want to buy (wtb) preloved or new
• sihir perempuan
• lasmi
• tempurung
• pasung jiwa
• ronggeng dukuh paruk
• amba (salah satu antara dua cover di pict)
• entrok
langsung dm aja ya! 💗
Kawal terus guys kasus KS di FH UI!
UI sudah menonaktifkan sementara 16 terduga pelaku KS selama periode 15 April hingga 30 Mei 2026.
Selama itu terduga pelaku:
- Dilarang mengikuti aktivitas akademik
- Dilarang datang dan hadir di kampus kecuali buat diperiksa satgas KS atau kepentingan mendesak (tapi diawasi universitas)
UI juga berkoordinasi dengan Kementerian PPAA untuk penangana kasus.
Perlu diketahui:
Status non aktif sementara itu BUKAN sanksi akhir tapi bagian dari proses administratif pemeriksaan.
gila bgt bikin konten kyk gini pretending jd cewenya maki maki, we dont know what the girl has been through and its probably MORE LIKELY traumatizing as shit to find out cowo lu circlenya kyk gitu and you’re more likely also one of the victims…. tone deafnya ga nanggung2
Laki2 ngertiin ucapan" ALL cops are bastard" tapi gak ngertiin ucapan "I hate ALL men" soalnya sebagaimana polisi menikmati sistem yang menguntungkan mereka sendiri, laki2 juga menikmati patriarki yang menguntungkan mereka sendiri
Dikira perempuan-perempuan yg protes soal KS di grup chat mahasiswa FH UI (dan point out soal obrolan tongkrongan laki-laki) nggak protes apa kalau sesama perempuan ngomong "rahim anget" atau "pepek berkedut"? Sama jijik dan tau bahwa itu pelecehan kali.
please stop mereduksi kasus KS dengan statement “ini belum 100% KS”
coba pahami lagi unsur tindak pidana KS & unsur-unsur KS yang berupa: tidak ada consent, relasi kuasa, dan/atau relasi gender
kok bisa bikin statement pake 3 poin useless yang mereduksi kasus kekerasan seksual?
Might be unpopular opinion, tapi dalam hal ini gw bukan enabler dan gw cewe dengan riwayat ngebanting dan nyekek orang KS di transport publik ya.
Terlepas dari cupu banget si ade2 mahasiswa ini, JIKA ini masih dalam batas:
- percakapan ruang tertutup
- tidak dilontarkan langsung kepada “objek”nya (gw pake kata objek bukan objektifikasi, tapi Subjek-predikat-objek) ~ dalam hal ini perempuannya
- tidak menjadi aksi langsung (tindakan verbal, sentuhan, pemaksaan, dan lain2)
Maka kasus ini BELUM bisa di cap 100% sebagai KS.
Biarkan sanksi sosial, tapi kurang tepat jika harus DO.
Tindakan real kriminal (pencurian, pemerkosaan, pembunuhan, perusakan fasilitas, kejahatan terencana) baru bisa dikategorikan sebagai layak DO.
Gw kembalikan pada niat < ucapan < ajakan (hasutan) < tindakan. Dan tindakan ini juga ada tingkatan keparahan.
Plus, sebagai nasib yg sering dianggap bro, gw dulu suka terdampar di obrolan cowo (dengan judul Presidium Malam). Dan itu memang kalo didenger perempuan bisa jadi kurang enak banget.
Tapi gak ada yg sampe tindakan, apalagi nyebar foto dll. Mentok di obrolan circle (belom ada wasap jaman itu, tapi kan udah ada kaskus, milis, dll). Apalagi sebar foto pribadi.
Nah, kalo udah sampe “nyebarin” foto pribadi apalagi stalking, itu bisa diperkarakan.
Lihat deh laki laki di platform ini berusaha merombak ulang makna kekerasan seksual supaya pelecehan di grup chat itu dianggap hal yg gak parah parah banget. Segitu gak maunya "kenakalan" kalian terusik dan mengakui catcalling dan rape jokes itu perbuatan kriminal.
Ngeseks di ruang privat:
Nggak boleh diumbar, dipersekusi, urus dosamu sendiri.
Ngechat di closed group chat:
Boleh didoxxing, boleh diumbar, ini bukan masalah privat.
buat kalian yang ngerasa sidang anak ui kemaren malem “seru anjirr” “dramatis banget”. jujur itu gak sama sekali, di luar sana banyak penyintas dan perempuan yang ketakutan, ke triggered, sedih, marah, dan merasa tidak ada ruang aman bagi mereka bahkan di ranah privat sekalipun
bener-bener menyayangkan kasus yg berdampak ke banyak sekali orang direduksi jadi hiburan & tontonan belaka.
ini bukan ajang “seru-seruan” atau “lucu-lucuan”. ini kasus nyata dengan korban yg juga nyata
parahnya, ini malah jadi ruang untuk perilaku-perilaku diskriminatif:”))