@THRESENTMENT ๏ธ๏ธ๏ธ ๏ธ
๏ธ๏ธ๏ธ
Yang ditawari hanya menghela nafas kecil. Tawaran itu sungguh-sungguh sangat menarik jikasaja tubuhnya tidak lemas karena seharian bekerja di kantor baru.
Ia melirik pada Aarav yang sibuk bermain ponsel, โDeket banget ga? Bisa jalan kaki?โ
๏ธ๏ธ๏ธ
@TamagoPost ๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
Menunjuk bekas rokok yang dipadamkan menggunakan dagu, lalu diulurkan satu tangannya seraya menyelipkan satu batang sigaret baru di antara birai.
โGak bisa tidur. Pinjam korek.โ
๏ธ๏ธ ๏ธ๏ธ
@THRESENTMENT ๏ธ๏ธ๏ธ ๏ธ
๏ธ๏ธ๏ธ
โTerus sekarang gue makan apa kalau satu satunya makanan yang gue punya udah lo ambil?โ
@THRESENTMENT
๏ธ๏ธ๏ธ
@THRESENTMENT ๏ธ๏ธ๏ธ ๏ธ
๏ธ๏ธ๏ธ
Gadis itu jelas tak habis pikir oleh tindakan sang tuan yang memotong kuenya menjadi potongan-potongan kecil.
โ?! Yah lo mah, udah bener tadi satu potong.โ bibir Arumika mencebik, jelas terlihat kesal karena lapar.
๏ธ๏ธ๏ธ
@menyumbu ๏ธ๏ธ๏ธ ๏ธ
๏ธ๏ธ๏ธ
โLebih tepatnya gue belum makan dua jam.โ Arumika berhenti sejenak sebelum kembali melanjutkan menyendok spikoe di hadapannya.
๏ธ๏ธ๏ธ