Orang nyolong papan selancar Nico di depan istrinya. Nico cuma minta baik-baik balik. Orangnya malah nantangin berantem.
Yang orang itu gak tau: Nico itu juara jiu-jitsu. Dia bisa ngehabisin orang ini dalam hitungan detik kalau mau.
Nico pilih gak mukul SAMA SEKALI.
Dia kunci orangnya ke tanah, di tengah jalan raya, di depan semua orang yang nonton, dan TAHAN posisi itu sampe orangnya nyerah dan minta maaf.
Abis itu dilepas. Jadi bahan ketawaan orang sekitar.
Ini yang bikin beda sama "menang berantem" biasa: siapapun yang punya skill segitu bisa aja ngehajar abis-abisan, dan itu yang biasanya dilakuin orang. Nico malah kasih pelajaran yang lebih nyakitin , bukan di badan, tapi di harga diri.
Kekuatan sejati itu bukan soal seberapa keras lo bisa mukul. Tapi soal lo punya kekuatan buat ngehancurin orang, dan lo milih buat gak ngelakuin itu.
France is only a few years ahead of the UK and the United States is about five years ahead of the total collapse curve.
There’s still time to pull out, but not long..
Stop Saling Menyalahkan, Mari Cari Solusi Bersama! 🤝
Penanganan ikan invasif seperti sapu-sapu memang selalu jadi perdebatan. Antara niat membersihkan ekosistem, menjaga syariat, dan menerapkan animal welfare, seringkali bentrok dengan kerasnya realita di lapangan. Mengurus ribuan ikan hasil tangkapan butuh tenaga dan metode yang tidak sederhana.
Mari apresiasi teman-teman yang sudah rela kotor-kotoran turun ke sungai. Kalau metode pemusnahannya dirasa kurang tepat atau kurang manusiawi, mari beri masukan yang membangun dan actionable (bisa diterapkan di lapangan).
Ikan, ikan apa yang suka memberikan saran kepada konsumen? Costumer serfish xixixixi
Guys, ada berita hari ini yang menurut gua adalah salah satu hal paling mengejutkan yang bisa terjadi dalam tata kelola keuangan negara.
Pemerintah sudah membuka 35.476 lowongan kerja untuk manajer Koperasi Desa Merah Putih. Pendaftaran sudah dibuka sejak 15 April dan ditutup 24 April 2026 besok.
Tapi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa orang yang bertanggung jawab atas kas negara mengaku tidak tahu dari mana uang untuk menggaji puluhan ribu pegawai itu akan datang.
Kata-katanya sangat eksplisit.
Koperasi saya enggak tahu.
Yang lain saya enggak paham.
Berhenti sebentar dan pahami itu.
35.000 orang lebih akan direkrut sebagai pegawai BUMN. Gajinya belum ditentukan secara detail Zulhas hanya bilang menyesuaikan tingkat kelulusan.
Sumber anggarannya tidak jelas Menkeu hanya tahu cicilan Rp40 triliun per tahun untuk koperasi tapi tidak tahu apakah itu sudah termasuk gaji pegawai atau belum.
Dan proses rekrutmen sudah berjalan penuh tanpa ada kejelasan fiskal yang konkret.
Ini bukan pertama kali pola seperti ini terjadi.
MBG diluncurkan 6 Januari 2025 sementara anggarannya masih diblokir dan belum bisa dicairkan. Mitra direkrut, dapur dibangun, makanan dikirim semua pakai uang sendiri dulu sambil menunggu reimbers yang entah kapan.
Baru belakangan sistem dibenahi.
Motor listrik Rp1,2 triliun untuk BGN muncul di anggaran tanpa penjelasan yang memadai tentang relevansinya dengan program makan bergizi.
Proyek IT Rp1,2 triliun yang klarifikasinya hanya narasi tanpa data yang bisa diverifikasi publik.
Dan sekarang 35.000 pegawai BUMN direkrut dengan sumber gaji yang bahkan Menkeu sendiri tidak tahu.
Polanya sangat konsisten dan sangat mengkhawatirkan.
Program diluncurkan dulu, rekrutmen dibuka dulu, pengumuman dibuat dulu sementara pertanyaan paling fundamental tentang dari mana uangnya dijawab dengan nanti saya pastikan.
Yang membuat ini lebih serius adalah konteksnya sekarang.
Tiga Dirjen di Kemenkeu baru saja dicopot bersamaan kemarin. Ada isu APBN yang hanya mampu bertahan tiga bulan ke depan yang belum dikonfirmasi atau dibantah dengan data konkret.
Ruang fiskal sudah sangat tertekan dengan MBG yang menyedot hampir Rp1 triliun per hari, perang Iran yang membuat harga energi melonjak, dan penerimaan pajak yang tertekan.
Di tengah semua tekanan fiskal itu pemerintah membuka 35.000 lowongan baru tanpa kejelasan anggarannya.
Ada juga pertanyaan teknis yang sangat serius soal rekrutmen ini yang perlu dijawab.
Pertama — status pegawainya adalah karyawan BUMN.
Koperasi Desa adalah entitas yang secara hukum berbeda dari BUMN. Lalu mengapa rekrutmennya melalui Panselnas dan statusnya BUMN?
Ini adalah pertanyaan legal yang sangat mendasar.
Kedua — 30.000 dari 35.476 posisi berada di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara.
Ini adalah perusahaan yang baru dibentuk.
Apakah PT ini sudah memiliki struktur corporate governance yang memadai untuk mengelola 30.000 pegawai sekaligus?
Ketiga — rekrutmen menutup usia maksimal 25 tahun. Artinya ini menyasar fresh graduate dan diploma baru lulus.
Dengan gaji yang belum jelas, ditempatkan di koperasi desa yang baru dibentuk, dengan status yang tidak jelas antara BUMN atau bukan ini adalah kondisi kerja yang sangat tidak ideal dan berpotensi mengorbankan puluhan ribu anak muda.
ketika Menteri Keuangan sendiri bilang tidak tahu sumber anggaran untuk program yang sudah berjalan dan sedang direkrut puluhan ribu pegawainya, itu bukan sekadar masalah komunikasi antar kementerian.
Itu adalah bukti bahwa program-program besar ini diluncurkan tanpa perencanaan fiskal yang matang dan terkoordinasi.
Dan yang paling menggelisahkan adalah ini sudah terjadi berulang kali dengan pola yang sama.
Luncurkan dulu, urus anggarannya belakangan.
Dan yang selalu menanggung konsekuensinya adalah uang pajak rakyat yang terus mengalir tanpa kepastian akan ke mana dan untuk apa tepatnya.
🇮🇷🇮🇱WATCH: Israel is under the heaviest barrage of Iranian ballistic missiles in its history tonight!
Hundreds of missiles have pierced the Iron Dome.
The media has not reported a single word about it yet!
This real-life moment is more thrilling than any action movie 🔥
A man tried to pin a brooch on Putin,
Putin’s bodyguard didn’t even blink, scanning every move a hundred times in a seconds 🗿
Once he knew it was safe, a cold smirk appeared on his face.