Seorang pemuda asal Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, dilaporkan menjadi korban penganiayaan pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIT. Korban mengalami luka-luka setelah dikeroyok oleh sekelompok orang.
Berdasarkan informasi yang beredar, aksi penganiayaan tersebut dilakukan oleh sekelompok orang yang dikaitkan dengan TPNPB-OPM. Korban disebut-sebut dituduh sebagai mata-mata atau informan aparat keamanan, sehingga menjadi sasaran pengeroyokan. Hingga kini, belum ada keterangan resmi yang dapat memastikan motif maupun kronologi lengkap kejadian tersebut.
Korban dilaporkan mengalami sejumlah luka akibat penganiayaan dan belum diketahui secara pasti kondisi kesehatannya saat ini.
Peristiwa tersebut masih memerlukan klarifikasi serta verifikasi dari pihak berwenang. Aparat diharapkan segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap fakta yang sebenarnya, memastikan pihak-pihak yang bertanggung jawab, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat agar situasi keamanan tetap kondusif.
#Indonesia 🇮🇩: West Papua National Liberation Army” (#TPNPB) killed a woman who was allegedly working for Military Intelligence in #Yahukimo.
The TPNPB members were apparently armed with a couple of Scoped Bolt-Action rifles —possibly chambered in 5.56mm / .223 and made locally.
@ARSIPAJA Itu bukan liburan ndut.
Itu warga lo jadi buruh migran. Cari kerja di negara org, krn di negara yg lo amburadul ini mereka gak dpt kerja yg layak.