お疲れ様でした〜
One amazing experience unlocked.
Thankyouuuu,masih agak "hah?heh?" Sihh, unexpected soalnyaa 😭. Beberapa pasti tau gimana ngebetnya aku dari dulu cari partner collab seru2an Ladybaby wkwk. Eh kok malah terwujudnya sama Ladybeard yang real 🤯🤯. よかったー
dipertemukan pertama kali di Surabaya tgl 11 Juni 2023 dan msh diberi kesempatan utk pertemuan² selanjutnya hingga di Bandung tgl 13 Juni 2026. sdh berjalan 3th + 2 hari, bkn waktu yg sebentar, and still counting right? I'm so lucky to have met you! tetap jadi Vinci yg kukenal ✨
Pagi semuanya!
Ada challenge nih buat kalian dan hadiahnya menarik lho 👀
Untuk lebih jelasnya bisa diliat di IG kita ya, ini linknya :
https://t.co/zKEVSGESen
Jangan lupa di follow juga lho 😎🔥
Ada politisi Jepang bilang tegas di parlemen, “Jepang ini negara kremasi. Kalau Muslim mau dikubur, ya pulang aja ke negara asal, biaya sendiri.”
Pernyataan diatas mungkin terdengar menyakitkan bagi saudara muslim di Jepang, tapi gw pengen kalian tau sisi sebenarnya.
Kalo digali lebih dalam, ceritanya nggak sesimpel itu.
Faktanya: Jepang itu negara kepulauan kecil banget. Tanah yang bisa dihuni cuma 37%, sisanya gunung, hutan, plus gempa bumi sering bikin mayat muncul lagi dari tanah.
Makanya 99,9% orang Jepang dikremasi.
Sekarang bandingin sama Muslim. Populasi Muslim di Jepang cuma 100-200 ribu di antara 124 juta penduduk.
Tapi ada kelompok mereka ngotot minta kuburan utuh sesuai syariat (nggak boleh dikremasi).
Hanya ada 10 kuburan Muslim di seluruh Jepang, dan itu pun sering ditolak warga karena takut kontaminasi air tanah.
Jadi politisi Sanseito (partai populis kanan) naik daun gara-gara bilang “cukup deh, tanah kita terbatas”.
Tapi ada kelompok Muslim yang minta pengecualian, dan itu langsung terasa kayak “kami mau parallel society” di negara yang super homogen.
Dari sisi Muslim: ini memang berat. Agama melarang kremasi, jadi pilihan cuma kremasi (dosa) atau kirim pulang mayat (mahal + ribet).
Mereka bilang ini soal hak minoritas.
Dari sisi Jepang: tanah itu barang langka. Kalau mulai bagi-bagi lahan khusus, besok tanah habis buat kuburan.
Ini soal negara kecil yang mau jaga identitasnya di tengah gelombang imigrasi.
Orang Barat nggak bikin masalah karena mereka fleksibel.
Muslim yang ngotot justru terlihat nggak mau adaptasi.
Intinya? Tiap negara punya hak nentuin aturan sendiri.
Tapi konsekuensinya: kalau budayanya bentrok banget sama tuan rumah, ya memang lebih enak di rumah sendiri.
Jepang nggak mau jadi Eropa yang lagi pusing sama “no-go zones”.
Mereka lagi bilang keras: “Welcome, tapi jangan ubah kami.”
Gimana menurut kalian?
Di dunia yang udah penuh sama orang jahat ini….semoga kita tetap bertahan jadi orang baik ya🥹 jangan sampai kita jadi penyebab sedihnya seseorang🥹🫂 semoga kita selalu bisa memutuskan untuk menjadi baik🥹🫂 sehat selalu teman-teman sayang akuu🥹 <3 thank you udh mau temenan…