Pelaku beralibi menjadi korban
Ngotot bermain di tempat tragedi yg telah menewaskan ratusan saudaranya adalah sesat pikir yg amat mendalam
Pertandingan yg sama 4 tahun silam jelas membangkitkan memori lama yg kelam bagi korban
" Gantung Syal " hanya alasan semu sebelum ditawarkan euforia dan eksistensi kembali.
Usut tuntas pun tak bisa, menyelesaikan dualisme pun tak kunjung usai, krisis identitas dan pokoke joget
Haus eksistensi
Insyaallah besok. Kita bersama adik yatim piatu tumbas baju lebaran. Ben milih Dewe. Karena mereka juga berhak merasakan kebahagiaan.
Bismillah lancar..