Karena memperjuangkan
tak pernah mudah…
ia menuntut hati yang tetap tinggal
saat segalanya ingin pergi,
ia menuntut keyakinan
meski dunia terus bertanya:
masih pantaskah dilanjutkan?
Lalu, apa salahnya
mengharapkan kita..
meski dunia tak menjanjikan,
meski waktu tak selalu ramah,
bukankah hati tetap berhak
memeluk harap yang sederhana?
Ia tahu, hatinya tak benar-benar kuat. Tapi ia ingin memberi ruang, ingin terlihat dewasa, ingin menunjukkan bahwa ia mampu bertahan meski ada luka yang mulai menganga.
Renan masih ingat betul malam itu. Malam yang kelam, tapi tidak sehitam perasaan yang menyelimutinya sekarang.
"Aku berjanji akan baik-baik saja," katanya waktu itu. Suaranya tenang, tapi retakan di dalamnya sulit disembunyikan.