🚨 NEW : Seorang supporter Barcelona yang ingin menonton pertandingan Liga Champions melawan Newcastle United kemarin salah menuju stadion. 😭
Dia pergi ke St James Park milik Exeter City (klub League One/D3 Inggris) di Exeter, bukannya St James' Park di Newcastle (berbeda jarak sekitar 600 km).
Dia kemungkinan besar hanya memasukkan "St. James Park" di maps tanpa menyebut kota, lalu mengikuti petunjuk arah dari London → langsung ke Exeter.
Saat sampai, dia sadar salah tempat dan kecewa (bahasa Inggrisnya juga terbatas).
Adam Spencer (Supporter Experience Officer Exeter City) yang ceritakan kejadian ini: dia bilang suporter itu malu dan kecewa, tapi untuk menghiburnya, Exeter memberinya tiket gratis laga menghadapi Lincoln City.
📝 @lequipe
banyak yg ngira jima’ di siang hari bulan ramadhan itu sepele, cuma berdosa dan cukup ganti qodho puasa…
padahal ga sesepele itu😔
selain si suami & istri wajib mengganti qodho puasanya, juga si suami wajib membayar kafarat. dan ini harus berdasarkan urutan. gaboleh berdasarkan pilihan alias “ah aku mau ngasih makan org miskin aja ah” padahal dia mampu berpuasa 2 bulan😊
sehingga, si suami wajib bayar kaffarat :
1. merdekakan budak
2. jika tidak mampu/tidak punya budak, maka puasa 60 hari berturut turut tanpa putus! (kecuali udzur syar’i seperti sakit)
3. jika tidak mampu puasa (misal dia sakit parah dan gboleh puasa krn membahayakan nyawa), maka barulah dia ngasih makan 60 org miskin. tiap org miskin dapet 0,75 kg beras.
wallahu a’lam bishshowaab
https://t.co/OJpyYrXuOn
@NataliusPigai2 Tanggal 27 Februari 2026 jam 11.16 merupakan hari Jum'at dan waktu tersebut mendekati waktu ibadah sholat jum'at. Disini saja sudah terlihat praktik implementasi Hak Asasi Manusia (HAM) untuk beribadah dirampas secara tidak langsung. Case closed 🇮🇩
selama pejabat Kemendikdasmen masih nyekolahin anaknya di sekolah yg berkurikulum Cambridge alih-alih nasional, pejabat Kemenhub yg masih pake transportasi pribadi, pejabat BPJS yang masih pake asuransi swasta, dan pejabat lainnya yg ga ngerasain kebijakan jelek yang mereka buat sendiri, masalah kayak gini ga akan pernah dianggap sebagai masalah publik yang penting untuk dicari solusinya
Kenapa sih di Indonesia jadi ASN itu kayak “pekerjaan impian banyak orang”? Ada jurnal menarik tulisan mas @arifnovianto_id yang bukan sekadar bahas “kenapa orang pengen jadi ASN”, tapi ngebedah fenomenanya dari akar struktur ekonomi negara.
(a thread)
PERKENALKAN, INILAH PETA MEGATHRUST INDONESIA.
Peta sumber gempa megathrust ini terbagi oleh banyak segmen dengan potensi magnitudo maksimumnya masing-masing.
3 segmen dengan potensi magnitudo maksimum terkuat :
1. Segmen Aceh - Andaman Mw 9.2
2. Segmen Enggano Mw 9.2
3. Segmen Jawa (large rupture) Mw 9.1
Domisilimu dekat dengan segmen megathrust mana ?
Habis "kapitil" terbitlah "Tailan"
Ya, betul saudara2. Per Mei 2025, nama resmi Thailand berubah menjadi Tailan dalam bahasa Indonesia.
Ini adalah keputusan yang dibuat oleh BIG (Badan Informasi Geospasial) setelah berkonsultasi dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementrian Luar Negeri, dan eksper (ya, ini baku saudara2) dari Fakultas Ilmu dan Budaya Universitas Indonesia.
Udah nonton anggota DPR yang arogan ke ahli gizi?
Ahli gizi banyak, ada organisasi profesi, UU-nya lebih jelas, kampusnya banyak, dll.
Sekarang kebayang kan apa yang terjadi ke sport scientist. ☺️
Sekarang bukan cuma death of expertise era, tapi expert killing era.
Negara ini anti sains dan dikendalikan politisi anti sains...
MBG gak pake ahli gizi
Bikin gedung bertingkat gak pake gambar kontruksi & IMB
Desain istana IKN gak pake arsitek
Penanganan pandemi gak pake EBM
Terus bilang mau majukan pendidikan STEM ... Lawak 🤣🤣🤣
What’s often overlooked is the importance of building a strong foundation. They’re trying to construct a castle on sand. Yet many countries continue to invest primarily at the top, failing to understand the full journey from grassroots to national teams. They remain convinced that a top-down approach is the way forward. 🏰⏳⚽️