BAD NEWS !!!
SELURUH INDONESIA SUDAH TERTUTUP GAS KARBON MONOKSIDA (CO) DI ATAS RATA RATA.
info aja, karbon monoksida (CO) adalah GAS BERACUN yang tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa. sumbernya saat ini paling banyak akibat karhutla.
REVOLUSI APA YANG KITA MAU? CUMA GANTI PRESIDEN, ATAU MENGUBAH SISTEM YANG SELAMA INI MEMBUAT DAERAH TERUS BERGANTUNG PADA PUSAT?
Wak wak ku, dunia sedang bergolak. Pada 17 Oktober 2026, gelombang demonstrasi terjadi di Prancis, Italia, dan Belgia, sementara Albania juga menghadapi eskalasi protes. Pemicu dan tuntutan mereka tidak seragam wak, mulai dari biaya hidup, layanan publik, pendidikan, sampai korupsi dan tuntutan perubahan politik.
Pertanyaannya, Indonesia mau belajar dari kegelisahan itu atau sekadar menjadi penonton?
Tapi bagi awak, persoalan Indonesia lebih mendasar daripada sekadar siapa yang duduk di kursi presiden.
Kalau perubahan hanya berakhir dengan mengganti Prabowo, lalu orang baru mengambil alih kekuasaan dengan sistem yang sama, apa yang benar-benar berubah bagi kami di daerah?
Apa gunanya mengganti pemimpin kalau keputusan strategis tetap menumpuk di pusat? Apa gunanya bicara revolusi kalau daerah penghasil kekayaan alam masih berjuang mendapatkan manfaat yang sepadan dari kekayaan wilayahnya sendiri?
AWAK TIDAK HANYA MENGINGINKAN PERGANTIAN WAJAH. TAPI AWAK JUGA MENGINGINKAN PERUBAHAN STRUKTUR KEKUASAAN.
Indonesia punya persoalan yang tidak selesai hanya dengan mencari satu sosok pemimpin yang dianggap paling pintar, paling bersih, atau paling layak.
Sebab, sebaik apa pun orang yang memimpin, kekuasaan yang terlalu terpusat tetap berisiko melahirkan keputusan yang jauh dari kebutuhan masyarakat di daerah.
Hari ini kita bisa mengganti presiden. Besok kita bisa mengganti menteri. Tetapi kalau pola hubungan pusat dan daerah tidak berubah, masyarakat di luar pusat kekuasaan bisa saja terus menghadapi persoalan yang sama.
Karena itu, awak ingin membawa satu gagasan yang jarang ditempatkan di tengah perdebatan politik nasional: FEDERALISME.
Bukan karena awak ingin memusuhi Jawa. Bukan pula karena awak ingin memecah masyarakat berdasarkan asal daerah. Justru sebaliknya, awak ingin hubungan antardaerah dibangun di atas pembagian kekuasaan yang lebih adil, bukan ketergantungan yang terus dipelihara.
Coba pikirkan.
Buat apa revolusi jika daerah tetap kesulitan menentukan arah pembangunannya sendiri?
Buat apa revolusi jika keputusan penting tentang tanah, tambang, hutan, dan sumber daya daerah terus menjadi sumber konflik antara kepentingan pusat, pengusaha, dan masyarakat setempat?
Buat apa revolusi jika daerah penghasil hanya menanggung kerusakan lingkungan, sementara manfaat ekonominya tidak dirasakan secara sepadan oleh masyarakat?
Buat apa revolusi jika kebijakan nasional terus diseragamkan tanpa cukup mempertimbangkan kondisi geografis, sosial, dan kebutuhan setiap daerah?
Buat apa mengganti rezim jika rakyat di daerah tetap merasa seperti penonton di tanahnya sendiri?
YANG AWAK PERSOALKAN BUKAN JAWA SEBAGAI MASYARAKAT. YANG AWAK PERSOALKAN ADALAH SENTRALISASI KEKUASAAN.
Jangan sampai kritik terhadap ketimpangan pusat dan daerah berubah menjadi kebencian terhadap sesama rakyat. Warga Jawa juga berhak atas kehidupan yang layak. Persoalannya adalah bagaimana memastikan warga Kalimantan, Sumatra, Sulawesi, Papua, Maluku, Nusa Tenggara, dan seluruh wilayah Indonesia memperoleh kedudukan yang adil dalam menentukan masa depannya.
Federalisme, bagi awak, harus berarti pembagian kewenangan yang jelas, ruang politik yang lebih kuat bagi daerah, pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab, dan mekanisme pemerataan yang transparan.
Tentu saja, federalisme bukan obat ajaib. Sistem itu juga bisa melahirkan elite lokal yang korup, ketimpangan antardaerah, dan penyalahgunaan kekuasaan. Karena itu, perubahan sistem harus disertai perlindungan hak warga, pengawasan independen, peradilan yang kuat, dan pembagian kewenangan yang dirancang secara matang.
