🚨 OFFICIAL: Lisandro Martínez releases new statement after meeting with Carrick and club directors.
“Today I met with the club’s leadership and the manager. It was a very positive conversation, where we were able to exchange views and speak openly about what happened after the game”.
“Everyone knows that I am a passionate person and that I live football with great intensity. The frustration of the defeat led me to express how I felt at a time and place that perhaps were not the right ones, and for that I want to apologise”.
“Our club is at its best when we are all united, and I recognise that my words in that moment did not help with that”.
“I know that every single person at Manchester United is doing everything possible to achieve our shared ambition: bringing the success that this club and its supporters deserve”.
“With this situation now behind us, we are fully focused on winning together”.
Ia memikul langit yang hampir runtuh di pundaknya, menelan badai di dadanya, lalu tersenyum seolah dunia tak pernah melukainya.
Dari lekaki,untuk lelaki
@dipsi_lalala maafin boleh, tapi buat balikan itu pikir-pikir lagi. Karena nggak semua yang kita sayang harus kita pertahanin, apalagi kalau dia sendiri yang ngerusak kepercayaan kita. Sekali dia selingkuh, mungkin masih bisa dimaafin, tapi belum tentu bisa dipercaya lagi.
Pertemukan kami saat sesal menguasainya, saat rindu menyiksanya, dan saat ia merasakan luka yang pernah ia titipkan padaku. Hingga ia tersungkur dalam penyesalan, menyadari bahwa hati yang tulus pun bisa lelah dan pergi tanpa kembali.
Terkhusus untuk ruh dan jasadku, aku titipkan luka ini kepada semesta. Aku tak ridha atas segala perlakuannya. Biarlah karma menemukan jalannya, kebahagiaannya diuji, dan hidupnya mengajarkannya arti kehilangan.jadikanlah aku sebagai rindu yang mematikan untuknya.