Gak nyambung sih, yang eksploitasi SDA kan penguasa pusat maupun daerah bersama oligarki, tapi kenapa tukang nasi uduk yang digulingkan gerobaknya..??
Harusnya mereka marahnya ke penguasa, bukan ke pedagang nasi uduk..
Mereka itu cuma sekumpulan pemuda yang pengen eksis di mata para seniornya, biar dianggap bisa mengemban tugas sebagai centeng maupun DC.
Sama sekali gak ada hubungannya secara langsung dengan tata kelola SDA di Maluku, murni soal ambisi para pemuda tersebut dalam menggeluti bisnis premanisme.
Kalau dibilang efek domino dari praktek eksploitasi SDA secara ugal-ugalan mungkin bisa jadi ada, tapi bukan motif secara langsung.
GALAK SAMA RAKYAT,
JINAK SAMA KORUPTOR
Tadi pas jalan pagi lewat seputaran Kali Code. Trus liat ada spanduk panjang dan gede ini.
Mungkin keresahan ini mewakili kita semua para WNI.
Yes, those photos you’ve seen are real.
More than 18 years ago, a baby named Lamine Yamal and his mom Sheila met Lionel Messi at a UNICEF fundraising photoshoot.
Today, their achievements on the pitch inspire millions. Off the pitch, both Messi and Lamine Yamal use their voices and platforms as UNICEF Goodwill Ambassadors to support and advocate for children around the world.
The goal? That every child survives, thrives, and fulfils their potential.
We are proud to have them on our team.
Credit: Joan Monfort
Yes, those photos you’ve seen are real.
More than 18 years ago, a baby named Lamine Yamal and his mom Sheila met Lionel Messi at a UNICEF fundraising photoshoot.
Today, their achievements on the pitch inspire millions. Off the pitch, both Messi and Lamine Yamal use their voices and platforms as UNICEF Goodwill Ambassadors to support and advocate for children around the world.
The goal? That every child survives, thrives, and fulfils their potential.
We are proud to have them on our team.
Credit: Joan Monfort
Hehe gini ya, UMR Jogja Rp2,8 juta, UMR Jakarta Rp5,7 juta. Nasi goreng di Jogja Rp15 ribu, di Jakarta juga Rp15 ribu. Masih mau bilang Jogja murah?
Nanti pasti ada yang bilang, "Ya pinter-pinter aja nyari yang murah. Di Jogja yang nggak viral atau masuk gang juga masih murah," dan lain-lain. Tapi pernah kepikiran nggak? Itu kan kalau belinya cuma satu. Iya, satu porsi nasi goreng Rp15 ribu emang nggak terlalu kerasa. Tapi kalau gaji Rp2,8 juta terus harus beli nasi goreng buat lebih dari tiga orang, ya tetap kerasa juga.
Udahlah, akui aja kalau UMR Jogja itu memang rendah dan Jogja sendiri udah overrated.
Saya orang Jogja ya, pemirsa. 🙏
Di negara ini,
Polisinya membunuh, Tentaranya membela oligarki, Kejaksaannya cuci uang, Seskabnya Teddy, Presidennya Prabowo, Wapresnya Gibran.
Mau berharap ke siapa?😂😂😂
Wallahi,
We only need Allah😭
Ternyata malingnya yang paling kenceng teriak "Maling!!"
Rumah Jampidsus Febri Ardiansyah mau digeledah, eh tiba-tiba dijaga ketat oleh aparat TNI.
Takut ketangkap malam ini?
Sehebat itukah dia sampai bisa menghalangi proses hukum?
Ini baru namanya "perlindungan level dewa".
Siapa yang sebenarnya takut digeledah? 🔥
Tapir di Register 45 lari ke jalan karena hutannya udah habis digerus konsesi perusahaan.
Warga yang ngebunuh?
Mereka hidup di lahan konflik agraria puluhan tahun , tanahnya direbut korporasi, haknya diabaikan negara.
Lalu negara muncul buat ngancam 15 tahun penjara.
Jadi biar gue paham:
hutan dikasih ke perusahaan = legal.
Satwa kehilangan habitat = dibiarkan.
Warga miskin ngebunuh satwa yang masuk permukimannya = 15 tahun.
Yang ngerusak ekosistem sampai tapir stres lari ke jalan, dapet izin dari siapa?
🤔
Mural kritik soal korupsi Mandala Krida kabarnya dihapus secara selektif 🤔🏟️
Kenapa selektif? Itu karena tulisan "PSIM JOGJA" dibiarin utuh, tapi tulisan tentang kritiknya ditimpa cat hitam.
Menurut kalian, apa benar ada "tekanan"??🤔
kenapa ormas #jagajogja bisa masuk ke UGM dan seenaknya klaim atas nama UGM. bentuk tipis ancaman buat ruang akademik yang kritis kah?
memang kita ruang untuk bebas bependapat. tapi, pendapat ro actionmu ki ngerepresi aksi liyane BLOK GOBLOK RA SUDI.
#TOLAKORMASMASUKKAMPUS