Indonesia saat ini adalah negara kesatuan. Mengubahnya menjadi federasi akan membutuhkan perubahan konstitusional dan kesepakatan politik yang luas, bukan sekadar slogan di jalanan.
Lanjut...👇
🚨🚨BREAKING NEWS🚨🚨
—-PALANGKARAYA, KALIMANTAN TENGAH—-
🆘🆘 KALIMANTAN STILL BURNING 🆘🆘
🧑🏻🚒LIVE REPORT🎥
📅 Minggu,18 Oktober 2026
📍https://t.co/TUwnaTqxOF. Soekarno di Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
SAY IT LOUD, SAY IT LOUDER!! 🚨
WOI, KARHUTLA BUKAN ISU MUSIMAN YANG BOLEH DILUPAIN BEGITU AJA. Hutan kebakar, warga ngirup asap, ekosistem hancur. Terus kita disuruh move on??
Keep talking about it. Keep making noise. Biar makin banyak yang aware, biar yang bertanggung jawab nggak bisa pura2 ga tahu.
#AllEyesOnIndonesia
#IndonesiaButuhOksigen
#SalingJagaWarga
URGENT / SOS ‼️🚨🔥
Minggu, 18 Okt 2026 jam 1 pagi WIB, karhutla kembali membakar kawasan Rakumpit, Kota Palangka Raya, Kalteng.
Please, keep raising your voice! Bersuara aja belum tentu didengar mereka, apalagi kalau cuma terduduk diam dan gak peduli. Amplifikasikan terus beritanya sampai ada penanganan serius ‼️
Kalian tau kasus anak down syndrom dibunuh sesama anak-anak, leher dijerat pake tali sepatu, mulut dijejalin sabun colek, udah diautopsi juga lambungnya terdapat sabun. Kejadiannya di rungkut surabaya. Pelakunya 2 anak yg masuk nyelonong ke rumah korban hanya untuk membunuh berkedok membully.
beneran isu karhutla dibuat tenggelem, beberapa hari ini yang engangement nya tinggi malah hal hal yang gak penting, aku orang kalimantan dan disini asap masih tebel pembakaran lahan trs terjadi, dan kalo demo mereka ngirim parcok buat mukulin pendemo sampai bubar—
Belajarlah berdamai dengan ujian hidupmu, bukan karena semuanya mudah, tapi karena kamu percaya, ada kasih sayang Allah di balik setiap ketetapan-Nya.
Bisa jadi, di saat kamu merasa paling lemah, Allah sedang mengajarkan hatimu untuk lebih dekat kepada-Nya.
Tolong jadi manusia sewajarnya, jangan jahat2.
Kalo belum bisa jadi baik, minimal bisa jaga sikap, jaga ucapan, jaga ketikan kalian di sosmed.
Tolong jangan jadi alasan orang lain ga mau makan, over thinking, nangis diem2, depresi bengong ga semangat hidup.
Ketikan kalian, yg menurut kalian biasa aja, kalian pikir itu bercanda, bahkan fitnah yg kalian buat2 bisa jadi senjata buat hancurkan nama baik dan mental bahkan kehidupan orang lain.
Tolong bercermin dahulu sebelum bertindak, bagaimana kalau hal buruk yang ingin kamu lakukan terhadap orang lain kalau itu terjadi kepadamu, apakah kamu masih akan baik-baik saja?? Tentu saja tidak kan, kamu belum tentu kuat, orang lain pun sama.
Bahkan bermain sosmed pun harus memakai adab dan etika, apapun yg kalian lakukan selama masih hidup, adab etika harus selalu dipakai, baik di dunia nyata ataupun sosmed.
Kurang2in berbuat jahat, hidup belum tentu sampai lusa kok!!
Allah selalu bersama kita.
Dia melihat setiap air mata yang kita sembunyikan, mendengar setiap doa yang hanya mampu kita ucapkan dalam hati, dan mengetahui setiap luka yang tidak pernah kita ceritakan kepada siapa pun.
Even if i chose all over again, i’d still choose you. The girl from Indonesia, the Carmen Hachu and Caramels know and love.
I just wish the world was kinder to you, that you’d get all the love you deserve, and that everything hurting you would go away.
kalo lewat HELP RT
aku BU untuk beli obat, makan keperluan lain2 utk keluargaku yg terpapar asap 🥹
aku jualan nasi serba 10ribu, yuk dibantu larisin lumayan untungnya bisa buat obat asma, bahan makanan, dll 🥹🫶
gilaaa di surabaya ada anak berkebutuhan khusus dibully sama temennya (10 taun). pas ditemuin si anak udah meninggal dlm keadaan lehernya terikat tali.... mirisnya lg anak2 yg ngebunuh itu masih berkeliaran bebas🙂🙂