@akbarfaizal68@gibran_tweet@KementerianESDM@KemenkeuRI Setelah sok belagu di Twitter sekarang satu patah katapun tak berucap di akun Twitternya sekarang tapi dalam hatinya dia tetap merasa bersalah wajar dia tidak mau mengetik lagi ya salah sendiri kenapa mau mau aja ikut politik tanpa persiapan ataupun adab yg baik
Info dari istana: api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bisa dipadamkan dgn tepung singkong. Aneh, tapi mungkin itu benar asal tepungnya sekian puluh kali lipat dari luasan hutan/lahan yg terbakar yg menurut Menhut (18/8/2026) sdh menjalar di luasan 202.000 hektar. Ayo dicoba.
Solo sedang makan bubur panas Hambalang.
Akhirnya terbuka dan terkuak bhw Jokowi tdk rela serahkan kekuasaan ke siapapun, termasuk ke Pak @prabowo terkuak.
Geng SOP plus poros SSB sedang bergerak
@bankmandiri Jaga kenetralitasan kalian mereka ini bukan pencuri dan kalian blokir rekeningnya noh penipuan online di mana2 pake rekening mandiri kenapa kalian gak nolong korban2 itu dan ngebiari transaksi tetap berjalan meski itu duit haram
gimmick bgt pengen ganti buku-buku sekolah pake alasan kertasnya jelek dan tulisannya terlalu kecil 🤣😹
sudah pd lupa kah kalau pak presiden (dan adiknya) punya investasi yg sangat sangat sangat besar di pabrik kertas! 😁
dulu awal 2000an (setelah dipecat dari militer), pak prabs membeli sebuah pabrik kertas raksasa di kalimantan yg kemudian diberi nama "kertas nusantara".
perusahaan ini dulunya milik bob hasan, koruptor kelas hiu martil di era orba, luas asetnya lebih dari 3rb hektar, dan punya ijin konsesi hutan tanaman industri (HTI) utk mengelola & memanen kayu2 di hutan kalimantan.
waktu itu, utk membeli perusahaan itu, pak prabs butuh dana fantastis: 1.8 triliun rupiah.
pak prabs memakai uang pinjaman dari bank mandiri, dan dibantu oleh pak jusuf kalla dalam proses pengajuan pinjamannya.
sbg catatan, pinjaman raksasa ini pernah dianggap bermasalah dan pernah disidik oleh kejagung atas dugaan tindak pidana penyuapan, tapi kemudian dihentikan kasusnya.
apesnya buat pak prabs, investasi jumbonya ini juga tidak berjalan sesuai harapan.
bisnis tdk berjalan lancar, dan pak prabs mulai kesulitan melunasi pinjaman bank. untungnya beliau punya adik baik hati yg cuannya melimpah ruah dari hasil berbisnis minyak di kazakhstan. pak hashim datang menjadi penyelamat dan menalangi semua pinjaman.
sampai sebelum pilpres 2024, kondisi pabrik ini sebetulnya masih memprihatinkan, pernah terancam pailit, banyak pekerjanya yg diberhentikan, dan mati suri.
tapi sekarang, sepertinya kondisi akan segera berubah. pak prabs dan adiknya sudah menginvestasikan dana yg sangat besar di sini, maka inilah saatnya mengembalikan kejayaan kertas nusantara! 😬👍🏻