Kawan-kawanku Eksponen Angkatan Reformasi 1998. Sudh 25 tahun kita melakukan reformasi dan sdh banyak diantara kita yg menggengam kekuasaan.
Yuk, berhati-hati memelihara kekuasaan sebagai amanah. Jangan sewenang-wenang dan jangan korupsi, baik korupsi uang maupun korupsi politik. Jangan sampai kita terjebak ke dalam situasi spt sedang menunggangi singa liar.
Menunggangi singa liar itu mengerikan.
Mau turun takut diterkam singa, mau terus di punggung singa pasti takkan kuat dan pasti ada batasnya. Terkadang banyak juga yang memanah singa tetapi nyasar ke penunggangnya.
Agar tak sampai masuk ke situasi menunggangi singa liar, jagalah kekuasaan dgn menegakkan konstitusi dan membangun demokrasi yang berkeadaban. Semoga Tuhan selalu memberkati Indonesia🇮🇩.
@Chrizmaann Saya tetap bangga menjadi pendukung pak ganjar & pak mahfud, sekalipun harus kalah, tetapi kalah secara terhormat dari manusia" busuk macam ini
Memalukan banget pak @jokowi.
Presiden yg katanya survei kinerjanya disukai 80% rakyat Indonesia, sampai mengemis apresiasi seperti ini.
Berhenti merendahkan diri sendiri pak.🙏
Diminta Aparat Buat Video Apresiasi Kinerja Presiden, Rektor Unika Soegijapranata Menolak.
https://t.co/kKrSDW5F5E
Ketika banyak yg bersedia menjilat ludah sendiri untuk mendapat harta dan posisi, Abdee adalah tauladan integritas: ia mengundurkan diri dari jabatan Komisaris di Telkom, karena memilih mendukung Ganjar-Mahfud. Supaya “tidak ada dusta di antara kita”, katanya.
Udah deh gak usah ngetag gw soal rencana koalisi Ganjar dan Anies.
Penculik dan yang diculik bersatu, kalian bisa menikmati. Yang dipecat dan yg memecat bersatu, kalian juga bisa menikmati. Bahkan yg dua kali pilpres dikalahkan, skrg malah kalian jilati.
Nah giliran Ganjar dan Anies mau jalin koalisi, kenapa kalian kejang-kejang ?