Dari seringnya blunder Bung Ted ini, kita disadarkan betapa pentingnya peran "Executive Representative | Spokesperson", "Chief Media Relations", atau warga Babelan lebih nyaman menyebutnya dengan istilah JUBIR.
Untuk menduduki posisi ini, harus dikasihkan ke orang yang memang memiliki ilMU dan pengalaman dalam PR-Media.
Sebelum melempar klarifikasi atau hak jawab atau apalah itu biasanya akan diskusi juga dengan Tim Legal (Hukum) terkait draf pernyataan.
Biar ga keluar:
- Presiden menggunakan Pesawat Pribadi (Padahal di LHKPN ga ada aset tersebut
- Direvisi, Presiden menggunakan Pesawat Perusahaan Sendiri, padahal Pejabat Publik ga boleh memiliki Perusahaan.
atau;
- Kekurangan anggaran ke Luar Negeri akan menggunakan Dana Pribadi Presiden, terus LPJ-nya gimana kalau campur-campur
- Terus dapat nyinyiran, qurban aja pakai APBN masak kunjungan Negara malah pakai Dana Pribadi.
Btw, Jubir Presiden masih dijabat oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi kan?
Perasaan bulan lalu Presiden Prabowo juga udah ngelantik Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) sebagus Qodari dan ditambah ada Penasehat KhuSUs Presiden bidang KoMUnikasi, Hasan Nasbi.
Kenapa ga dimaksimalkan sih?
East Java code plat, U = PLAT KUNING
Mau bus, truk, pickup, angkot semua yang plat kuning di Jatim di belakang angka adalah Uxx
Misal plat W, UA sampai UM Kabupaten Gresik sedangkan W UN sampai UZ Kabupaten Sidoarjo