Sebagai orang yg sering ikut tender, instansi si ijo kalo udah arahnya pengadaan, korupsinya bener2 dengan nominal yg ga masuk akal, bukan membenarkan korupsi lain ya, tapi mereka tuh "ambil kue" selalu ga kira2 bisa 70% sendiri.
Dan kabar buruknya presiden kita darisana
Ternyata otak kita bisa dipengaruhi oleh self-talk, baik itu positif maupun negatif. Gue sering baca di buku pengembangan diri kalau self-talk itu bermanfaat dan ternyata ada penelitiannya.
Berikut penjelasan sederhananya:
-Self-talk positif, misalnya โSaya mampuโ, โSaya berhargaโ dapat mengaktifkan jaringan otak yang terkait dengan motivasi, regulasi emosi, dan penghargaan diri.
-Self-talk negatif juga memengaruhi otak, dengan efek negatif jangka panjang. Namun ada penelitian yang menunjukkan bisa meningkatkan motivasi kita untuk suatu target tertentu.
Self-talk bahkan bisa memengaruhi konektivitas fungsional antar wilayah otak, serta berpotensi memicu perubahan jangka panjang melalui proses neuroplastisitas. Efek ini tidak terjadi secara โajaibโ atau instan pada setiap sel otak, melainkan bertahap melalui perubahan aktivitas dan komunikasi antar sel saraf.
Sumber:
-The effects of positive or negative self-talk on the alteration of brain functional connectivity by performing cognitive tasks.
-Self-affirmation activates brain systems associated with self-related processing and reward and is reinforced by future orientation.
Baru tau kuliah IT di Yangzhou, cuma bayar 25juta 3 tahun untuk S2, satu taun kelas bahasa 2 tahun kelas jurusan. Kata aku mending pada kuliah disini dah๐คฃ pantes banyak bgt anak indo kuliah mandiri disini
๐๐ฎ๐ป๐ด ๐๐ฒ๐ฑ๐ฒ @kangdede78: ๐๐๐๐๐ฒ๐ฟ ๐๐ฎ๐ฑ๐ถ ๐๐ผ๐บ๐ถ๐๐ฎ๐ฟ๐ถ๐, ๐๐ฉ ๐๐ถ๐ฑ๐๐ด๐ฎ ๐ฃ๐ฎ๐น๐๐, ๐ง๐ฒ๐๐ฎ๐ฝ ๐๐บ๐ฎ๐ป ๐ฑ ๐ง๐ฎ๐ต๐๐ป
Gimana caranya seseorang bisa jadi Komisaris Independen BUMN selama 5 tahun penuh, padahal ๐ถ๐ท๐ฎ๐๐ฎ๐ต๐ป๐๐ฎ ๐ฑ๐ถ๐ฑ๐๐ด๐ฎ ๐๐ถ๐ฑ๐ฎ๐ธ ๐ฎ๐ฑ๐ฎ, perusahaan tempat kerjanya diduga tidak ada, dan keahliannya ๐ฐ๐๐บ๐ฎ ๐ฐ๐๐ถ๐๐ฎ๐ป ๐ฑ๐ถ ๐ง๐๐ถ๐๐๐ฒ๐ฟ?
Nama lengkapnya Kristia Budiyarto. Dikenal publik sebagai Kang Dede, pemilik akun @kangdede78. Bukan ahli pelayaran. Bukan praktisi transportasi laut. Kualifikasi utamanya: koordinator tim media sosial pemenangan Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019, aktif meramaikan tagar dukungan dan ๐บ๐ฒ๐ป๐ด-๐ฐ๐ผ๐๐ป๐๐ฒ๐ฟ ๐๐ฒ๐ฟ๐ฎ๐ป๐ด๐ฎ๐ป ๐ฝ๐ผ๐น๐ถ๐๐ถ๐ธ ๐ฑ๐ถ ๐ฑ๐๐ป๐ถ๐ฎ ๐บ๐ฎ๐๐ฎ.
Selesai Pilpres Jokowi menang. Kang Dede dapat hadiah.
