(PENDOSA DINI HARI, ‘02): Panggil aku dalam ingin yang kian meninggi. Tunggu pada ranjang yang banyaknya jadi saksi. Sayangku, mau coba cicipi sejumput ironi?
@TamagoPost ️️
️️
️️
WN. Salam, Pengirim. Dengan saya yang hendak memulai kembali, mau menawarkan untuk barangkali kamu mau membangun dan berdiskusi bersama. Bilamana kamu berkenan, bisa menghubungi saya, ya.
️️
️️
️️
@TamagoPost ️️
️️
️️
SORAI KASIH, 2002.
Dulu, mau jadi supir pesawat. Semasa kecil sering dibawa Ayah duduk di kursi pilot lepas ia daratkan besi terbangnya dengan sempurna. Sekarang, hanya jadi manis kenang.
Halo, Dirga. Cederanya sudah sembuh total?
️️
️️
️️
@SCARNARI0@Muarjati ️️
️️
️️
WN. Betul. Ketagihan buat yang cantik-cantik. Tapi muak cari temannya. Eh, tapi aku enggak pemalas dan lalai kalau ada teman menulisnya, ya. 😓
️️
️️
️️
@TamagoPost ️️
️️
️️
WN. Salam, Penulis. Sebab saya juga tengah membutuhkan kawan untuk membangun kisah bersama, kiranya kamu tak masalah dengan karakter yang akan dimulai kembali dan berkenan menghubungi secara pribadi, boleh sambangi pesan langsung saya, ya.
️️
️️
️️
@TamagoPost ️️
️️
️️
Aih, Kak. Dunia belum kiamat walau pujaanmu sudah jadi milik orang. Aku doakan sakitmu segera disembuhkan, soalnya agak mengkhawatirkan. Baiknya makan mie ayam dulu biar tenang. Di sini Sorai Kasih, Kasih boleh disapa.
️️
️️
️️
@TamagoPost ️️
️️
️️
Yang manis-manis (kamu) biasanya memang jago buat yang sejenis. Halo, Sena yang cantik. Aku Sorai Kasih, lumayan suka makanan manis. Tawaran darimu, aku julurkan tangan sekarang untuk tagih si bulat itu, ya?
️️
️️
️️