UPDATE:
Admin @TheKerupuk per hari ini, 17:30 naik dari saksi jadi tersangka buat kasus bikin meme.
Sementara itu Febrie, nimbun 74 kg emas, sama duit milyaran, turun dari tersangka jadi saksi buat kasus korupsi dan cuci duit.
@Hilmi28 Yang bikin film pesta babi adalah contoh orang yang tidak pancasilais. Dia lagi mumet jadinya ngomentari yg lg rame dimedsos biar kliatan uptodate
@dinopattidjalal@msaid_didu Mungkin Beliau rada budeg pak....
Mungkin video ini juga kudu mention mas Teddy. Atau malah buat mas teddy biar mas teddy yang nyampein ke beliau
Kabar duka dari Papua. Aliko Walia (Laki-laki, 8 tahun) meninggal dunia setelah berjuang 36 hari dengan luka tembak tembus di dada kanan. Ia menjadi korban saat operasi militer di Puncak pada 14 April lalu.
Ibunya, Wundilina Tabuni (Perempuan, 40 tahun), tewas di tempat pada hari kejadian. 🥀
Selengkapnya: https://t.co/9uUt6xwlBJ
#PengungsiInternalPapua #IDPsPapua #Papua #Indonesia #WestPapua #PapuanLivesMatter
https://t.co/EsqCQuqsFY | FB: JubiNews | X: @News_jubi | IG: newsjubi | Tiktok: @jubinews | Youtube: @jubinews
Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya mengatur ketat arus informasi istana.
Mulai dari meminta wartawan memberitakan yang baik-baik saja, hingga menelpon manajemen dan petinggi media saat tidak suka dengan isi pemberitaan.
#DeadPressSociety#YaAkuBakalDibaca https://t.co/O6XCuqB4dA
3 hari yang lalu ada 16 buruh perempuan yg meregang nyawa karena kelalaian banyak pihak. Lalu di mayday ini pemerintah malah ngadain joged bareng buruh. Emang binatang gak punya hati
Salah satu alasan mengapa TNI tidak boleh berpolitik/menduduki jabatan2 sipil, karena mereka punya masalah kejiwaan: mengidap DENDAM PRIBADI. Urusan publik jadi urusan privat, kritik publik jadi kritik personal. Ngeri banget, kan?
ASN=Aparatur Sipil NEGARA, mengabdi ke negara, bukan ke pemerintah, apalagi presiden. Stop berpikir negara = pemerintah. Stop feodalisme. Presiden bukan raja, tidak perlu disembah, sangat boleh dikritik, tmsk oleh ASN. Indonesia republik.
KOMDIGI Strikes Again! Postingan isu Andre Yunus terbungkam
Setelah dikejutkan dengan berita rating IGRS yang melakukan rating asal-asalan, kini saya dikejutkan dengan salah satu postingan dari Eko Juniarto yang menunjukkan sebuah postingan instagram yang hanya bisa di akses dengan menggunakan VPN karena telah di blokir oleh pihak Instagram atas permintaan KOMDIGI. Saya coba membuka link tersebut tanpa menggunakan VPN dan hasilnya memang benar, saya tidak bisa melihat isi postingan dari link tersebut akibat di blokir oleh KOMDIGI (Komedi Digidaw). Namun setelah saya cek menggunakan VPN, ternyata isinya merupakan sebuah berita tentang kasus Terror Air Keras Andre Yunus yang meng-highlight ke-16 terduga tersangka lapangan yang melakukan terror tersebut.
Menurut saya, ini merupakan sebuah langkah komdigi untuk melakukan pengontrolan internet secara massif dengan cara membungkam kritik, fakta, dan juga opini yang membuat citra nama aparat menjadi jelek. Namun sejujurnya saya juga khawatir masalah seperti ini bisa saja terjadi pada sosial media lain seperti twitter, facebook, dan sosial media lainnya. Jadi untuk kedepannya berhati-hatilah dalam memposting sesuatu, karena sekarang pemerintah memiliki kekuatan untuk membungkam siapapun yang mencoba mengusik mereka.
Bagi yang mau mampir bisa klik link dibawah:
https://t.co/wWXbbzFWMg
Bagaimana menurut kalian?
Di depan CCTV di tengah kota, dengan enteng nyiram air keras atau ngelindes orang lalu kabur begitu saja.
Apa yang membuat kita berpikir yang terjadi tanpa CCTV di pedalaman Papua adalah cerita sebaliknya tentang kepahlawanan, dan bukan horor yang lebih mengerikan?