Kami tidak seharusnya dipaksa untuk
terbiasa dengan udara yang tidak sehat.
Kami tidak seharusnya merasa beruntung hanya karena masih bisa bernapas dengan nyaman di rumah sendiri.
Dan kami tidak seharusnya terus-menerus belajar bertahan dari masalah yang seharusnya ditangani hingga ke akarnya.
Karena bagi kami, ini bukan sekadar kabut yang akan berlalu.
Ini tentang kesehatan, kehidupan, dan hak kami untuk menghirup udara bersih.
-Winney Amiani
#SalingJagaWarga
"Video ini tanpa filter. Kota ini, sekarang, seperti ruangan yang penuh gas. Tidak ada ruangan untuk kabur dan bersembunyi," kata Emmanuela Shinta, aktivis Dayak di Palangka Raya.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto mengatakan kebakaran hutan dan lahan sudah menurun jauh.
Pelantikan Tidak Bisa Memutihkan Cacat Syarat.
Dalam hukum, ada asas: cacat pada hulu mengakibatkan batal pada hilir.
Dalih bahwa Gibran sudah dilantik sehingga tidak bisa didiskualifikasi adalah logika yang keliru dan berbahaya.
Bayangkan ada seorang dokter spesialis. Ia sudah membuka praktek, memasang plang besar, sudah dikukuhkan dengan SK resmi dan dilantik secara seremonial.
Kemudian terungkap bahwa gelar dokternya palsu. Syarat paling mendasar untuk menjadi dokter saja tidak ia penuhi.
Pertanyaannya: apakah hanya karena sudah dilantik dan sudah terlanjur berpraktek, dokter palsu itu harus dibiarkan terus mengobati orang?
Tentu tidak. Justru karena ia sudah berpraktek, bahayanya jauh lebih besar. Jika dibiarkan, berapa banyak pasien yang akan terancam nyawanya di tangan seseorang yang tidak kompeten?
Begitu pula dalam jabatan publik. Dalam hukum tata negara, cacat di hulu mengakibatkan batal di hilir. Jika syarat awal pencalonan saja sudah cacat dan tidak sah, maka pelantikan tidak bisa dijadikan alat cuci untuk melegitimasi kecacatan itu.
Pelantikan adalah seremoni, bukan obat penyembuh ijazah palsu.
YANG MENCALONKAN JKW DAN FUFUFAFA ADALAH PARTAI-PARTAI
TAPI SAAT IJASAH BAPAK ANAK INI BERMASALAH KE MANA PARTAI-PARTAI ITU??
YG MEMBELA KOK RELAWAN???
Ini yg menyebabkan index penegakan hukum negeri ini anjelok di bawah Posisi Nepal , no 34 dari bawah ; salah satu penyebabnya napi sdh sekian taon tdk dieksekusi , bahkan dikasi jabatan sbg kokisaris BUMN , bgmn Pak Prabowo ??
Baca di sini: https://t.co/9pX7tMc6Rn
Gus Alex mengungkap 24 anggota Panja Komisi VIII DPR disebut meminta uang 3.000 riyal per orang saat kunjungan kerja ke Arab Saudi pada 2024.
~IQ #GusAlex#anggotaDPR
momen flashback gibran jelasin program MBG:
" 400 triliun ini akan mengalir ke warteg warteg, kantin kantin , warung warung , ketring ketring dan ibu ibu di desa"
sementara hari ini gadaa tuh pake warteggg
pembual + pembhong besar
Staf Khusus Menteri Agama RI periode 2019-2024 Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex, terdakwa kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2023-2024, mengungkapkan tiga pimpinan Komisi VIII DPR RI meminta dirinya memungut ulang uang dari penyedia katering dalam persidangan pada Jumat (4/9) dini hari.
Selain itu, Ishfah mengungkapkan 70 anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR meminta difasilitasi Maktab 111, padahal tidak berhak.
Maktab 111 merupakan area pelayanan khusus (maktab) kategori VIP yang terletak di Mina untuk jemaah haji, khususnya haji khusus (plus) atau furoda.
Lebih lanjut, Ishfah menyebut sebanyak 24 anggota Panja Komisi VIII DPR juga meminta uang 3.000 riyal untuk setiap orang. Namun, ia mengaku hanya menyanggupi memberikan 1.500 riyal per orang. Uang tersebut, katanya, untuk oleh-oleh.
Simak selengkapnya di https://t.co/wP16vn5KQq
(📷 oleh tim CNN Indonesia)
#cnnindonesia #cnnindonesiacom #IshfahAbidalAzis #KPK
Peringatan HUT RI mulai dirayakan di Istana Merdeka sejak 17 Agustus 1950 sejak pemerintahan Sukarno, hingga sekarang.
Namun, perayaannya berbeda, dari presiden demi presiden. https://t.co/pzYKzCFjDS
Inilah penampakan kapal pesiar Haji Isam yang disulap menjadi kantor berjalan untuk mendukung Proyek Pangan Nasional di Wanam Papua Selatan.
Biasanya kapal pesiar itu berlabuh di kota2 Wisata, tapi ini mah berlabuhnya di lokasi proyek.
Loyalitas dan totalitas tanpa batas untuk masa depan Papua👍