@wawan20609915@msaid_didu@PDI_Perjuangan@PDI_Perjuangan "bangun" woi! "Tangi"!!!
Ora usah ngeles!!
Itu Warisan Bapakmu diinjak injak!!!
Mana guyubmu?!
Mana Marhaenmu?!
Mana gotong royongmu?!
Mana semangat juangmu?!
Jare "anak Bung Karno"?!
Mana 10 pemuda yang diminta Bung Karno itu?!
@wawan20609915@msaid_didu@PDI_Perjuangan Dikata nggak nyambung simbol kerbau dan banteng?
PNI di masa-masa awal bergambar kerbau!
Diganti oleh Soekarno menjadi Banteng!
Ada alasan kuat dibalik penggantian itu!
Itu warisan Presiden Soekarno!
https://t.co/IEGuVqrkPe
@zeracnovic@jawasastra Betul. Marwahnya jatuh sendiri.
Pak Jokowi 1 - 0 Pak JK
Pak Jokowi,
orang boleh suka atau tidak suka, bebas.
Tapi lihat cara berpolitiknya? di atas rata-rata. Jago. Banget.
Mana tiap kontestasi nggak pernah kalah. Walkot, Gub, Presiden, terakhir? Kontestasi anaknya 🥶
@Kaan20251535951@TxtdariHI Ditambah,
Internal AS kini juga tengah berkonflik mengenai kebijakan tariff Trump.
Mahkamah Agung AS, dengan kekuatan politiknya, berupaya membatalkan kebijakan Trump tersebut.
Di sisi lain, Indonesia sudah "terlanjur basah" mengikuti kebijakan yang "katanya" resiprokal itu.
@Kaan20251535951@TxtdariHI Yes.
RI di bawah arahan Prabowo kemungkinan "cari aman" dengan bermain politik dua kaki.
"Berlindung" di balik narasi politik luar negeri bebas aktif.
Tapi AS tidak bodoh. Indonesia ditarik lebih dalam dari perkiraan semula.
Dan ini, tentu silent pressure yang sangat berat.
@TxtdariHI Sementara itu,
Dalam budaya diplomasi Tiongkok
Posisi berdiri = pesan politik.
•Tengah = kehormatan tinggi.
• Dekat pemimpin utama = trust & status.
Jika Presiden RI ditempatkan di tengah, itu bisa berarti:
Bahwa Indonesia bukan sekadar peserta, tapi priority partner.
@TxtdariHI Jika Indonesia ditempatkan di pinggir, secara simbolik itu bisa mencerminkan:
Indonesia dianggap important regional player, tetapi bukan pusat arsitektur keamanan Barat.
AS dan sekutunya masih memegang struktur inti (core) dalam forum tersebut.
Kangen puasa di Madinah🥹🩵
Umroh pas Ramadhan really hits different… biayanya mungkin agak lebih mahal but very worth it!!! Indescribable feelings cuma fokus ibadah dan lupa semua masalah duniawi. To feel at ease, at peace. Semoga dimudahkan jalannya untuk ngerasain ini guys🫶
Ini disinformasi dan kesalahan klip yang beredar luas.
Klip viral yang dipotong:
Hanya menampilkan bagian "Indonesia siap mengakui Israel dan membuka hubungan diplomatik dengan Israel" → terdengar seperti normalisasi sepihak tanpa syarat, memicu tuduhan pengkhianatan Palestina.
Pernyataan lengkap Presiden Prabowo (28 Mei 2025, joint press dengan Macron di Istana Merdeka):
“Begitu negara Palestina diakui oleh Israel, Indonesia siap untuk mengakui Israel dan kita siap untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel.”
Diulang lagi di pidato PBB September 2025:
Indonesia dukung two-state solution — Palestina merdeka dulu, baru RI akui Israel + jamin keamanan keduanya.
Fakta singkat:
Indonesia belum mengakui Israel sekarang.
Syarat mutlak:
Israel harus akui Palestina merdeka dulu.
Ini justru menegaskan posisi anti-penjajahan RI (sesuai UUD 1945) dan dukung kemerdekaan Palestina.
Kesimpulan:
Klip dipotong sengaja hilangkan syarat utama → jadi misinformasi emosional.
Bukan khianat, tapi tawaran damai kondisional pro-Palestina.
Sumber resmi:
https://t.co/JqZ0lQKLH4, Kompas, Detik, Tempo, Republika (Mei–September 2025).
Share biar klarifikasi!
@msaid_didu Selain dari sisi emiten, juga sentuh sisi governance dari regulator:
✅️ audit independen OJK & BEI
✅️ publikasi enforcement statistic
✅️ cooling off period eks pejabat regulator
✅️ wajib lapor aktivitas pasca jabatan (5 tahun)
✅️ reform mekanisme seleksi pimpinan