Sayyidina Ali bin Abi Thalib said ;
“Jangan membenci siapapun, tidak peduli berapa banyak mereka bersalah padamu. Hiduplah dengan rendah hati, tidak peduli seberapa kekayaanmu. Berpikirlah positif, tidak peduli seberapa keras kehidupanmu. Berikanlah banyak, meskipun menerima sedikit. Tetaplah berhubungan dengan orang-orang yang telah melupakanmu, dan ampuni yang bersalah padamu. Jangan berhenti berdoa untuk yang terbaik bagi orang yang kau cintai."
كن جاهزاً لأي خيبة من أي شخص في أي وقت و أي سبب
Bersiap-siaplah untuk menerima kekecewaan apapun, dari siapapun, kapan saja dan dengan apapun sebabnya.”
Kau adalah apa yang aku tulis
Dan aku adalah apa yang tak pernah kau baca.
Sekian ribu aku tulis segala hal tentangmu, pada lembar putih dengan tinta merah.
Si badut mulai lelah menghibur. 🥀
Musim panas berganti
Musim hujan berakhir
Membayangkan kita menjalin kasih kembali
Sekian lama menunggu, sekian kasih melintas….aku sayang kamu….
Tapi tak mau cintaku sia-sia…
Aaa aaa aaa. Aku kangen kamu…
Aku pernah nulis: "Perpisahan itu biasa saja, sebab terjadinya luka kadang ketika bersama."
Lalu aku merasakan kehilangan yang begitu menyakitkan, rasanya tidak sebijak seperti apa yang dulu aku katakan. Benar, kita diuji dengan apa yang kita twitkan, wkwk.