Yang merupakan effort antara lain :
Anter-jemput
Beliin hadiah
Ngajakin jalan
Apapun yg ngeluarin tenaga , waktu dan uang
Dan effort layak dapet apresiasi.
Yang termasuk effortless :
Chatan
Telponan
Yang disebut bare minimum :
Setia
Kejujuran
Komunikasi
Gak genit ke lawan jenis lain
Kuharap gak ada campur aduk lagi atau bikin laki2 merasa serba salah ๐
FASE 1: Hapus Versi Lemah Diri Lo
Sebelum jadi orang yang baru, lo harus menghancurkan siapa diri lo sebelumnya:
- Hapus semua gangguan (distraksi): konten "brain rot", orang toxic & kemalasan
- Bangun pagi (4-5 pagi), bukan untuk produktivitas, tapi untuk "pengendalian diri"
- Mandi air dingin. Disiplin dimulai dari ketidaknyamanan (jadi habit baru)
- Kurangi junk food dan scrolling gak jelas
Jika lo tidak mengubah lingkungan, lo akan selalu jatuh ke dalam pola lama (looping)
awokawok ngamuk dia, tiba-tiba bahas etika
virdian: "oke kita anggap bundaran HI bukan tempat demo. sama seperti dapur MBG & kopmer bukan tempatnya polisi dan juga tentara"
puas bgt liatnya kena skakmat terus ๐
Jadi ada cowok yang baru aja dapat bonus besar dari kantornya. Karena lagi hepi, dia ngajak cewek makan di restoran fancy buat ngerayain.
Awalnya si cewek bilang mau pesan pasta seharga $35 (sekitar Rp570 ribu). Aman lah.
Tapi pas pelayan datang, mendadak si cewek pesan Surf and Turf (steak premium + lobster) seharga $220 (sekitar Rp3,6 juta) ditambah kaviar $85 (sekitar Rp1,4 juta).
Si cowok sebenarnya kaget, tapi masih mikir, "Ya udahlah, sekali-kali. Toh lagi ada duit juga."
Masalahnya, pas makanan datang, si cewek cuma makan tiga suap steak lobster dan satu sendok kecil kaviar, terus dia bilang, "Aduh, aku udah kenyang banget."
Melihat makanan hampir Rp5 juta yang nyaris nggak disentuh, si cowok memutuskan untuk membungkus sisanya buat dibawa pulang.
Nah, di sinilah plot twist-nya.
Si cewek malah bilang kalau dia nggak mau makan leftovers dan menganggap bawa pulang makanan sisa itu memalukan. Bahkan dia ngasih ultimatum:
"Kalau kamu tetap bungkus makanan itu, aku pulang sekarang."
Dan si cowok lebih milih makanannya. ๐
Kencan selesai. Si cewek pesan Uber sendiri. Mereka nggak pernah kontak lagi setelah malam itu.
Menurut saya, pelajaran menarik dari cerita ini bukan soal siapa yang benar atau salah.
Tapi kencan pertama memang sering jadi fase skrining. Kita bukan cuma mencari kecocokan, tapi juga melihat nilai hidup, kebiasaan, dan karakter seseorang.
Cara orang memperlakukan makanan, uang, pelayan restoran, sampai cara mereka menghadapi perbedaan pendapat sering kali kasih gambaran yang lebih jujur daripada rayuan gombal saat PDKT.
Dan buat saya pribadi, membungkus makanan yang masih layak dimakan bukan sesuatu yang memalukan.
Yang lebih aneh justru pesan makanan hampir Rp5 juta lalu dibiarin terbuang percuma karena gengsi.
Kalau kalian ada di posisi si cowok, bakal bungkus makanannya atau milih ngalah demi si cewek? ๐ค
Alhamdulillah ambil rapor, hasilnya
Alfa naik kelas 4, nilai memuaskan. Ada 2 nilai bulet 96. Matematika dan IPAS.
Kelebihan alfa yg disorot: fisik dan penjaskesnya 98 wkwwkwkw
Adiknya malah juara kelas ๐ฟ.
Naik kelas 2.
Plis @ruangguru bikin COC tapi pesertanya dari IPDN, Akpol, Akmil, Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran, dkk (yg halo dek semua). Setiap mau mulai dan selesai ngerjain soal harus bilang, "Mohon izin soal siap dikerjakan/sudah selesai". Yg kalah push up 100ร
pernah mikir gini gak?
kan pak SBY tuh orang militer juga ya, jendral juga
tapi beliau tuh gak gitu-gitu amat kan ya
ini kenapa segala dimilterin njirr