jebakan ideologis paling berbahaya dalam kapitalisme kontemporer: slow living. Slow living hanyalah estetika bagi mereka yang mampu membelinya, sementara rakyat jelata di bawah sana tetap harus berlari hanya untuk bertahan hidup.
-gaji di bawah umr
-kualitas udara buruk
-tata kota bobrok
-fasum gak memadai (beberapa daerah)
-keluarga konservatif
-akses fasilitas rekreasi minim
-tekanan kerja gila-gilaan gaji kayak tai
baca buku adit, nanti uang hasil cenblunya beliin buku ya, udah aku bantu qrt soalnya
sangat disayangkan bahwa buku terpopuler terkait peristiwa g30s adalah jakarta method yang sangat amerika-sentris dan cenderung mereduksi pelaku2 lokal sebagai bidak permainan imperialisme tanpa agency sama sekali
Gaslighting dalam bentuk value religius ini familiar banget ya di kita 😌
“Ya kamu sakit karena hatimu belum bersih.”
“Kamu punya masalah itu karena dosa-dosamu.”
Sebenarnya saya agak bingung mas, gimana ceritanya seseorang bisa pro zionis Israel dan ngefans sama Hitler dalam waktu bersamaan? Anomali akhir zaman, kah?