Memang dikira kita bodoh kali ya dengan modus sinting seperti ini ? apa iya koruptor dg disiplin ilmu dan jam terbang tinggi di dunia korupsi gak bisa bedakan barang ori dan KW? tiap hari kita disuguhi drama bodoh atas nama penegakan hukum!
Gue kasih tau ya, kenapa gue skeptis banget sama kasus Febri Adriansyah ini dilimpahin ke kejaksaan plus komisi 3 ikut cawe-cawe
Gini, kejaksaan itu punya produk peradilan yg "superpower", selain surat dakwaan, ada namanya SURAT TUNTUTAN
Scr de jure, surat tuntutan dibuat JPU berdasarkan fakta sidang, tapi de factonya-> mereka WAJIB koordinasi dulu sama jaksa agung/kajari setempat utk mentukan LAMANYA tuntutan PENJARA.
Nah di situ celah politiknya, tinggal kasih tuntutan ringan aja, toh hakim biasanya ngikutin tuntutan yang ngacu ke dakwaan sebagai "mahkota" persidangan;
Baca aja kasus NADIEM MARKARIM. Hakim saklek toh sama tuntutan jaksa?
Soal komisi 3 ikut nimbrung, itu menurut gue cuma gimmick, coba liat aja partai-partai yang paling vokal di situ, ujung-ujungnya soal ambisi kekuasaan buat 2029.
Ambil simpati. Ambil kesempatan.
KPK itu sebenernya PUNYA senjata buat nyabut kasus Febrie Adriansyah ini dari kejaksaan, pake aja Pasal 10A UU KPK.
Hanya memenuhi 1 syarat dari 6 opsi syarat:
Pertama, kalau penanganannya
"ditujukan untuk melindungi pelaku Tindak Pidana Korupsi yang sesungguhnya"
Nah gimana gak curiga, yang diusut ini eks Jampidsus sendiri, alias "orang dalam" kejaksaan, jadi wajar publik was-was institusinya lindungin bosnya sendiri
Kedua, kalau ada "hambatan penanganan karena campur tangan dari pemegang" kekuasaan eksekutif ATAU legislatif
Nah ini pas banget sama kecurigaan gue soal komisi 3 yang tiba-tiba rajin ikut campur, which is exactly bentuk "campur tangan legislatif" yang bisa jadi alasan sah buat KPK ambil alih.
Makanya gue bilang, publik jangan cuma nunggu KPK "baik hati" ambil kasus ini.
Dorong aja biar dua syarat ini yang dipake sebagai basis hukum konkretnya. Zzzz
Qrt-> @abulmuzaffar10
BREAKING NEWS
Bertambah, pihak yang terlibat korupsi MBG bertambah dari 41 menjadi 47 pelaku
Kata kata terakhir Febrie Adriansyah sebelum dia Resign menjadi Jampidsus Kejaksaan Agung
Ternyata konferensi Pers dipimpin langsung Pak Habiburokhman ketua Komisi III DPR RI.
Konferensi Pers juga diikuti oleh Plt Jampidsus dan Kakortas Tipikor.
Karena Plt Jampidsus sudah ikut, sepertinya perkara ini akan siap dikawal oleh Plt. Jampidsus dan harusnya sdh ada Jaksa yg ditunjuk sbg Penuntut Umum dlm perkara ini.
Jaksa yg kemudian akan koordinasi dgn penyidik Kakortas dan akan menilai kelengkapan berkas jika nanti akhirnya perkara dilimpahkan ke Kejaksaan.
Pelimpahan ini apakah penyidikan atau penuntutan perlu kita pantau.
Publik akan terus memantau dan mengawal.
Anaknya Sayuti Melik nikah sama anaknya Agus Salim. Nama ortu mereka diabadikan jadi nama jalan besar. Jalan rumahnya orang-orang kaya.
Tapi lihatlah, mereka hidup sangat sederhana di Bekasi.
BREAKING NEWS
Tan Kian, kongmolonerat pemilik Pacific Place mall, hotel JW Marriot & The Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta ditangkap Polri terkait kasus jampidsus febrie
Diharamkan dua orang laki-laki atau dua orang perempuan tidur bersama dalam keadaan telanjang di dalam satu pakaian (satu selimut) meskipun keduanya tidak saling bersentuhan atau saling menjauh, jika tempat tidurnya sama (dalam satu ranjang).
Oleh karenanya, wajib memisahkan tempat tidur anak laki-laki yang telah mencapai usia sepuluh tahun dari kedua orang tuanya dan dari saudara-saudaranya di tempat tidur, meskipun sebagian ulama meberikan kelonggaran dala hal ini.
Within 3 hours:
โข TNI and Polri stormed UNISBA and UNPAS, unprovokedly assaulted female students and security officers, fired tear gas, attacked medics, and blockaded all access.
โข Pro-democracy activists Delpedro Marhaen and Syahdan Husein were forcibly detained.
Darurat militer dan tindakan tegas dari aparat, jujur, emang lininya die sih yee. Makanya gercep banget kasih perintah tindak tegas.
Kalo minta maaf? Oh tidak bisaโฆ