1. melayat - melihat mayat
2. dugem - dunia gemerlap
3. basa basi - bahas sana bahas sini
4. kue Putu - pencari uang tenaga uap
5. kidal - kiri dari lahir
6. cuanki - cari uang jalan kaki
7. doi - dia orang istimewa
8. es doger - es dorong gerobak
9. mudik - mulih dilik
10. MBG - makanan beracun gratis
Ada lagi yang bisa nambahin?
Sebagai Guru Besar Teknik Sipil di UI..
Saya sudah haqqul yakin, penghasilan Prof. Ali Berawi ini sudah dua digit.
Apalagi keilmuan dia sangat laris di industri. Bisa jadi penghasilan beliau dari konsultasi, proyek dan penelitian menyentuh tiga digit.
Tapi dia tetap punya empati terhadap sesama sejawatnya. Dia tahu, ga semua dosen punya penghasilan yang sama kek dia.
Mayoritas penghasilan dosen ya 3,3 jutaan.
Dan dia pun ikut memperjuangkan kesejahteraan dosen dengan menjadi saksi ahli di MK.
Supaya bisa membatalkan UU Dosen yang bikin dosen saat ini gajinya di bawah UMR.
Applause untuk beliau!
Tidak seperti pihak tertentu yang nyudutin dosen UNAIR yang curhat di MK karena gajinya di bawah UMR.
"Infomu ga utuh, dosen penghasilannya di luar banyak"
"Kan ada serdos"
"Kan ada tunjangan, belum lagi proyek dan insentif penelitian"
"Coba cek tuh, jangan-jangan bukan alumni UNAIR"
Masalahnya, GA SEMUA DOSEN PUNYA ITU.
Bahkan kalaupun ada, NUNGGU BERTAHUN-TAHUN.
GURU BESAR UI: GAJI DOSEN INDONESIA TERENDAH DI ASEAN!
Dua tahun lalu #JanganJadiDosen viral gara-gara postingan saya.
Fast forward, hashtag itu disebut. Di Mahkamah Konstitusi.
Kesaksian saksi ahli dari pihak pendukung pemohon:
Prof. Ali Berawi, Guru Besar Teknik Sipil, Universitas Indonesia
"Saya yakin Yang Mulia juga sangat memahami, saat tagar Jangan Jadi Dosen, pada saat berbagai keluhan muncul."
"GAJI RATA-RATA DOSEN DI INDONESIA CUMA 3,36 JUTA!"
"DI BAWAH NEGARA ASEAN LAIN, SINGAPORE, BRUNEI, KAMBOJA, THAILAND, MALAYSIA, VIETNAM, DAN BAHKAN FILIPINA"
"NEGARA HARUS HADIR!"
duh capek gak sih guys kejer karir... kyk.. sometimes... i just want to be HUMAN
aku mau main petak umpet, mau barter ubi hasil kebunku sm mangga tetangga, mau belajar bikin pottery...
why are all glorifying growing into.. pencetak uang.. is money really all that matters :/
Wow menarik banget ini. Ada pegawai KemenkumHAM yang menggugat Pigai selaku Menteri HAM ke PTUN, karena keputusan mutasi yang dibuat oleh Pak Menteri. Terus, pegawainya menang!
Bukti kalau memperjuangkan hak itu memang perlu dilakukan 🔥
Ya Allah, jauhkanlah aku dari banyaknya fikiran yang melelahkan, dari rasa takut yang berlebihan, dari gelisah yang merampas damai dalam diriku.
Ya Allah lunakkan hatiku, tenangkan jiwaku, dan berikanlah aku ketenangan hati serta kejernihan fikiran, agar aku bisa menjalani hari hariku dengan penuh keikhlasan
i think it's important to have something to look forward to every day or every week, so when life drains you, it’ll help you to remember that you need to keep going a little longer because there's something waiting for you at the end of the week that might make you smile again.
I think this is clearly a criticism of the use of deep-fake and AI
The way each member looks scared, forced to watch "themself" do things that they don't want, the panic to see people wanting to see it happen for real, the way they are all trapped
No for me it's kinda genius
guys, di era serba cashless skrng, tetep punya cash di dompet yaa.
barangkali di jalan ketemu penjual yang sudah berumur yg sudah tidak update lg sama teknologi, jangan lupa jajan di mereka😖🫶🏼
Duit pajak lu jajan ciki di indomaret, potongan gaji lu tiap bulan, dipake buat ngebayarin anak istri pejabat buat jalan2 ke New York.
FYI Jakarta - New York PP itu puluhan juta per orang.
berarti sebenarnya kuliah kedokteran bisa gratis ya? bisa. ukt bisa gratis ya? bisa. korban bencana bisa relokasi ya? bisa. bisa punya akses kereta sampe pelosok, tol, dan mrt kayak di negara maju ya? bisa. bisa punya synchrotron ya? BISA.
semua bisa, tapi GAMAU. liaten EMBEGE.