu) dapur SPPG rata-rata dapat jatah 2.500 porsi per hari
2) uang diterima per hari dari BGN 2.500 x Rp 15.000 = Rp 37.500.000, dengan pembagian sbb :
a) sewa dapur Rp 3.000 x 2.500 = Rp 7.500.000
b) operasional Rp 2.000 x 2.500 = Rp 5.000.000
c) biaya makanan Rp 10.000 x 2.500 = Rp 25.000.000
Jika tiap bulan 24 hari, maka yang masuk ke kantong mitra BGN adalah : 24 x Rp 12.500.000 = Rp 300.000.000 (tiga ratus juta) per bulan.
Betapa nikmatnya yg punya dapur SPPG 10, 100, dan 1.000
Jika “Polri” punya lebih 1.000 dapur SPPG maka tiap bulan setiap 1.000 dapur menerima minimal Rp 300.000.000.000 (tiga ratus milyar).
risiko invetasi di obligasi dan reksadana itu, uang tdk muter ke UMKM.
tapi ya mindos melakukan investasi obligasi dan reksadana ini sejak 4 tahun lalu. Cukup buat bayar KPR Subsidi, Motor Suprax Plat BG warna item. Pajak mati setahun.
• Fokus ke investasi Obligasi—SBN Syariah = no risk, return 4-5,5% per tahun.
• Reksadana Pendapatan Tetap
Reksadana Pasar Uang (risiko paling rendah). = Low Risk, return 5-7% per tahun.
• dan rencana tahun ini, coba masuk ke reksadana Syariah juga reksadana saham. = Medium rare Risk, High Return.
🌱 makanya mau ikut pelatihan gitu lho. yang digelar Finplat Academy, tgl 06 april 2026.
https://t.co/fujCbSbeuZ