Lately, I've been finding my way back to writing—slowly, gently. There's a certain peace in letting thoughts flow onto paper, and allowing words to take shape. :')
If you ever feel like visiting, you can find them at https://t.co/p6eHd8lpet :) thank you!
@___fleursdumal Kak apakah ikut lomba kritik sastra nya DKJ soalnya aku suka sekali membaca ulasannyaaaa. Terasa mengalir dan bikin aku "ooh ya juga ya" saat membacanya. Thank you for writing this :)
Bener banget. Algoritma medsos jaman sekarang itu memang sengaja dirancang pakai ilmu psikologi perilaku dan neuroscience buat ngebajak sistem dopamin di otak kita.
Sistem scroll short vids itu sebenarnya persis meniru cara kerja tuas mesin judi di kasino.
Bukti kalo waktu fokus orang semakin pendek, semua gara-gara kebiasaan nonton video pendek durasi 30 detik sampe 1 menit 2 menit di medsos. Bukan pertanda baik.
Hi queer folks 🫶
Saat ini, serangan ke komunitas queer semakin tinggi (e.g. persekusi di PNJ). Temen-temen queer rawan menjadi korban perundungan, termasuk di ranah daring.
Karena itu, aku mau berbagi referensi keamanan digital. Semoga berguna, dan semoga kalian tetap aman 🫡
Honestly, I’m glad. People are like seasons in your life, and once you get that, detaching isn’t so hard.
In the end, the ones who stick around are either tied to you by life events or because someone’s still trying to keep the connection alive.
Rasanya ini efek cara kita memandang pernikahan yang terlalu dilekatkan sama urusan punya anak. :')
Makanya lucu juga kalau ada batas umur perempuan di atas 49 tahun malah dianggap problem buat daftar nikah. Seolah-olah tujuan menikah cuma reproduksi.
@day6_negentropy Aku percaya mereka bikin rancangan algoritma ini dengan ilmu fungsi otak maupun psikologi. Apalagi alasannya selain kapitalisme saat kita semua hanya bisa terpaku di depan layar utk doomscrolling tanpa henti? Ujung-ujungnya dipakai utk jualan via ads. 😁👍 Kita semua hanya produk
@dhanyfir Tapi saya juga kadang bertanya-tanya, apakah tujuan bahasa selalu memakai kata yang paling sederhana, atau kata yang paling tepat?
Karena saya melihat kadang ada beberapa istilah yang ketika diubah ke bahasa yang lebih "membumi" justru menggeser makna yang ingin disampaikan
@dhanyfir Halo kak. Saya rasa ada perbedaan antara ingin terlihat rumit dan ingin berbicara akurat. Justru karena saya bukan orang yang mendalami bidang tersebut, saya cenderung berhati-hati mengganti istilah teknis dengan parafrase yang lebih umum karena khawatir maknanya bergeser.
@potesera Tautan teks lengkap (PMC):
https://t.co/iWbVpNwSqX
2. Mengenai Prefrontal Supression dan bagaimana fungsi kontrol diri melemah
https://t.co/jBZAhRNK4b