Ortunya salah. Terlalu take it for granted anak udah les dan dikasih fasilitas dikira akan jadi rajin? No! Anak segitu butuh pendampingan ortu. Gabisa cuma bilang "mama udah pergi dari mana-mana, pulang masih belum dikerjain juga", dampingi nugas, kelar nugas baru ngegames.
Video ini bukan konten hiburan🚨🚨🚨
Para orang tua harus memahami bahwa mereka sedang membesarkan generasi yang otaknya dibentuk oleh algoritma dan mikrotransaksi sejak kecil.
Kalau tidak ada intervensi yang bijak dari orang tua dan lingkungan, yang kita dapatkan bukan anak yang “pintar main game”,
tapi anak yang kehilangan kemampuan untuk menghadapi kenyataan hidup yang tidak selalu menyenangkan.
Anak ini menangis bukan karena “dimarahi doang”. Akan tetapi, dia menangis karena dunianya sedang berantakan, dan dia tidak tahu untuk memperbaikinya.
Semoga ibunya bisa menemukan cara yang lebih efektif, dan anak ini bisa diselamatkan sebelum terlalu dalam. Karena uang 10 juta itu bisa diganti. Tapi masa kecil dan masa depan yang rusak, jauh lebih sulit untuk diperbaiki.
Kalau kamu diposisi sebagai “mama” nya, apa yang akan kamu lakukan?
Berikut video analisa saya berjudul "Rakyat gaduh : Presiden Prabowo 1 dari 6 hari berada di luar negeri ? 5 saran saya". Semoga didengar Pemerintah. Silahkan dikomentari, dibahas, disebarkan, dikutip & boleh juga diliput media. Salam, Dr. Dino Patti Djalal
Memang oknum sekolahnya yang agak lain ini, menang lomba udah pasti hadiah uang buat yang menang, malah kadang dihadiahi lebih seperti free SPP beberapa bulan karena sudah mengharumkan nama sekolah...
ortu murid kecewa hadiah lomba anaknya di tingkat provinsi dipotong pihak sekolah. hadiahnya Rp 3,8 jt tapi yg diterima anaknya hanya Rp 1,9 jt
ortu protes ingin memindahkan anaknya ke sekolah lain. pihak sekolah langsung mengeluarkan surat pindah untuk anaknya
Mohon perhatiannya, @CommuterLine peron 5-6 Stasiun Tambun sudah lama sekali pembangunan belum selesai, peron sementara yang tanpa atap itu licin dan membahayakan selama musim hujan ini, mohon perhatiannya🙏
Jenderal Agus Subiyanto yang sebelumnya merupakan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) resmi disahkan sebagai Panglima TNI menggantikan Laksamana Yudo Margono yang memasuki masa pensiun pada 26 November 2023.