Pada 2 November 2020, Menteri BUMN Erick Thohir menunjuknya sebagai Komisaris Independen PT Pelni melalui SK-354/MBU/11/2020. PT Pelni, perusahaan pelayaran nasional yang mengangkut jutaan penumpang ke seluruh pelosok Indonesia. Tidak ada seleksi terbuka. Tidak ada uji kompetensi. Buzzer menang Pilpres, dapat kursi BUMN.
Sampai sini mungkin masih terasa normal untuk standar perpolitikan kita. Tapi tunggu dulu.
Januari 2025, Tempo melakukan investigasi terhadap profil resmi Kang Dede di laman PT Pelni. Di sana tertulis ia lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuddin, Sulawesi Selatan. Tempo lalu mengecek ke Pangkalan Data Pendidikan Tinggi dan menghubungi pihak kampus langsung.
Hasilnya mengejutkan.
Direktur Kemahasiswaan Universitas Hasanuddin mengonfirmasi bahwa ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐๐ฒ๐ฑ๐ฒ ๐๐ถ๐ฑ๐ฎ๐ธ ๐๐ฒ๐ฟ๐ฐ๐ฎ๐๐ฎ๐ ๐๐ฒ๐ฏ๐ฎ๐ด๐ฎ๐ถ ๐ฎ๐น๐๐บ๐ป๐ถ. Bukan drop out. Bukan pindah jurusan. Tidak pernah tercatat sebagai mahasiswa sama sekali. Unhas bahkan menambahkan bahwa universitas mereka tidak memiliki Fakultas Ilmu Komunikasi, sehingga ๐ณ๐ฎ๐ธ๐๐น๐๐ฎ๐ ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐ฑ๐ถ๐ฐ๐ฎ๐ป๐๐๐บ๐ธ๐ฎ๐ป ๐ฑ๐ถ ๐ฝ๐ฟ๐ผ๐ณ๐ถ๐น ๐ฟ๐ฒ๐๐บ๐ถ๐ป๐๐ฎ ๐ถ๐๐ ๐๐ถ๐ฑ๐ฎ๐ธ ๐ฝ๐ฒ๐ฟ๐ป๐ฎ๐ต ๐ฎ๐ฑ๐ฎ.
Riwayat kerjanya pun bermasalah. PT Planet Tecno yang ia cantumkan sebagai tempat kerja ๐๐ถ๐ฑ๐ฎ๐ธ ๐ฑ๐ถ๐๐ฒ๐บ๐๐ธ๐ฎ๐ป ๐ฑ๐ถ ๐ฑ๐ฎ๐๐ฎ๐ฏ๐ฎ๐๐ฒ ๐๐ถ๐๐ท๐ฒ๐ป ๐๐๐จ ๐๐ฒ๐บ๐ฒ๐ป๐ธ๐๐บ ๐๐๐ , maupun di mesin pencari internet.
Tempo menghubungi Kang Dede via WhatsApp. Pesan terkirim. Tidak dibalas. Telepon tidak diangkat.
PT Pelni juga tidak mau berkomentar. Manajemen hanya berkata mereka percaya Kementerian BUMN menempatkan orang-orang terbaiknya. Percaya. Tanpa verifikasi. Selama 5 tahun penuh.
Lalu apa yang terjadi setelahnya? Apakah ia dicopot karena skandal ini?
Tidak.
Kang Dede baru dicopot pada November 2025, setelah Erick Thohir tidak lagi menjabat Menteri BUMN. Bukan karena CV diduga palsu. Bukan karena tekanan publik. Tapi karena ๐ฝ๐ฒ๐น๐ถ๐ป๐ฑ๐๐ป๐ด๐ป๐๐ฎ ๐๐๐ฑ๐ฎ๐ต ๐ฝ๐ถ๐ป๐ฑ๐ฎ๐ต ๐ธ๐๐ฟ๐๐ถ.
Dan respons Kang Dede setelah dicopot? Santai saja. Ia bilang masa jabatan komisaris memang 5 tahun, tergantung RUPS mau diperpanjang atau tidak, dan ia bersyukur bisa selesai 5 tahun penuh sesuai SK penugasan.
Selesai dengan senyum. Tidak ada investigasi lanjutan. Tidak ada sanksi. Tidak ada pertanggungjawaban.
