Saat ini, Watanabe Mayu (Lulusan AKB48) kembali menjadi perbincangan publik.
Mantan anggota AKB48, Watanabe Mayu (Mayuyu), sekilas muncul melalui video musik (Heavy Rotation dan Gingham Check) dalam program spesial Fuji TV "Heisei no Meishamen Renpatsu! Ano Hito Bifoa Afuta" yang disiarkan pada 22 September 2026.
Penampilan tersebut memicu nostalgia di kalangan netizen dan penggemar yang mengenang masa-masa kejayaan AKB48 di era Heisei.
Watanabe Mayu telah pensiun secara mengejutkan dan mengakhiri kontrak dengan agensinya pada akhir Mei 2020. Mengingat prestasinya sebagai idola top yang masuk jajaran 5 besar Senbatsu selama 9 tahun berturut-turut, netizen kini kembali penasaran dan menanyakan kabar serta kesibukannya di usia yang menginjak 32 tahun.
- https://t.co/EX7N4F7EXi
- https://t.co/rnyDWgCaye
- https://t.co/gjbzYteHAT
- https://t.co/raqzLz79PW
- https://t.co/N2qiR6djZx
#元AKB48 #渡辺麻友
KASUS IJAZAH GIBRAN DI MK OLEH DENNY INDRAYANA DKK.
ADA APA?
JADI BEGINI, GIBRAN ITU:
1) SMA di Singapura, di Orchid Park Secondary School. Sampai O level.
Setara pendidikan sampai kelas 10 atau kelas 1 SMA kalau di Indonesia.
Ingat, cuma sampai KELAS 10. Jadi belum setara SMA.
2) Dia lanjut ke UTS-Insearch di Sydney, Australia.
Apakah UTS-Insearch ini SMA? BUKAN!
Dia adalah bimbel dan matrikulasi persiapan masuk kampus.
Biasanya dipakai lulusan SMA di luar Australia (misal Indonesia, China) buat matrikulasi atau penyesuaian kurikulum Australia.
Wajarnya 1 tahun di sini, setelah selesai lanjut ke kampus di Australia.
UTS-Insearch ini punya University of Technology Sydney, wajarnya ya abis 1 tahun di sini lanjut ke UTS.
Tapi Gibran cuma menghabiskan 6 bulan di sini.
3) Tapi kita semua tahu, Gibran lulus S1 dari kampus MDIS Singapura.
Bukan di UTS Sydney.
Kok bisa? Kampus Singapura biasanya mau menerima O-level dengan tambahan ujian atau kualifikasi lain.
Jadi O-level Orchid Park Secondary School, bisa dipakai masuk situ.
Terus S1-nya lulus.
JADI GIBRAN MASUK UNIVERSITAS DAN LULUS S1 TANPA IJAZAH SMA KONVENSIONAL.
***
MASALAHNYA TERJADI KETIKA DIA NYALON JADI PEJABAT
Kenapa?
Karena di Indonesia, syarat nyalon pejabat itu LULUS SMA/SEDERAJAT.
Kalau mau nyalon Pemilu, di berkasnya harus ada IJAZAH SMA.
Walaupun udah lulus S1, S2, S3, tetep aja yang ditunjukkan harus IJAZAH SMA.
Punya ijazah lebih tinggi, tidak membuktikan dia punya IJAZAH SMA.
***
NAH, GIBRAN WAKTU NYALON GIMANA?
Si sertifikat bimbelnya yang di Australia itu, DISETARAKAN DENGAN IJAZAH SMK PEMINATAN AKUNTANSI DAN KEUANGAN.
***
Argumennya Denny Indrayana dkk di MK adalah:
1) Bimbel di Australia tidak setara dengan SMA.
2) Berarti Gibran tidak punya ijazah SMA.
3) Pencalonannya sebagai Wakil Presiden tidak memenuhi syarat pendidikan minimum SMA.
Kalian harus tau, kalau di kasus Boeing 737 Lion Air yang jatuh Januari 2021 lalu, Boeing ngirim dana santunan sebesar Rp138 miliar buat keluarga korban, lewat Aksi Cepat Tanggap, dan DIKORUPSI 🤣
Hukumannya cuma 4 tahun shatttt 🤣
Menit 25 sampai menit 30 di podcast ini bener-bener bikin nyesek.
Beliau bilang, “Di internal saya sendiri aja saya gebuk-gebukin, kok nggak kapok. Bea Cukai saya obok-obok tuh, saya pindah-pindahin eselon II-nya, saya peringatin, sampai saya rumahin. DJP saya kotak-kotakin biar pada nggak bisa gerak. Kalau maling pasti saya sikat.”
Nggak lama setelah itu, beliau malah dipecat.
Ironisnya, banyak yang justru senang. Anak buah tepuk tangan, sementara sang pengganti datang sambil dadah-dadah dan senyum lebar.
“Solid yaa… solid kan… solid ya semuanya!!”
Asal bapak senang is back.
Mirisssssssssss 😭
🔵Il selfie tra Suwarso e il signor Ernesto Bianchi, 95 anni, che ha potuto vedere dal vivo il Como in Champions proprio grazie all’iniziativa del presidente.
Una foto stupenda.