izin menyampaikan sedikit pendapatku juga
sebelumnya, aku benar-benar berterima kasih dan sangat menghargai semua usaha para admin selama ini. waktu, tenaga, pikiran, bahkan mungkin perasaan yang sudah dikorbankan untuk mendukung idola bukanlah hal yang mudah. aku yakin banyak—
yang jadi pertanyaanku, setelah semuanya dibuka ke publik, apakah akhirnya dapat jawaban? dapat solusi? atau justru masalahnya makin melebar?
semoga ke depannya komunikasi bisa lebih baik keduanya. biar yang dicari benar-benar penyelesaian, bukan sekadar meluapkan kekecewaan.
ya makannya jangan mancing, kan awalnya tuh masalah itu cm kalian yg didalem yg tau. kalian nyampein disini harapannya apasih? berharap dapet solusi juga dr yang lain? ya sampein apa masalahnya. kl gabutuh solusi dr yg lain yaudah gausah dibawa ke publik. beres loh kak gitu aja
gausah dipelintir jadinya seolah olah nyuruh mundur para admin ya. konteksnya gak disana. kalian tuh admin loh, aku cuma minta tolong untuk lebih bijak lagi dalam bertindak. gaada yg lupa sama usaha usaha kalian kok tenang aja.
Ternyata benar, fans berasa punya hak ngatur-ngatur hidup idolanya. Nuntut ini-itu. Pas enggak dituruti, malah ngambek dan bilang “Lu terkenal juga karena ada gue.” Enggak gitu, Sayangku. Idolamu terkenal karena dia berkarya. Perihal kamu menikmati karyanya atau enggak, itu hakmu
Pada akhirnya, seperti kata Pandji, “Fans are demanding, friends are understanding.” Padahal, enggak perlu berlebihan. Biasa aja. Jadikan karya yang kaunikmati kawan dalam melewati fase hidup. Lalu, anggap si pembuat karya sahabatmu, bukan idolamu. Saling menuntun, bukan menuntut
Ternyata benar, fans berasa punya hak ngatur-ngatur hidup idolanya. Nuntut ini-itu. Pas enggak dituruti, malah ngambek dan bilang “Lu terkenal juga karena ada gue.” Enggak gitu, Sayangku. Idolamu terkenal karena dia berkarya. Perihal kamu menikmati karyanya atau enggak, itu hakmu
dari dulu sampai sekarang selalu ada reminder: "siapkan ruang kecewa untuk dia"
not sure if it's just words bcs after everything, the expectations are still way too high🥲
sama satu lagi aku tau ya mana yang benar-benar memberi kritik, saran dan hanya aji mumpung pengen keluarin uneg-uneg karena ekspektasi nya tidak sampai!
if i were in that position, i'd probably feel the same way. every feeling is valid but not when it turns into putting someone down, insulting, belittling, or comparing him to others.
we chose to stand by and support him from the very beginning. so why should that choice become a burden or something that comes with expectations of getting something in return?