Lu kira negara blok m bisa serame skrg karena siapa? Nohhh pencetus nya si aniessssss. Dia yg ngerapihin daerah blok m, mulai dari terminal nya, ampe revitalisasi taman yg skrg dikenal dgn nama taman literasi.
Ini orang padahal bukan siapa-siapa tapi dipercaya banyak masyarakat. Apa yang dia bisa lakuin selain galang donasi dan volunteer? Se-hopeless itu kah masyarakat sampe lebih percaya pengangguran daripada presiden sendiri?😭
Yang terjadi di Indo:
-Banjir & longsor
-Orang mati & ilang
-Satwa & orang tergusur
-Satwa terancam punah
Yang dilakukan pemerintah:
-Biarin penebangan & pengerukan ilegal di area konservasi
-Bilang “jangan takut deforestasi”
-Baru naikin status bencana alam di Aceh & Sumut setelah beberapa hari
Gini lah realitanya punya pemerintah pembunuh
Lu liat sendiri kehancurannya! 604 nyawa melayang! Gubernur Aceh sampai menangis bilang ini Tsunami Kedua, 4 kampung hilang entah ke mana! Bupati terpaksa terbitkan surat "TAK MAMPU" karena sistem kalian bangkrut! Kalian tahu apa yang paling memalukan? Di tengah semua kehancuran ini, rakyat kami harus mengemis minta tolong ke Raja Thailand dan Brunei karena bantuan RI tak kunjung datang! Kalian lebih takut rugi gengsi daripada kehilangan nyawa!
Kalian hanya mengirimkan tangisan Eko Patrio, bukan ekskavator yang dibutuhkan!
Sekarang lihat prioritas kalian yang busuk! Kalian cepat sekali kerahkan Polisi untuk menangkap 16 warga Sibolga yang cuma cari makan, tapi headline jelas-jelas bilang: Penjarah Hutan Tak Tersentuh Hukum! Kalian melindungi gudang minimarket, tapi kalian membiarkan pembunuh lingkungan yang menyebabkan longsor ini aman! Dengar pesan dari korban selamat, Reni: "Jangan Tebangi Hutan Kami Lagi!" Kalian berjanji akan membangun kembali rumah, tapi janji itu omong kosong selama kalian masih melindungi cukong yang menjual tanah air kami!
Kalian sudah melihat aib dan bukti busuk ini. Jangan biarkan kemarahan ini jadi sampah yang berserakan di linimasa! Kalian tahu siapa yang patut disalahkan. Kumpulkan barisan! Ajak setiap jiwa yang punya darah panas dan hati nurani yang sama untuk ikut menyaksikan dan menyebarkan kebenaran yang tidak akan disensor ini.
Kalian menjual hutan kami, dan harga mati yang dibayar adalah darah rakyat! Kumpulkan suara. Kalian tahu ke mana harus mencari sumber suara yang tak mau minta maaf ini kan!