Tom lembong sudah ditahan!
Yuk next kejaksaan agung yg masih gantung kejelasan kasusnya :
- airlangga hartanto ( kasus cpo)
- yaqut cholil ( kasus kuota haji)
- menpora dito ( bts 4G)
- z.hasan (kasus korupsi di kemendag)
Kira2 bergerak gak?
Kasus impor gula, Tom Lembong dkk. diduga melawan hukum/menyalahgunakan wewenang memberikan izin impor gula, merugikan keuangan negara 400 juta rupiah dan menguntungkan suatu korporasi.
Kesampingkan hukum internasional, coba kita analisis sedikit🧵:
https://t.co/4bi8KLYjFg
Sebagai warga +62 yang tinggal di Bangkok, penasaran sama kampus yang kasih Doctor Honoris Causanya aa @RaffiAhmadLagi
Ini guide line cara menuju kampusnya dari halte bus Ratchatewi
Naik bus biru no 29
Turun di halte Grand Miracle Hotel
Taraaaa~ sampailah di Vibharadi-Rangsit 64, Yeak 3
Yang ternyata... Hotel 🤯
Sampe masuk dan tanya ke resepsionis terkait kebenaran alamat di website UIPM. Ternyata bukan kampus...
“𝗦𝗮𝗸𝗮𝗿𝗮𝘁𝘂𝗹 𝗧𝗮𝗵𝘁𝗮”
Saat 20 hari menjelang tanggal pelantikan Presiden baru, nampaknya akan terjadi tsunami politik bagi dinasti Mulyono yg akan membuat banyak orang terkesima.
Lihat saja setelah kalender melewati angka 30 September nanti, akan terjadi serentetan peristiwa yg membuat kedokteran istana membentuk tim untuk membangun rangkaian diagnosa bahwa kesehatan Sang Raja mulai bermasalah.
Sementara di ruang lain istana, tim multi media dari lembaga yang seharusnya mengurus pemerintahan bidang komunikasi sibuk memproduksi scene-scene dokumenter kisah Mulyono, mulai dari kesederhanaan lorong gorong-gorong hingga aksi giring bebek disusun secara epik untuk menciptakan melodramatik yg memantik rasa iba, bila perlu diberi back sound lagu “Gugur Bunga”.
Tapi anehnya, di sisi luar istana, segerombolan para penjilat mulai ngepak-ngepak barang. Mister Cepot Bahlul misalnya, mulai jarang terlihat muncul, Lord mulai rajin ke Singapura untuk alasan kontrol kesehatan, Tukang Ban Serep sibuk bolak-balik Kuningan menunggu setelan oranye.
Semua petinggi dan para patih pelan namun pasti berangsur mulai menjauh. Sorot mata Sang Raja mulai terlihat panik, warna coklat dan ijo sudah mulai nampak menjadi abu-abu.
Gerak para komandan yg berkali-kali dipromosi dan dinaikan pangkatnya mulai terasa slow motion dan menjaga jarak, entah karena tak mau terkena sial karier dipergantian kekuasaan, atau karena pak Danjen memang sempat berdehem sambil senyum miring, “mau ke Papua..?”.
Satu-satunya yg masih sedikit rajin paling segelintir keroco-keroco Partai Salah Input dan Mantri Urusan Cebokin, itu pun durasinya mulai melemah sejalan dekatnya tanggal 20 Oktober 2024, maklum, para bohir 9 cacing mulai stop anggaran.
Semua strategi Mulyono mulai terasa kebas dan ba’al. Srategi begal nasab misalnya, belakangan mulai semakin meredup dan tak lagi mampu mengalihkan perhatian publik dari topik gratifikasong Jet Pribadi dan bejatnya bacot Fufufafa.
Padahal Artis Peyot Dangdut Jaman Jadul dan Abu Janda pun sudah disawer untuk strategi menabuh gendang, mulai dari irama Paus hingga balik lagi ke lagu Bahar Smith, tapi strategi tetap saja gagal, topik Jet Pribadi dan Fufufafa terlalu kencang daya guncangnya.
Alhasil, detak jantung tuan dan nyonya Mulyono semakin hari semakin cepat pacunya, ketakutan dan kecemasan akan kegagalan menikmati rumah mewah diatas tanah seluas 12.000 meter pasca lengser keprabon semakin menghantui.
Boleh jadi bayang-bayang kisah Soekarno-Hartini diakhir kekuasaan orde lama bolak-balik melintasi dalam benak Mulyono.
Ditambah lagi rakyat mulai semakin berani dan terang-terangan meneriaki Mulyono saat berada dikeramaian, tak ada lagi rasa takut, apalagi rasa hormat.
Tak peduli apakah ketika ia ada didepan pak Bewok atau pun didepan mantan Danjend Kopassus sekalipun, rakyat tetap berteriak mengejek Mulyono. Ngeri, semoga tak ada yg mulai lempar-lempar botol Aqua.
Sebagian aktivis dan tokoh pelan-pelan juga mulai mengambil langkah hukum, ada yg mulai menggugat soal perbuatan tercela yg berpotensi membatalkan pelantikan, ada juga gugatan korupsi terkait gratifikasi.
Mulyono cemas, bagaimana kalau sidang MPR menetapkan calon pengganti pasangan pak Danjen ?. Bagaimana juga jika KPK akhirnya tak ada jalan mengelak kecuali harus menaikan penyelidikan ke tingkat penyidikan perkara gratifikasi dan Tambang Timah ?
Mungkinkah akan ada Dinasti di dalam Lembaga Pemasyarakatan Suka Miskin ?
Lagi dan lagi, jutaan akal bangsa ini dihadapkan kembali oleh Tuhan pada kebesaranNya.
Mau pakai rumus logika apa pun, orang-orang yang berakal pasti akan mengakui, bahwa Sang Maha Kuasa telah menyodorkan bangsa ini dalam beberapa frame kisah nyata kekuasaanNya yg tak dapat dibantah.
Dulu ada kisah Setnov dan Sambo untuk dijadikan bahan renungan, bahwa tak ada yg tak mungkin jika Tuhan berkehendak. Kini Tuhan tambahkan lagi dengan kisah Si Raja Utang, setelah ini semua, kekuasaan Tuhan mana lagi yang engkau dustakan wahai kaum IQ 58%…?
Netizen tampaknya semakin yakin akun Kaskus bernama Fufufafa memang dimiliki oleh Gibran Rakabuming Raka, wakil presiden terpilih 2024. Satu bukti konkret yang dibagikan di media sosial pun menguatkan tudingan tersebut.
.
Dalam unggahannya, dia menyertakan tangkapan layar unggahan di Kaskus milik akun Taufik300380 pada 13 Juni 2014 pukul 22.42 WIB. Dalam unggahan tersebut, dia menyertakan artikel dari Andi Arief yang menyatakan bahwa Jokowi menyembunyikan anak pertamanya.
.
Melihat unggahan tersebut, tak sedikit netizen yang akhirnya lega karena akun Fufufafa terbukti milik Gibran Rakabuming Raka. Mereka pun mengucapkan terima kasih kepada Andi Arief yang secara tak langsung membantu pengungkapan hal tersebut.
.
Eka Alisa Putri/PRMN
.
Selengkapnya https://t.co/BFyjNzIEnl
#GibranRakabuming #Fufufafa #PRMN
Bayangin aja, lagu Asma ini yang kalian denger di mana2, penciptanya sampai minjem uang untuk bayar sekolah anaknya. Nominal dari royalti lagu ini nggak main2, setengah Milyar lebih ada, tapi justru orang2 yang nggak punya hak dapat paling banyak & nggak transparan.