Ini bukan sekadar soal satu orang dengan CV diduga fiktif. Ini soal sistem yang tidak punya mekanisme verifikasi dasar. Sistem yang menunjuk komisaris BUMN berdasarkan kesetiaan politik, bukan kompetensi. Sistem yang baru bergerak bukan karena ada pelanggaran, tapi karena ada pergantian patron.
Kang Dede sudah pergi. Tapi sistem yang melahirkannya ๐บ๐ฎ๐๐ถ๐ต ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐ท๐ฎ๐น๐ฎ๐ป.
BBBBBBHAP. Tugas utama Komisaris terhadap Direktur:
> Melakukan P E N G A W A S A N
> Memberikan N A S I H A T
Meanwhile Pertamina Retail:
Direkturnya Komisarisnya
Bangsat ini seriusan profile summary posisi Komisaris di website resmi Pertamina kayak gini?
Masa pengalaman cuma aktif dalam berbagai organisasi udah kayak fresh grad yg lagi daftar magang ๐คฃ
Our country is a fucking joke
Una psiquiatra de Stanford avisa: la gente estรก mรกs deprimida y ansiosa que hace 30 aรฑos porque vivimos enganchados al placer fรกcil.
8 consejos para resetear tu dopamina de forma natural:
1/ No tocar el mรณvil la primera hora del dรญa.
UMUR 30+ DAN BARU MULAI BELAJAR LAGI? TELAT GA SIH? ๐ค
Haii !!! Aku gen milenial yang setahun lalu masih jadi manusia super duper pemalas yang siklus hariannya cuma :
Kerja โก๏ธ Pulang โก๏ธ Main Game & Scroll โก๏ธ Tidur โก๏ธ Ulang lagi.
Sampai ada satu malem temen mabarku yang udah bertahun-tahun tiba2 bilang,
"Kak aku mau lanjut kuliah dulu ya di China, kita bakal jarang main game bareng kayaknya".
Trus aku cuma jawab,
"Iya Des, sukses ya kuliahnya" (aku biasa panggil dia Hades karena Nick game nya itu) .
Tapi setelah logout game, ada satu pertanyaan yang nggak bisa hilang dari kepala, "Dulu bukannya kuliah di luar negeri itu mimpi ku ya? Kenapa sekarang malah kayak gini, mau sampe kapan?"
Dan malam itu aku sadar aku harus jadi manusia yang lebih baik walaupun kuliah di luar negeri kayaknya cuma sebatas angan mengingat umurku yang udah ga muda lagi. Yah setidaknya hari-hari kedepannya harus lebih baik dari hari ini.
Akhirnya aku bikin aturan baru buat diriku sendiri. Ini isinya ๐
Suka dengan analogi ini:
"Apa yang kita lakukan saat tidak ada orang yang melihat, pada akhirnya akan terlihat saat kita berada di hadapan orang lain."
Ada beberapa contohnya:
1. Orang yang gemar membaca akan memancarkan wawasan dan ilmunya ketika berbicara dengan orang lain.
2. Orang yang menjaga salat dan ibadahnya secara diam-diam akan terlihat ketenangan dan akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari.
3. Orang yang rajin berlatih dan belajar di balik layar akan terlihat kemampuannya ketika diberi kesempatan.
4. Orang yang terbiasa bersikap baik, meski tanpa pujian, akan memancarkan kebaikannya secara alami di hadapan banyak orang.
Karena apa yang kita bangun dalam kesendirian, akan terpancar dalam kehidupan di hadapan manusia.
Ini valid banget loh. Temenku di US kerja di kantor pos, tugasnya cuma sortir surat, kerjaan fisik dengan low skill. Tapi di sana dia bisa beli rumah, mobil, dapet jaminan kesehatan, & anak sekolah gratis.
Di Indonesia? Kerja fisik setengah mati sampe tua kayak gini, boro-boro aset, buat makan besok aja masih mikir. Systemic failure-nya nyata.
Gw sampe di kesimpulan kalau ada orang yg living abroad terus bilang lebih enak tinggal di Indonesia, fix dia kaya. Soalnya tinggal di indo sama tinggal di jepang as kelas pekerja atau masyarakat menengah jelas kualitas hidupnya lebih enak di jepang.