Kalo masih mau sama aku, perbaiki lagi skill komunkasikamu. Hidup perlu ngobrol dan tukar cerita kalo sebatas kasi kabar aja bukan hal yang penting buat kamu ya mending sampe sini aja.
When Raisa said:
“Aku memilih melepaskan yang membingungkan, karena aku tidak sekurang itu untuk diragukan. Aku layak dicintai dengan jelas, sepenuh hati dan tanpa ragu.”
We deserve better guys ✨
I’m the type of person who when I love something or someone I go all in,intense, deep n for a long time. But once it’s over, it’s over completely. No looking back, no second chances.
Aku pernah dengar dari seorang psikiater, kalau ada orang yang gampang kepikiran, memilih sendiri saat lagi tertekan, ingin semuanya sempurna tapi sering menunda-nunda, itu kadang berhubungan dengan luka batin dari masa kecil. Perasaan seperti pernah diabaikan, tidak diterima, atau kurang mendapat perhatian bisa terbawa sampai dewasa.
What I read: she knows he loves her, yet she does not feel loved.
Can we stand not feeling loved for the rest of our life?
Ternyata gw ga bisa. I’ve decided to talk it out and eventually end the relationship. He’s a total green flag, but we couldn’t love each other correctly.
Ada kok wanita yang keliatan kadang ceria, kadang cuek, kadang pemarah, tapi aslinya dia mikirin semuanya sendiri, masa depannya, keluarganya, kehidupannya, dan semuanya itu dipendem sendirian tanpa ada tempat untuk cerita.
I’d rather listen to others' stories than tell my own. I’ve learned that most people know how to judge, but few know how to understand. They hear the words, but they rarely truly listen.