Rapat kerja yang membahas alokasi anggaran fantastis untuk Badan Gizi Nasional (BGN) mendadak dinyatakan tertutup untuk umum dan media, Senin (15/6/2026).
~RS
Hari ini rapat pembahasan anggaran Badan Gizi Nasional bersama Komisi IX DPR digelar secara tertutup.
Kalian miris gasi guys negeri ini, di luar sana lapisan masyarakat/ mahasiswa sedang demo/ berjuang stop MBG, yang di dalem lagi rapat soal anggaran MBG
@kompascom Membandingkan harga BBM hanya lewat kurs mata uang itu menyesatkan. Yang relevan adalah rasio harga BBM terhadap pendapatan rata-rata. Buat rakyat Indonesia, proporsinya jauh lebih berat dibanding negara maju, karena porsi gaji yang harus dikorbankan untuk isi bensin lebih besar.
🚨 BANTU SEBAR YA TEMEN2 YG IKUT #DEMO DI GEJAYAN YOGYAKARTA BERSAMA MAHASISWA UGM JOGJA.
🚨 Waspada ditempat sebelum hal2 yg tidak diinginkan terjadi. #IndonesiaGelap
1. CCTV : CCTV yang tadinya mati sudah mulai aktif dan mulai tiba2 zoom wajah para mahasiswa dan warga sipil di tempat.
2. Orang berbaju hitam : tolong waspada dgn beberapa orang berpakaian hitam ini dicurigai ada beberapa penyusup yang sedang disana.
3. Orang menggunakan Jaket Ojol : beberapa ada yg membawa senpi 🤯
Source: presiden.netijen.indonesia
Polisi : Bunderan HI bukan tempat untuk Demo !
Netizen : pak, Dapur juga bukan tempat utk Polri & TNI 😂
----------------
Tidur Ratna Sarumpaet #demo
Minggu ini pemerintah Indonesia punya dua kabar bersamaan.
Kabar 1: Menhan Sjafrie Sjamsoeddin minta anggaran pertahanan 2027 sebesar Rp667 triliun.
Ditolak.
Dikasih Rp139 triliun.
Lalu minta tambahan Rp195 triliun lagi ke DPR , biar total jadi Rp334 triliun.
Kabar 2: Di saat yang sama, mahasiswa turun ke jalan karena harga BBM nonsubsidi naik 32%, harga bahan pokok melonjak, dan anggaran dipangkas atas nama "efisiensi."
Sekarang hitung bareng gue:
Rp667 triliun yang diminta Menhan = 2,5 kali anggaran MBG yang katanya program prioritas untuk anak-anak kurang gizi.
Rp334 triliun yang diminta total = hampir dua kali lipat seluruh anggaran Kemenkes + Kemensos.
Dan ini bukan sekadar soal angka.
Ini soal logika prioritas negara.
Rakyat diminta ikat pinggang.
BBM naik.
Subsidi dipangkas.
Anggaran pertahanan justru diminta naik lebih dari dua kali lipat dari pagu yang ada, sementara 500 personel TNI ditugaskan mengawal aksi mahasiswa yang memprotes daya beli.
Pertanyaannya sederhana: negara ini dibangun untuk melindungi siapa?
“TIDAK ADA SURAT IZIN DEMO DARI BEM UI.”
LAH KOK MAHASISWA BELOM DATANG, GAS AIR MATA UDAH ADA??? kalau misalnya gak ada surat izin dari BEM harusnya kalian terperanjat, terhentak, kaget, tak menyangka, bergumam sendu dan menatap nanar.
adek gw kelas 3 SD
👦🏻: ada demo ya? sebenernya demo apa sih?
👩🏻: demo menghentikan MBG
👦🏻: kali ini aku setuju soalnya MBG ga enak
#MenujuIndonesiaBangkrut
Lucu rasanya. Pasukan lengkap TNI-Polisi dikerahkan untuk menghadang barisan orang muda tanpa senjata yang hendak menyuarakan haknya. Mengingat berkali-kali menyaksikan negara begitu “softspoken” sama penjahat perang macam Trump dan Netanyahu. Tapi berlaga sangat galak kepada rakyatnya sendiri. Republik anomali