Namanya adalah K.H. Agus Salim, seorang menteri luar negeri genius yang menguasai 9 bahasa asing dan sangat disegani di panggung diplomasi dunia.
Julukannya adalah "The Grand Old Man"
Sosok diplomat ulung yang berhasil merebut pengakuan kedaulatan pertama untuk Indonesia dari Mesir pada tahun 1947. Beliau juga merupakan tokoh pergerakan Sarekat Islam, anggota Panitia Sembilan penentu dasar negara, serta jurnalis yang tajam.
Namun di balik kebesaran namanya, hidupnya jauh dari kemewahan. Suatu hari, seorang rekan seperjuangan terkejut saat memergokinya sedang duduk di lantai rumah kontrakan sempitnya, sibuk menambal sendiri sebuah panci dapur yang bocor.
Bagi Agus Salim, jabatan bukanlah ladang kekayaan, melainkan sebuah pengabdian. Beliau memegang teguh prinsip hidup:
"Memimpin adalah menderita",
Sebuah keteladan abadi tentang kecerdasan tinggi yang menyatu erat dengan kesederhanaan sejati.
Semoga kita bisa meneladani Beliau.
Amiiin π€²
Di usia 72 tahun, ia tidak mencuri untuk serakah, ia hanya mengambil sedikit getah karet agar istri dan cucunya tak kelaparan. Saat tak ada yang mau menolong, hukum datang lebih dulu daripada belas kasihan. Semoga keadilan hadir dengan hati, agar Kakek Mujiran bisa menghabiskan sisa usianya di rumah, bukan di balik jeruji.
#KeadilanBukanHanyaAturan
Protes Mens Rea panji pragiwaksono
Aksi unjuk rasa digelar oleh aktivis muda NU dan Muhammadiyah di depan kantor Komdigi dan KPI Pusat, Jakarta, Rabu (7/1/26).
Massa meminta evaluasi tayangan Mens Rea di Netflix yang dinilai memicu polemik. Para peserta aksi menilai materi yang disampaikan berpotensi menimbulkan polarisasi dan merendahkan kelompok masyarakat tertentu.
Pemerintah diminta bersikap tegas, sementara Pandji Pragiwaksono didorong menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf. Aksi berlangsung tertib dan damai dengan membawa berbagai poster aspirasi.
@127_nd @glaadlys@tanyarlfes Scr biologis mahram, krn darah dagingnya, tp scr hukum fiqh/hukim.l islam nggak. Oleh krnnya tdk bs bin bapak biologisnya, dan tdk punya hak waris.
@wawkoe@ch_chotimah2@jokowi Siap bilang dia plonga plongo, dia tuh wapres terbaik yg dimiliki Indonesia. Kata pakar keblinger Ade Armando sih wakakakaka...
Beda adoh Bu, pajak kok disamakan dengan zakat. Zakat itu utk yang mampu, itupun ada batas nisabnya, sedang pajak? Zakat itu utk 8 asnaf, sedang pajak?
Cangkemu durung tau diseseli pacul yo?
Di tengah ramainya kenaikan pajak bumi dan bangunan (PBB) di Pati dan Jombang, Menteri Keuangan Sri Mulyani melontarkan pernyataan kontroversi, bayar pajak sama dengan zakat dan wakaf
Nusron Wahid Minta Maaf, Sebut Pernyataan βSemua Tanah Milik Negaraβ Hanya Bercanda
π Baca selengkapnya https://t.co/BPjXbVzjs1
| #NusronWahid#TanahMilihNegara#MenteriPrabowo
Oleh @zenrs
Esai ini bukan sekadar daftar nama. Ia lahir dari kerja panjang memverifikasi 135 korban satu per satu, sebsa mungkin tak ada yang terlewat. Kata demi kata diobrak-abrik, dipasang ulang, agar nama-nama mereka bukan sekadar tempelan di daftar panjang, melainkan tumbuh sebagai napas hidup di dalam paragraf. Karena tragedi Kanjuruhan tak hanya soal stadion runtuh, melainkan juga tentang bagaimana kekuasaan mengubah kebenaran menjadi debu yang hanya akan tampak saat disorot oleh cahaya tertentu.
Maka, membaca esai ini sebaiknya tak cukup dalam hati. Sebutkanlah nama-nama mereka, setidaknya lirih. Sebab ingatan tak lahir dari diam; ia perlu dilatih, diulang, dipanggil dengan suara. Menyebut nama adalah cara sehari-hari menolak lupa, sebuah latihan untuk memastikan sejarah tak hilang dihapus lampu stadion yang baru.